Lompat ke isi

Serangan Sybil: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29407641; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Serangan Sybil''' adalah jenis serangan terhadap layanan [[jaringan komputer]] dengan merusak [[sistem reputasi]] layanan dengan membuat sejumlah besar identitas pseudonim dan menggunakannya untuk memperoleh pengaruh yang tidak seimbang. Nama ini diambil dari karakter dalam buku ''[[Sybil]]'', sebuah studi kasus tentang seorang wanita yang didiagnosis dengan [[gangguan identitas disosiatif]]. Nama ini diusulkan pada tahun 2002 atau sebelumnya oleh Brian Zill di [[Microsoft Research]].
'''Serangan Sybil''' adalah jenis serangan terhadap layanan [[jaringan komputer]] dengan merusak [[sistem reputasi]] layanan dengan membuat sejumlah besar identitas pseudonim dan menggunakannya untuk memperoleh pengaruh yang tidak seimbang. Nama ini diambil dari karakter dalam buku ''[[Sybil]]'', sebuah studi kasus tentang seorang wanita yang didiagnosis dengan [[gangguan identitas disosiatif]].<ref>Lynn Neary. [https://www.npr.org/2011/10/20/141514464/real-sybil-admits-multiple-personalities-were-fake Real 'Sybil' Admits Multiple Personalities Were Fake]. ''NPR''. 20 Oktober 2011.</ref> Nama ini diusulkan pada tahun 2002 atau sebelumnya oleh Brian Zill di [[Microsoft Research]].<ref>John R. Douceur. [https://link.springer.com/chapter/10.1007/3-540-45748-8_24 The Sybil Attack]. ''Peer-to-Peer Systems''. Springer. 2002. hlm. 251–260. doi:10.1007/3-540-45748-8_24. ISBN 978-3-540-45748-0.</ref>


== Definisi ==
== Definisi ==
Serangan Sybil dalam [[keamanan komputer]] adalah serangan saat sistem reputasi disubversikan dengan membuat beberapa identitas. Kerentanan sistem reputasi terhadap serangan Sybil bergantung pada seberapa murah identitas dapat dibuat, sejauh mana sistem reputasi menerima input dari entitas yang tidak memiliki rantai kepercayaan yang menghubungkannya dengan entitas yang terpercaya dan apakah sistem reputasi memperlakukan semua entitas secara identik. Hingga tahun 2012, bukti menunjukkan bahwa serangan Sybil skala besar dapat dilakukan dengan cara yang sangat murah dan efisien pada sistem, seperti [[BitTorrent]] [[Mainline DHT]].
Serangan Sybil dalam [[keamanan komputer]] adalah serangan saat sistem reputasi disubversikan dengan membuat beberapa identitas.<ref>Zied Trifa. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S1877050914007443 Sybil Nodes as a Mitigation Strategy Against Sybil Attack]. ''Procedia Computer Science''. 2014-01-01. Vol. 32. hlm. 1135–1140. doi:10.1016/j.procs.2014.05.544.</ref> Kerentanan sistem reputasi terhadap serangan Sybil bergantung pada seberapa murah identitas dapat dibuat, sejauh mana sistem reputasi menerima input dari entitas yang tidak memiliki rantai kepercayaan yang menghubungkannya dengan entitas yang terpercaya dan apakah sistem reputasi memperlakukan semua entitas secara identik. Hingga tahun 2012, bukti menunjukkan bahwa serangan Sybil skala besar dapat dilakukan dengan cara yang sangat murah dan efisien pada sistem, seperti [[BitTorrent]] [[Mainline DHT]].<ref>Liang Wang. [https://doi.org/10.1109/p2p.2013.6688697 Measuring large-scale distributed systems: case of BitTorrent Mainline DHT]. ''IEEE P2P 2013 Proceedings''. IEEE. 2013-09. doi:10.1109/p2p.2013.6688697.</ref>


Dalam konteks komunitas daring (manusia), beberapa identitas seperti itu terkadang dikenal sebagai pengguna siluman. Istilah yang kurang umum, ''inverse-Sybil attack (''Inversi Serangan Sybil'')'', telah digunakan untuk menggambarkan serangan saat banyak entitas muncul sebagai satu identitas tunggal.
Dalam konteks komunitas daring (manusia), beberapa identitas seperti itu terkadang dikenal sebagai pengguna siluman. Istilah yang kurang umum, ''inverse-Sybil attack (''Inversi Serangan Sybil'')'', telah digunakan untuk menggambarkan serangan saat banyak entitas muncul sebagai satu identitas tunggal.<ref>Benedikt Auerbach. [https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-030-75539-3_17 Inverse-Sybil Attacks in Automated Contact Tracing]. ''Topics in Cryptology – CT-RSA 2021''. Springer International Publishing. 2021. hlm. 399–421. doi:10.1007/978-3-030-75539-3_17. ISBN 978-3-030-75539-3.</ref>


== Contoh ==
== Contoh ==
Salah satu serangan Sybil yang mencolok, bersamaan dengan serangan konfirmasi lalu lintas, diluncurkan terhadap [[Tor (jaringan anonim)|jaringan anonim Tor]] selama beberapa bulan pada tahun 2014. Selain itu, pada tahun 2021, yaitu  serangan penulisan ulang alamat Bitcoin pada tahun 2020. Penyerang mengendalikan seperempat dari semua relai keluar Tor dan menggunakan metode ''[[Moxie Marlinspike|SSL stripping]]'' untuk menurunkan koneksi yang aman dan mengalihkan dana ke dompet pelaku yang  yang dikenal sebagai BTCMITM20. Contoh lainnya adalah serangan yang dilakukan oleh KAX17 pada tahun 2017–2021. Entitas ini mengendalikan lebih dari 900 server berbahaya, terutama titik tengah, dalam upaya untuk mendeanomisasi pengguna Tor.
Salah satu serangan Sybil yang mencolok, bersamaan dengan serangan konfirmasi lalu lintas, diluncurkan terhadap [[Tor (jaringan anonim)|jaringan anonim Tor]] selama beberapa bulan pada tahun 2014.<ref>Dan Goodin. [https://arstechnica.com/information-technology/2014/07/active-attack-on-tor-network-tried-to-decloak-users-for-five-months/ Active attack on Tor network tried to decloak users for five months]. ''Ars Technica''. 2014-07-30.</ref> Selain itu, pada tahun 2021, yaitu  serangan penulisan ulang alamat Bitcoin pada tahun 2020. Penyerang mengendalikan seperempat dari semua relai keluar Tor dan menggunakan metode ''[[Moxie Marlinspike|SSL stripping]]'' untuk menurunkan koneksi yang aman dan mengalihkan dana ke dompet pelaku yang  yang dikenal sebagai BTCMITM20. Contoh lainnya adalah serangan yang dilakukan oleh KAX17 pada tahun 2017–2021. Entitas ini mengendalikan lebih dari 900 server berbahaya, terutama titik tengah, dalam upaya untuk mendeanomisasi pengguna Tor.<ref>[https://therecord.media/a-mysterious-threat-actor-is-running-hundreds-of-malicious-tor-relays A mysterious threat actor is running hundreds of malicious Tor relays]. ''therecord.media''.</ref>


== Pencegahan ==
== Pencegahan ==
Serangan Sybil dapat dicegah dengan membuat [[sistem]] yang mampu memastikan bahwa identitas yang digunakan bersifat berbeda dan dapat diverifikasi. Validasi identitas langsung dapat dicapai dengan meminta entitas untuk membuktikan ketersediaan sumber daya mereka sebelum menerima identitas mereka. Ini bisa melibatkan tantangan bagi entitas untuk melakukan tugas yang memerlukan banyak sumber daya, seperti menyelesaikan teka-teki komputasi atau menyimpan data unik, yang sulit untuk diduplikasi oleh penyerang di berbagai identitas.
Serangan Sybil dapat dicegah dengan membuat [[sistem]] yang mampu memastikan bahwa identitas yang digunakan bersifat berbeda dan dapat diverifikasi. Validasi identitas langsung dapat dicapai dengan meminta entitas untuk membuktikan ketersediaan sumber daya mereka sebelum menerima identitas mereka. Ini bisa melibatkan tantangan bagi entitas untuk melakukan tugas yang memerlukan banyak sumber daya, seperti menyelesaikan teka-teki komputasi atau menyimpan data unik, yang sulit untuk diduplikasi oleh penyerang di berbagai identitas.<ref>John R. Douceur. [https://link.springer.com/chapter/10.1007/3-540-45748-8_24 The Sybil Attack]. ''Peer-to-Peer Systems''. Springer. 2002. hlm. 251–260. doi:10.1007/3-540-45748-8_24. ISBN 978-3-540-45748-0.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+Sybil&oldid=29407641 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29407641 (2026-07-01T10:19:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+Sybil&oldid=29407641 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29407641 (2026-07-01T10:19:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 14.09

Serangan Sybil adalah jenis serangan terhadap layanan jaringan komputer dengan merusak sistem reputasi layanan dengan membuat sejumlah besar identitas pseudonim dan menggunakannya untuk memperoleh pengaruh yang tidak seimbang. Nama ini diambil dari karakter dalam buku Sybil, sebuah studi kasus tentang seorang wanita yang didiagnosis dengan gangguan identitas disosiatif.[1] Nama ini diusulkan pada tahun 2002 atau sebelumnya oleh Brian Zill di Microsoft Research.[2]

Definisi

Serangan Sybil dalam keamanan komputer adalah serangan saat sistem reputasi disubversikan dengan membuat beberapa identitas.[3] Kerentanan sistem reputasi terhadap serangan Sybil bergantung pada seberapa murah identitas dapat dibuat, sejauh mana sistem reputasi menerima input dari entitas yang tidak memiliki rantai kepercayaan yang menghubungkannya dengan entitas yang terpercaya dan apakah sistem reputasi memperlakukan semua entitas secara identik. Hingga tahun 2012, bukti menunjukkan bahwa serangan Sybil skala besar dapat dilakukan dengan cara yang sangat murah dan efisien pada sistem, seperti BitTorrent Mainline DHT.[4]

Dalam konteks komunitas daring (manusia), beberapa identitas seperti itu terkadang dikenal sebagai pengguna siluman. Istilah yang kurang umum, inverse-Sybil attack (Inversi Serangan Sybil), telah digunakan untuk menggambarkan serangan saat banyak entitas muncul sebagai satu identitas tunggal.[5]

Contoh

Salah satu serangan Sybil yang mencolok, bersamaan dengan serangan konfirmasi lalu lintas, diluncurkan terhadap jaringan anonim Tor selama beberapa bulan pada tahun 2014.[6] Selain itu, pada tahun 2021, yaitu serangan penulisan ulang alamat Bitcoin pada tahun 2020. Penyerang mengendalikan seperempat dari semua relai keluar Tor dan menggunakan metode SSL stripping untuk menurunkan koneksi yang aman dan mengalihkan dana ke dompet pelaku yang yang dikenal sebagai BTCMITM20. Contoh lainnya adalah serangan yang dilakukan oleh KAX17 pada tahun 2017–2021. Entitas ini mengendalikan lebih dari 900 server berbahaya, terutama titik tengah, dalam upaya untuk mendeanomisasi pengguna Tor.[7]

Pencegahan

Serangan Sybil dapat dicegah dengan membuat sistem yang mampu memastikan bahwa identitas yang digunakan bersifat berbeda dan dapat diverifikasi. Validasi identitas langsung dapat dicapai dengan meminta entitas untuk membuktikan ketersediaan sumber daya mereka sebelum menerima identitas mereka. Ini bisa melibatkan tantangan bagi entitas untuk melakukan tugas yang memerlukan banyak sumber daya, seperti menyelesaikan teka-teki komputasi atau menyimpan data unik, yang sulit untuk diduplikasi oleh penyerang di berbagai identitas.[8]

Referensi

  1. Lynn Neary. Real 'Sybil' Admits Multiple Personalities Were Fake. NPR. 20 Oktober 2011.
  2. John R. Douceur. The Sybil Attack. Peer-to-Peer Systems. Springer. 2002. hlm. 251–260. doi:10.1007/3-540-45748-8_24. ISBN 978-3-540-45748-0.
  3. Zied Trifa. Sybil Nodes as a Mitigation Strategy Against Sybil Attack. Procedia Computer Science. 2014-01-01. Vol. 32. hlm. 1135–1140. doi:10.1016/j.procs.2014.05.544.
  4. Liang Wang. Measuring large-scale distributed systems: case of BitTorrent Mainline DHT. IEEE P2P 2013 Proceedings. IEEE. 2013-09. doi:10.1109/p2p.2013.6688697.
  5. Benedikt Auerbach. Inverse-Sybil Attacks in Automated Contact Tracing. Topics in Cryptology – CT-RSA 2021. Springer International Publishing. 2021. hlm. 399–421. doi:10.1007/978-3-030-75539-3_17. ISBN 978-3-030-75539-3.
  6. Dan Goodin. Active attack on Tor network tried to decloak users for five months. Ars Technica. 2014-07-30.
  7. A mysterious threat actor is running hundreds of malicious Tor relays. therecord.media.
  8. John R. Douceur. The Sybil Attack. Peer-to-Peer Systems. Springer. 2002. hlm. 251–260. doi:10.1007/3-540-45748-8_24. ISBN 978-3-540-45748-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29407641 (2026-07-01T10:19:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.