Budi Arie Setiadi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29281071; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Budi Arie Setiadi''' () adalah politikus dan mantan wartawan Indonesia yang saat ini menjabat sebagai [[Daftar Menteri Koperasi Indonesia|Menteri Koperasi Indonesia]]. Sebelumnya, di bawah kepemimpinan presiden ke-7 Indonesia, [[Joko Widodo]], ia menjadi [[Daftar Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia|Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia]] dari 17 Juli 2023 hingga dibubarkannya [[Kabinet Indonesia Maju]]. menggantikan [[Johnny Gerard Plate]] yang terlibat [[korupsi]], setelah menjabat sebagai [[Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia|Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi]] periode 2019–2023. Ia pernah menjadi pendiri dan Ketua Umum [[Projo (organisasi)|Projo]], organisasi relawan darat pendukung Joko Widodo pada 2014 lalu. Ia dan Projo juga secara terbuka mendukung [[Prabowo Subianto]] dan [[Gibran Rakabuming Raka]] dalam [[Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024|Pemilihan Presiden 2024]]. | [[File:Budi_Arie,_Menkominfo.jpg|thumb|right|280px|Budi Arie, Menkominfo]] | ||
'''Budi Arie Setiadi''' () adalah politikus dan mantan wartawan Indonesia yang saat ini menjabat sebagai [[Daftar Menteri Koperasi Indonesia|Menteri Koperasi Indonesia]].<ref>[https://nasional.kompas.com/read/2024/10/21/00101241/profil-dan-harta-menteri-koperasi-budi-arie-setiadi-di-kabinet-prabowo ''Profil dan Harta Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi di Kabinet Prabowo''.] dari situs kompas</ref> Sebelumnya, di bawah kepemimpinan presiden ke-7 Indonesia, [[Joko Widodo]], ia menjadi [[Daftar Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia|Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia]] dari 17 Juli 2023 hingga dibubarkannya [[Kabinet Indonesia Maju]]. menggantikan [[Johnny Gerard Plate]] yang terlibat [[korupsi]], setelah menjabat sebagai [[Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia|Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi]] periode 2019–2023.<ref>Ranto Daeng Badu. [https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1016890203/ini-profil-budi-arie-setiadi-menkominfo-yang-baru-saja-dilantik-presiden-jokowi-gantikan-johnny-gerard-plate Profil Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Baru saja Dilantik Presiden Jokowi Gantikan Johnny Gerard Plate]. ''Pikiran Rakyat''. 17 Juli 2023.</ref> Ia pernah menjadi pendiri dan Ketua Umum [[Projo (organisasi)|Projo]], organisasi relawan darat pendukung Joko Widodo pada 2014 lalu. Ia dan Projo juga secara terbuka mendukung [[Prabowo Subianto]] dan [[Gibran Rakabuming Raka]] dalam [[Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024|Pemilihan Presiden 2024]].<ref>[https://pemilu.tempo.co/read/1783995/projo-dukung-prabowo-subianto-pada-pilpres-2024-budi-arie-sudah-konsultasi-dengan-jokowi ''Projo Dukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024''.] dari situs tempo</ref> | |||
== Kehidupan awal dan pendidikan == | == Kehidupan awal dan pendidikan == | ||
Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta pada tanggal 20 April 1969 sebagai anak dari pasangan Joko Asmoro dan Pudji Astuti. Ia tumbuh dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Jakarta. Ia memulai pendidikan formalnya di SD Marsudirini di [[Koja, Jakarta Utara]] dan lulus dari sekolah menengah pertama di lembaga yang sama. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMA [[Kolese Kanisius]] Jakarta Pusat, pada tahun 1986 dan lulus pada tahun 1988. Setelah menyelesaikan SMA, Setiadi mulai belajar ilmu komunikasi di [[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]] (FISIP UI). | Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta pada tanggal 20 April 1969 sebagai anak dari pasangan Joko Asmoro dan Pudji Astuti.<ref>Ranto Daeng Badu. [https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1016890203/ini-profil-budi-arie-setiadi-menkominfo-yang-baru-saja-dilantik-presiden-jokowi-gantikan-johnny-gerard-plate Profil Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Baru saja Dilantik Presiden Jokowi Gantikan Johnny Gerard Plate]. ''Pikiran Rakyat''. 17 Juli 2023.</ref> Ia tumbuh dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Jakarta. Ia memulai pendidikan formalnya di SD Marsudirini di [[Koja, Jakarta Utara]] dan lulus dari sekolah menengah pertama di lembaga yang sama. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMA [[Kolese Kanisius]] Jakarta Pusat, pada tahun 1986 dan lulus pada tahun 1988. Setelah menyelesaikan SMA, Setiadi mulai belajar ilmu komunikasi di [[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]] (FISIP UI).<ref>Dwi Erianto. [https://kompaspedia.kompas.id/baca/profil/tokoh/wakil-menteri-desa-pembangunan-daerah-tertinggal-dan-transmigrasi-budi-arie-setiadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi]. ''Kompas.com''. 8 July 2022.</ref><ref>[https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/cabinet_personnel_wakil/popup_profil_pejabat.php?id=24&presiden_id=18&presiden=jokowi Detail biodata: Pejabat Menteri]. ''Kepustakaan Presiden Perpusnas RI''.</ref> | ||
Budi mengikuti berbagai organisasi mahasiswa, seperti pers mahasiswa, komunitas olahraga, dan organisasi politik mahasiswa. Dia dijuluki Muni selama waktunya di universitas. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UI pada tahun 1994, serta anggota presidium [[senat mahasiswa]] UI dari tahun 1994 hingga 1995. Setiadi terlibat dalam pendirian Forum Studi Mahasiswa UI (FSM) dan aktif terlibat dalam Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM) UI. Di bidang jurnalistik, Setiadi menjadi pemimpin redaksi majalah mahasiswa UI, ''Suara Mahasiswa'', dari tahun 1993 hingga 1994. | Budi mengikuti berbagai organisasi mahasiswa, seperti pers mahasiswa, komunitas olahraga, dan organisasi politik mahasiswa. Dia dijuluki Muni selama waktunya di universitas. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UI pada tahun 1994, serta anggota presidium [[senat mahasiswa]] UI dari tahun 1994 hingga 1995. Setiadi terlibat dalam pendirian Forum Studi Mahasiswa UI (FSM) dan aktif terlibat dalam Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM) UI. Di bidang jurnalistik, Setiadi menjadi pemimpin redaksi majalah mahasiswa UI, ''Suara Mahasiswa'', dari tahun 1993 hingga 1994.<ref>[https://budiariesetiadi.com/siapa-budi-arie-setiadi/ ''Siapa Budi Arie Setiadi?'' dari situs budiariesetiadi.com].</ref> | ||
Saat reformasi bergejolak 1998, ia menginisiasi dan mendirikan surat kabar yang kritis, "BERGERAK" pada tahun 1998. Bersama wartawan [[Tempo (majalah Indonesia)|Tempo]] yang baru saja dibredel, ia aktif mengelola mingguan [[Media Indonesia]] pada tahun 1994-1996. Selanjunya bersama beberapa seniornya ia ikut menjadi bagian awal dari berdirinya Mingguan Ekonomi Kontan. Budi menjadi jurnalis Kontan dari tahun 1996 hingga 2001. | Saat reformasi bergejolak 1998, ia menginisiasi dan mendirikan surat kabar yang kritis, "BERGERAK" pada tahun 1998. Bersama wartawan [[Tempo (majalah Indonesia)|Tempo]] yang baru saja dibredel, ia aktif mengelola mingguan [[Media Indonesia]] pada tahun 1994-1996. Selanjunya bersama beberapa seniornya ia ikut menjadi bagian awal dari berdirinya Mingguan Ekonomi Kontan. Budi menjadi jurnalis Kontan dari tahun 1996 hingga 2001.<ref>[https://budiariesetiadi.com/siapa-budi-arie-setiadi/ ''Siapa Budi Arie Setiadi?'' dari situs budiariesetiadi.com].</ref> | ||
Budi juga terlibat dalam pengorganisasian protes terhadap kebijakan rektor UI saat itu. Kemunculan Setiadi yang sering protes menarik perhatian dekannya yang kerap menanyakan kapan dirinya akan diwisuda. Ia telah menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1994, tetapi butuh beberapa tahun untuk menyelesaikan skripsinya. Ia akhirnya lulus dan menerima gelar sarjana sosial dalam komunikasi pada tahun 1996. | Budi juga terlibat dalam pengorganisasian protes terhadap kebijakan rektor UI saat itu. Kemunculan Setiadi yang sering protes menarik perhatian dekannya yang kerap menanyakan kapan dirinya akan diwisuda. Ia telah menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1994, tetapi butuh beberapa tahun untuk menyelesaikan skripsinya. Ia akhirnya lulus dan menerima gelar sarjana sosial dalam komunikasi pada tahun 1996.<ref>[https://jeo.kompas.com/profil-budi-arie-setiadi-anak-kota-yang-jadi-wakil-menteri-desa Profil Budi Arie Setiadi: Anak Kota yang Jadi Wakil Menteri Desa]. ''Kompas''. 13 January 2021.</ref> | ||
Budi melanjutkan studi pascasarjana di bidang manajemen pembangunan sosial di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Ia menyelesaikan studi pascasarjana pada tahun 2006. | Budi melanjutkan studi pascasarjana di bidang manajemen pembangunan sosial di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Ia menyelesaikan studi pascasarjana pada tahun 2006.<ref>Dwi Erianto. [https://kompaspedia.kompas.id/baca/profil/tokoh/wakil-menteri-desa-pembangunan-daerah-tertinggal-dan-transmigrasi-budi-arie-setiadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi]. ''Kompas.com''. 8 July 2022.</ref> | ||
== Karier jurnalistik dan bisnis == | == Karier jurnalistik dan bisnis == | ||
Budi mulai bekerja sebagai jurnalis di mingguan ''[[Media Indonesia]]'' pada tahun 1994. Ia kemudian mendirikan mingguan bisnis ''Kontan'' bersama beberapa rekannya pada tahun 1996. Karena latar belakang aktivisnya, surat kabar Setiadi kerap memuat kritik pedas terhadap para pebisnis. Ia diperingatkan oleh pendiri [[Kompas Gramedia]] [[Jakob Oetama]] karena pemberitaannya yang keras. | Budi mulai bekerja sebagai jurnalis di mingguan ''[[Media Indonesia]]'' pada tahun 1994. Ia kemudian mendirikan mingguan bisnis ''Kontan'' bersama beberapa rekannya pada tahun 1996. Karena latar belakang aktivisnya, surat kabar Setiadi kerap memuat kritik pedas terhadap para pebisnis. Ia diperingatkan oleh pendiri [[Kompas Gramedia]] [[Jakob Oetama]] karena pemberitaannya yang keras.<ref>[https://jeo.kompas.com/profil-budi-arie-setiadi-anak-kota-yang-jadi-wakil-menteri-desa Profil Budi Arie Setiadi: Anak Kota yang Jadi Wakil Menteri Desa]. ''Kompas''. 13 January 2021.</ref> | ||
Ia bekerja sebagai jurnalis untuk penerbitan hingga tahun 2001. Ia kemudian pindah ke perusahaan Mandiri Telekomunikasi Utama, di mana ia menjadi presiden direkturnya dari tahun 2001 hingga 2009. Budi juga menjabat sebagai General Manager Tabloid Bangsa dari tahun 2008 hingga 2009. Budi juga memimpin beberapa perusahaan non media, seperti Daya Mandiri dari tahun 2010, NKR Investama, Sarana Global Informasi, dan Miitra Lumina Indonesia. | Ia bekerja sebagai jurnalis untuk penerbitan hingga tahun 2001. Ia kemudian pindah ke perusahaan Mandiri Telekomunikasi Utama, di mana ia menjadi presiden direkturnya dari tahun 2001 hingga 2009. Budi juga menjabat sebagai General Manager Tabloid Bangsa dari tahun 2008 hingga 2009. Budi juga memimpin beberapa perusahaan non media, seperti Daya Mandiri dari tahun 2010, NKR Investama, Sarana Global Informasi, dan Miitra Lumina Indonesia.<ref>Dwi Erianto. [https://kompaspedia.kompas.id/baca/profil/tokoh/wakil-menteri-desa-pembangunan-daerah-tertinggal-dan-transmigrasi-budi-arie-setiadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi]. ''Kompas.com''. 8 July 2022.</ref> | ||
== Karier politik == | == Karier politik == | ||
Budi terlibat dalam aksi protes yang terjadi pada saat [[kejatuhan Soeharto|jatuhnya Soeharto]] pada tahun 1998. Ia terpilih menjadi ketua Ikatan Alumni UI tahun itu dan menjabat hingga tahun 2001. Ia kemudian mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesi Indonesia (MPI). Bersama aktivis mahasiswa dan alumni UI lainnya, ia juga membidani lahirnya Keluarga Besar (KB) UI. | Budi terlibat dalam aksi protes yang terjadi pada saat [[kejatuhan Soeharto|jatuhnya Soeharto]] pada tahun 1998. Ia terpilih menjadi ketua Ikatan Alumni UI tahun itu dan menjabat hingga tahun 2001. Ia kemudian mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesi Indonesia (MPI). Bersama aktivis mahasiswa dan alumni UI lainnya, ia juga membidani lahirnya Keluarga Besar (KB) UI.<ref>[https://budiariesetiadi.com/siapa-budi-arie-setiadi/ ''Siapa Budi Arie Setiadi?'' dari situs budiariesetiadi.com].</ref> | ||
Sebagai politikus, Budi Arie pernah menjadi Kepala Balitbang [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan|PDI Perjuangan]] DKI Jakarta (2005-2010) dan juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Pada [[Pemilihan umum legislatif Indonesia 2009|Pemilihan umum Legislatif 2009]], Ia pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta III (daerah pemilihan)|Daerah Pemilihan DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu)]]. Ia kemudian mendirikan PROJO, kelompok relawan darat terbesar pendukung [[Joko Widodo]], sejak Agustus 2013. PROJO kemudian berjuang mengumpulkan aspirasi pencapresan Jokowi sebelum dideklarasikan PDIP secara resmi, melawan arus pencapresan [[Megawati Soekarnoputri|Megawati]] dengan wakil presiden Jokowi yang ramai saat itu dan akhirnya Jokowi berhasil menjadi Presiden Ketujuh Republik Indonesia. | Sebagai politikus, Budi Arie pernah menjadi Kepala Balitbang [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan|PDI Perjuangan]] DKI Jakarta (2005-2010) dan juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Pada [[Pemilihan umum legislatif Indonesia 2009|Pemilihan umum Legislatif 2009]], Ia pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta III (daerah pemilihan)|Daerah Pemilihan DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu)]]. Ia kemudian mendirikan PROJO, kelompok relawan darat terbesar pendukung [[Joko Widodo]], sejak Agustus 2013. PROJO kemudian berjuang mengumpulkan aspirasi pencapresan Jokowi sebelum dideklarasikan PDIP secara resmi, melawan arus pencapresan [[Megawati Soekarnoputri|Megawati]] dengan wakil presiden Jokowi yang ramai saat itu dan akhirnya Jokowi berhasil menjadi Presiden Ketujuh Republik Indonesia.<ref>[https://budiariesetiadi.com/siapa-budi-arie-setiadi/ ''Siapa Budi Arie Setiadi?'' dari situs budiariesetiadi.com].</ref><ref>[https://nasional.tempo.co/read/539271/tolak-mega-jokowi-kader-pdip-deklarasikan-projo ''Tolak Mega-Jokowi, Kader PDIP Deklarasikan Projo''.] dari situs Tempo</ref> | ||
Selain menjadi Ketua Umum PROJO, saat ini Budi Arie juga menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI. | Selain menjadi Ketua Umum PROJO, saat ini Budi Arie juga menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI.<ref>[https://uns.ac.id/id/uns-update/angkat-isu-pembangunan-nasional-ika-uns-gelar-dialog-kebangsaan.html ''Angkat Isu Pembangunan Nasional, IKA UNS Gelar Dialog Kebangsaan''.] dari situs UNS.ac.id</ref> | ||
=== Pencapresan Joko Widodo === | === Pencapresan Joko Widodo === | ||
Pada tahun 2013, menjelang proses [[Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014|Pilpres 2014]], PDIP masih memiliki wacana untuk kembali mencalonkan Megawati, dengan beberapa pilihan Cawapres, antara lain Joko Widodo. Namun suara akar rumput lebih menginginkan adanya calon presiden baru dan dilakukannya proses penyegaran figur calon presiden. Projo terlibat dalam mengumpulkan suara dari akar rumput untuk pencalonan Jokowi Saat ini PROJO sudah berkembang dan hadir di seluruh Provinsi di Indonesia. Peran ini terulangi kembali dalam Pemilu 2019. Projo mendukung pendaftaran kembali Joko Widodo sebagai calon presiden 2019, tetapi beberapa kontroversi sempat merebak seputar pemilihan calon wakil presiden. Setelah pertentangan mengenai siapa figur yang pantas, Jokowi akhirnya memilih [[Ma'ruf Amin]]. Projo menyatakan mendukung siapapun calon pendamping yang dipilih Jokowi. | Pada tahun 2013, menjelang proses [[Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014|Pilpres 2014]], PDIP masih memiliki wacana untuk kembali mencalonkan Megawati, dengan beberapa pilihan Cawapres, antara lain Joko Widodo. Namun suara akar rumput lebih menginginkan adanya calon presiden baru dan dilakukannya proses penyegaran figur calon presiden. Projo terlibat dalam mengumpulkan suara dari akar rumput untuk pencalonan Jokowi<ref>[http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/12/23/my9eae-pdip-projokowi-kami-bukan-pengurus-partai ''PDIP Pro-Jokowi: Kami Bukan Pengurus Partai''.] dari situs Republika</ref> Saat ini PROJO sudah berkembang dan hadir di seluruh Provinsi di Indonesia. Peran ini terulangi kembali dalam Pemilu 2019. Projo mendukung pendaftaran kembali Joko Widodo sebagai calon presiden 2019, tetapi beberapa kontroversi sempat merebak seputar pemilihan calon wakil presiden. Setelah pertentangan mengenai siapa figur yang pantas, Jokowi akhirnya memilih [[Ma'ruf Amin]]. Projo menyatakan mendukung siapapun calon pendamping yang dipilih Jokowi.<ref>[https://nasional.kompas.com/read/2018/08/04/20463201/siapapun-cawapresnya-relawan-tetap-solid-dukung-jokowi ''Siapapun Cawapresnya, Relawan Tetap Solid Dukung Jokowi''.] dari situs Kompas diakses pada 15 September 2018</ref> | ||
=== Wakil menteri === | === Wakil menteri === | ||
Tiga hari setelah [[Pelantikan kedua Joko Widodo|pelantikan Joko Widodo]] pada 20 Oktober 2019, ia mengumumkan susunan kabinetnya. Kabinet baru Joko Widodo memasukkan lawannya dalam pemilu, [[Prabowo Subianto]], sebagai menterinya, sehingga memicu protes dari anggota Projo. Projo juga mengkritisi penunjukan [[Wishnutama]] sebagai menteri meski kurang mendukung Joko Widodo dalam kampanye presidennya.<ref>ANTARA News Agency. [https://bengkulu.antaranews.com/berita/83107/kabinet-indonesia-maju-terbentuk-projo-bubar-dengan-kekecewaan-terkait-menhan Kabinet Indonesia Maju terbentuk, Projo bubar dengan kekecewaan terkait Menhan]. ''ANTARA News Bengkulu''.</ref> Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, membubarkan Projo setelah pengumuman kabinet baru, dengan alasan "kekecewaan yang mendalam" dan pelanggaran komitmen "melawan intoleransi dan kemauan untuk terlibat dalam politik".<ref>[https://politik.rmol.id/read/2019/10/23/407579/kabinet-jokowi-maruf-diumumkan-relawan-projo-bubar Kabinet Jokowi-Maruf Diumumkan, Relawan Projo Bubar]. ''Rmol.id''.</ref> Projo kemudian meluncurkan tagar #budiarieformenteri (Budi Arie Untuk Menteri) di Twitter. | |||
Upaya Projo meluncurkan tagar tersebut dikritik oleh Alifurrahman S. Asyari, pendiri situs blog pro-Jokowi Seword. Menanggapi tagar tersebut, Asyari merusak sendiri situsnya dan menggantinya dengan teks #AlifforWapres (Alif untuk Wakil Presiden). Joko Widodo kemudian mengumumkan susunan wakil menteri dan menunjuk Setiadi sebagai wakil menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. Usai pengumuman tersebut, Setiadi membatalkan keputusan membubarkan Projo. Asyari menanggapi keras keputusan Setiadi yang membatalkan pembubaran tersebut dengan menyatakan bahwa:<ref>[https://nasional.tempo.co/read/1265029/ketua-umum-projo-jadi-wamen-pemilik-seword-nggak-punya-malu-ya Ketua Umum Projo Jadi Wamen, Pemilik Seword: Nggak Punya Malu, Ya]. ''Tempo''. 27 October 2019.</ref> | |||
Upaya Projo meluncurkan tagar tersebut dikritik oleh Alifurrahman S. Asyari, pendiri situs blog pro-Jokowi Seword. Menanggapi tagar tersebut, Asyari merusak sendiri situsnya dan menggantinya dengan teks #AlifforWapres (Alif untuk Wakil Presiden). Joko Widodo kemudian mengumumkan susunan wakil menteri dan menunjuk Setiadi sebagai wakil menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. Usai pengumuman tersebut, Setiadi membatalkan keputusan membubarkan Projo. Asyari menanggapi keras keputusan Setiadi yang membatalkan pembubaran tersebut dengan menyatakan bahwa: | |||
=== Menteri === | === Menteri === | ||
Pada Mei 2023, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate ditangkap setelah terlibat kasus korupsi korupsi. Kasus korupsi yang melibatkan Plate berpusat pada kenaikan biaya penggelaran [[Stasiun pemancar-penerima dasar|''base transceiver station'']] di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Joko Widodo kemudian menunjuk Menteri Koordinator Mahfud MD sebagai penjabat menteri. | Pada Mei 2023, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate ditangkap setelah terlibat kasus korupsi korupsi. Kasus korupsi yang melibatkan Plate berpusat pada kenaikan biaya penggelaran [[Stasiun pemancar-penerima dasar|''base transceiver station'']] di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Joko Widodo kemudian menunjuk Menteri Koordinator Mahfud MD sebagai penjabat menteri.<ref>Wahyudi Soeriaatmadja. [https://www.straitstimes.com/asia/se-asia/indonesia-s-jokowi-appoints-loyalist-to-cabinet-in-reshuffle-ahead-of-general-election Indonesia's Jokowi appoints loyalist to Cabinet in reshuffle ahead of general election]. ''The Straits Times''. 2023-07-17.</ref> | ||
Kurang dari sebulan setelah penangkapannya, Joko Widodo menunjuk Setiadi sebagai menteri komunikasi dan informasi baru dalam perombakan kabinet menjelang pemilihan umum 2024. Perombakan ini secara luas dilihat sebagai langkah Presiden untuk mengangkat pendukungnya ke dalam pemerintahan sebelum pemilihan umum pada bulan Februari. Usai dilantik menjadi menteri, Setiadi mengumumkan rencananya membentuk badan pengawasan konten media sosial. | Kurang dari sebulan setelah penangkapannya, Joko Widodo menunjuk Setiadi sebagai menteri komunikasi dan informasi baru dalam perombakan kabinet menjelang pemilihan umum 2024. Perombakan ini secara luas dilihat sebagai langkah Presiden untuk mengangkat pendukungnya ke dalam pemerintahan sebelum pemilihan umum pada bulan Februari.<ref>Wahyudi Soeriaatmadja. [https://www.straitstimes.com/asia/se-asia/indonesia-s-jokowi-appoints-loyalist-to-cabinet-in-reshuffle-ahead-of-general-election Indonesia's Jokowi appoints loyalist to Cabinet in reshuffle ahead of general election]. ''The Straits Times''. 2023-07-17.</ref> Usai dilantik menjadi menteri, Setiadi mengumumkan rencananya membentuk badan pengawasan konten media sosial.<ref>[https://kumparan.com/kumparantech/menkominfo-budi-arie-mau-bikin-tim-pengawas-medsos-20oLGq0E4EU Menkominfo Budi Arie Mau Bikin Tim Pengawas Medsos]. ''kumparan''.</ref> | ||
===Pencapresan Prabowo Subianto=== | ===Pencapresan Prabowo Subianto=== | ||
Projo awalnya tidak menyatakan arah dukungan, walaupun berkali-kali didesak oleh relawan maupun partai untuk mendukung [[Ganjar Pranowo]]. Budi Arie sendiri memberitahukan bahwa Projo masih menunggu sikap dan arahan langsung dari Jokowi. Pada tanggal 6 Juli 2023, Relawan Prabowo berkunjung ke DPP Projo Akhirnya pada tanggal 14 Oktober 2023, Projo secara resmi mengumumkan dukungan kepada Prabowo. | Projo awalnya tidak menyatakan arah dukungan, walaupun berkali-kali didesak oleh relawan maupun partai untuk mendukung [[Ganjar Pranowo]].<ref>[https://www.katalogika.com/info-logika/1449441400/adian-napitupulu-pastikan-70-persen-hasil-musra-projo-pilih-ganjar ''Adian Napitupulu Pastikan 70 Persen Hasil Musra Projo Pilih Ganjar''.] dari situs katalogika</ref> Budi Arie sendiri memberitahukan bahwa Projo masih menunggu sikap dan arahan langsung dari Jokowi.<ref>[https://www.cnnindonesia.com/nasional/20230607201513-617-958994/jokowi-diklaim-dukung-ganjar-sikap-projo-tetap-tunggu-komando ''Jokowi Diklaim Dukung Ganjar, Sikap Projo Tetap Tunggu Komando.''] dari situs CNN Indonesia</ref> Pada tanggal 6 Juli 2023, Relawan Prabowo berkunjung ke DPP Projo<ref>[https://nasional.kompas.com/read/2023/07/06/16542451/relawan-prabowo-datangi-markas-projo-ada-abu-janda-hingga-fauzi-baadila ''Relawan Prabowo Datangi Markas Projo, Ada Abu Janda Hingga Fauzi Badila''.] dari situs berita Kompas.</ref> Akhirnya pada tanggal 14 Oktober 2023, Projo secara resmi mengumumkan dukungan kepada Prabowo.<ref>[https://nasional.kompas.com/read/2023/10/14/17251081/projo-deklarasi-dukung-prabowo-jadi-presiden-2024 ''Projo Deklarasi Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024''.] dari situs Kompas</ref> | ||
== Kehidupan pribadi == | == Kehidupan pribadi == | ||
Budi Arie Setiadi menikah dengan Zara Murzandina. Pasangan ini memiliki dua anak. | Budi Arie Setiadi menikah dengan Zara Murzandina. Pasangan ini memiliki dua anak.<ref>Dwi Erianto. [https://kompaspedia.kompas.id/baca/profil/tokoh/wakil-menteri-desa-pembangunan-daerah-tertinggal-dan-transmigrasi-budi-arie-setiadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi]. ''Kompas.com''. 8 July 2022.</ref> | ||
Berdasarkan [[Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara]] [[Komisi Pemberantasan Korupsi]] (KPK), Budi Arie memiliki kekayaan senilai Rp101.000.000.000, terdiri dari tanah dan bangunan, tiga mobil, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta benda lainnya. Ia memiliki tanah dan bangunan di beberapa kota antara lain [[Tangerang Selatan]], [[Jakarta Utara]], [[Jakarta Pusat]], dan [[Tangerang]]. Ia juga memiliki tanah warisan di beberapa lokasi di [[Bekasi]] dan [[Padang]]. | Berdasarkan [[Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara]] [[Komisi Pemberantasan Korupsi]] (KPK), Budi Arie memiliki kekayaan senilai Rp101.000.000.000, terdiri dari tanah dan bangunan, tiga mobil, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta benda lainnya. Ia memiliki tanah dan bangunan di beberapa kota antara lain [[Tangerang Selatan]], [[Jakarta Utara]], [[Jakarta Pusat]], dan [[Tangerang]]. Ia juga memiliki tanah warisan di beberapa lokasi di [[Bekasi]] dan [[Padang]].<ref>Moh. Khory Alfarizi. [https://bisnis.tempo.co/read/1748856/budi-arie-setiadi-dilantik-jadi-menkominfo-punya-harta-kekayaan-rp-101-miliar Budi Arie Setiadi Dilantik Jadi Menkominfo, Punya Harta Kekayaan Rp 101 Miliar]. ''Tempo''. 17 July 2023.</ref> | ||
== Kontroversi == | == Kontroversi == | ||
Pengangkatan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi dalam kabinet Jokowi kontroversial karena riwayatnya sebagai mantan ketua Projo dianggap sebagai politik balas budi. Selama menjabat sebagai menteri, Budi Arie Setiadi juga pernah mengeluarkan beberapa komentar yang dianggap kontroversial. Ia pernah menyarankan agar Presiden Jokowi menambah masa jabatan menjadi tiga periode. Ia juga pernah memberikan pernyataan partai politik yang kalah pemilu bisa masuk penjara. Ia juga pernah memberikan pernyataan bahwa artis yang mempromosikan judi online bisa menjadi duta judi online. Pada masa jabatnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia, sejumlah pegawai Kominfo (kini Komdigi) menjadi operator bandar judi online dan ditangkap. | Pengangkatan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi dalam kabinet Jokowi kontroversial karena riwayatnya sebagai mantan ketua Projo dianggap sebagai politik balas budi.<ref>Achmad Nasrudin Yahya. [https://nasional.kompas.com/read/2023/07/17/17544261/pengangkatan-budi-arie-jadi-menmkominfo-dinilai-sebagai-politik-balas-budi Pengangkatan Budi Arie Jadi Menmkominfo Dinilai sebagai Politik Balas Budi Jokowi]. Kompas.com. 2023-07-17.</ref> Selama menjabat sebagai menteri, Budi Arie Setiadi juga pernah mengeluarkan beberapa komentar yang dianggap kontroversial. Ia pernah menyarankan agar Presiden Jokowi menambah masa jabatan menjadi tiga periode. Ia juga pernah memberikan pernyataan partai politik yang kalah pemilu bisa masuk penjara. Ia juga pernah memberikan pernyataan bahwa artis yang mempromosikan judi online bisa menjadi duta judi online. Pada masa jabatnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia, sejumlah pegawai Kominfo (kini Komdigi) menjadi operator bandar judi online dan ditangkap.<ref>Anwar, Sadat. 18 Juli 2023. [https://www.viva.co.id/berita/nasional/1618934-5-pernyataan-kontroversi-menkominfo-budi-arie-pengganti-johnny-g-plate 5 Pernyataan Kontroversi Menkominfo Budi Arie Pengganti Johnny G. Plate ]. Viva.co.id | Diakses pada 7 Maret 2025</ref><ref>Faizi, Lutfan. 12 November 2024. [https://nasional.sindonews.com/read/1486997/15/5-pernyataan-kontroversi-budi-arie-dari-fufufafa-hingga-judi-online-1731384712 5 Pernyataan Kontroversi Budi Arie: Dari Fufufafa hingga Judi Online]. Sindonews.com | Diakses pada 7 Maret 2025</ref> | ||
Pada tahun 2015, ia pernah kedapatan berfoto dengan tentara Israel di akun Facebook pribadinya bersama rombongan di sebuah kapal berbendara Israel. Setelah viral, foto tersebut sudah tidak tersedia lagi di akun Facebook pribadinya. | Pada tahun 2015, ia pernah kedapatan berfoto dengan tentara Israel di akun Facebook pribadinya bersama rombongan di sebuah kapal berbendara Israel. Setelah viral, foto tersebut sudah tidak tersedia lagi di akun Facebook pribadinya.<ref>Panangian, Muhammad Reza. 5 November 2024. [https://www.inilah.com/jejak-kontorversi-budi-arie-kini-diduga-bekingi-judol Jejak Kontroversi Budi Arie, Kini Diduga Bekingi Judol]. Inilah.com | Diakses pada 7 Maret 2025</ref> | ||
== Publikasi == | == Publikasi == | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 63: | Baris 60: | ||
* | * | ||
|- | |||
|- | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Budi+Arie+Setiadi&oldid=29281071 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29281071 (2026-05-28T00:21:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Budi+Arie+Setiadi&oldid=29281071 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29281071 (2026-05-28T00:21:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 24 Agustus 2026 17.55

Budi Arie Setiadi () adalah politikus dan mantan wartawan Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koperasi Indonesia.[1] Sebelumnya, di bawah kepemimpinan presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, ia menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia dari 17 Juli 2023 hingga dibubarkannya Kabinet Indonesia Maju. menggantikan Johnny Gerard Plate yang terlibat korupsi, setelah menjabat sebagai Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi periode 2019–2023.[2] Ia pernah menjadi pendiri dan Ketua Umum Projo, organisasi relawan darat pendukung Joko Widodo pada 2014 lalu. Ia dan Projo juga secara terbuka mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden 2024.[3]
Kehidupan awal dan pendidikan
Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta pada tanggal 20 April 1969 sebagai anak dari pasangan Joko Asmoro dan Pudji Astuti.[4] Ia tumbuh dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Jakarta. Ia memulai pendidikan formalnya di SD Marsudirini di Koja, Jakarta Utara dan lulus dari sekolah menengah pertama di lembaga yang sama. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Kolese Kanisius Jakarta Pusat, pada tahun 1986 dan lulus pada tahun 1988. Setelah menyelesaikan SMA, Setiadi mulai belajar ilmu komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI).[5][6]
Budi mengikuti berbagai organisasi mahasiswa, seperti pers mahasiswa, komunitas olahraga, dan organisasi politik mahasiswa. Dia dijuluki Muni selama waktunya di universitas. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UI pada tahun 1994, serta anggota presidium senat mahasiswa UI dari tahun 1994 hingga 1995. Setiadi terlibat dalam pendirian Forum Studi Mahasiswa UI (FSM) dan aktif terlibat dalam Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM) UI. Di bidang jurnalistik, Setiadi menjadi pemimpin redaksi majalah mahasiswa UI, Suara Mahasiswa, dari tahun 1993 hingga 1994.[7]
Saat reformasi bergejolak 1998, ia menginisiasi dan mendirikan surat kabar yang kritis, "BERGERAK" pada tahun 1998. Bersama wartawan Tempo yang baru saja dibredel, ia aktif mengelola mingguan Media Indonesia pada tahun 1994-1996. Selanjunya bersama beberapa seniornya ia ikut menjadi bagian awal dari berdirinya Mingguan Ekonomi Kontan. Budi menjadi jurnalis Kontan dari tahun 1996 hingga 2001.[8]
Budi juga terlibat dalam pengorganisasian protes terhadap kebijakan rektor UI saat itu. Kemunculan Setiadi yang sering protes menarik perhatian dekannya yang kerap menanyakan kapan dirinya akan diwisuda. Ia telah menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1994, tetapi butuh beberapa tahun untuk menyelesaikan skripsinya. Ia akhirnya lulus dan menerima gelar sarjana sosial dalam komunikasi pada tahun 1996.[9]
Budi melanjutkan studi pascasarjana di bidang manajemen pembangunan sosial di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Ia menyelesaikan studi pascasarjana pada tahun 2006.[10]
Karier jurnalistik dan bisnis
Budi mulai bekerja sebagai jurnalis di mingguan Media Indonesia pada tahun 1994. Ia kemudian mendirikan mingguan bisnis Kontan bersama beberapa rekannya pada tahun 1996. Karena latar belakang aktivisnya, surat kabar Setiadi kerap memuat kritik pedas terhadap para pebisnis. Ia diperingatkan oleh pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama karena pemberitaannya yang keras.[11]
Ia bekerja sebagai jurnalis untuk penerbitan hingga tahun 2001. Ia kemudian pindah ke perusahaan Mandiri Telekomunikasi Utama, di mana ia menjadi presiden direkturnya dari tahun 2001 hingga 2009. Budi juga menjabat sebagai General Manager Tabloid Bangsa dari tahun 2008 hingga 2009. Budi juga memimpin beberapa perusahaan non media, seperti Daya Mandiri dari tahun 2010, NKR Investama, Sarana Global Informasi, dan Miitra Lumina Indonesia.[12]
Karier politik
Budi terlibat dalam aksi protes yang terjadi pada saat jatuhnya Soeharto pada tahun 1998. Ia terpilih menjadi ketua Ikatan Alumni UI tahun itu dan menjabat hingga tahun 2001. Ia kemudian mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesi Indonesia (MPI). Bersama aktivis mahasiswa dan alumni UI lainnya, ia juga membidani lahirnya Keluarga Besar (KB) UI.[13]
Sebagai politikus, Budi Arie pernah menjadi Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta (2005-2010) dan juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Pada Pemilihan umum Legislatif 2009, Ia pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk Daerah Pemilihan DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu). Ia kemudian mendirikan PROJO, kelompok relawan darat terbesar pendukung Joko Widodo, sejak Agustus 2013. PROJO kemudian berjuang mengumpulkan aspirasi pencapresan Jokowi sebelum dideklarasikan PDIP secara resmi, melawan arus pencapresan Megawati dengan wakil presiden Jokowi yang ramai saat itu dan akhirnya Jokowi berhasil menjadi Presiden Ketujuh Republik Indonesia.[14][15]
Selain menjadi Ketua Umum PROJO, saat ini Budi Arie juga menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI.[16]
Pencapresan Joko Widodo
Pada tahun 2013, menjelang proses Pilpres 2014, PDIP masih memiliki wacana untuk kembali mencalonkan Megawati, dengan beberapa pilihan Cawapres, antara lain Joko Widodo. Namun suara akar rumput lebih menginginkan adanya calon presiden baru dan dilakukannya proses penyegaran figur calon presiden. Projo terlibat dalam mengumpulkan suara dari akar rumput untuk pencalonan Jokowi[17] Saat ini PROJO sudah berkembang dan hadir di seluruh Provinsi di Indonesia. Peran ini terulangi kembali dalam Pemilu 2019. Projo mendukung pendaftaran kembali Joko Widodo sebagai calon presiden 2019, tetapi beberapa kontroversi sempat merebak seputar pemilihan calon wakil presiden. Setelah pertentangan mengenai siapa figur yang pantas, Jokowi akhirnya memilih Ma'ruf Amin. Projo menyatakan mendukung siapapun calon pendamping yang dipilih Jokowi.[18]
Wakil menteri
Tiga hari setelah pelantikan Joko Widodo pada 20 Oktober 2019, ia mengumumkan susunan kabinetnya. Kabinet baru Joko Widodo memasukkan lawannya dalam pemilu, Prabowo Subianto, sebagai menterinya, sehingga memicu protes dari anggota Projo. Projo juga mengkritisi penunjukan Wishnutama sebagai menteri meski kurang mendukung Joko Widodo dalam kampanye presidennya.[19] Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, membubarkan Projo setelah pengumuman kabinet baru, dengan alasan "kekecewaan yang mendalam" dan pelanggaran komitmen "melawan intoleransi dan kemauan untuk terlibat dalam politik".[20] Projo kemudian meluncurkan tagar #budiarieformenteri (Budi Arie Untuk Menteri) di Twitter.
Upaya Projo meluncurkan tagar tersebut dikritik oleh Alifurrahman S. Asyari, pendiri situs blog pro-Jokowi Seword. Menanggapi tagar tersebut, Asyari merusak sendiri situsnya dan menggantinya dengan teks #AlifforWapres (Alif untuk Wakil Presiden). Joko Widodo kemudian mengumumkan susunan wakil menteri dan menunjuk Setiadi sebagai wakil menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. Usai pengumuman tersebut, Setiadi membatalkan keputusan membubarkan Projo. Asyari menanggapi keras keputusan Setiadi yang membatalkan pembubaran tersebut dengan menyatakan bahwa:[21]
Menteri
Pada Mei 2023, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate ditangkap setelah terlibat kasus korupsi korupsi. Kasus korupsi yang melibatkan Plate berpusat pada kenaikan biaya penggelaran base transceiver station di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Joko Widodo kemudian menunjuk Menteri Koordinator Mahfud MD sebagai penjabat menteri.[22]
Kurang dari sebulan setelah penangkapannya, Joko Widodo menunjuk Setiadi sebagai menteri komunikasi dan informasi baru dalam perombakan kabinet menjelang pemilihan umum 2024. Perombakan ini secara luas dilihat sebagai langkah Presiden untuk mengangkat pendukungnya ke dalam pemerintahan sebelum pemilihan umum pada bulan Februari.[23] Usai dilantik menjadi menteri, Setiadi mengumumkan rencananya membentuk badan pengawasan konten media sosial.[24]
Pencapresan Prabowo Subianto
Projo awalnya tidak menyatakan arah dukungan, walaupun berkali-kali didesak oleh relawan maupun partai untuk mendukung Ganjar Pranowo.[25] Budi Arie sendiri memberitahukan bahwa Projo masih menunggu sikap dan arahan langsung dari Jokowi.[26] Pada tanggal 6 Juli 2023, Relawan Prabowo berkunjung ke DPP Projo[27] Akhirnya pada tanggal 14 Oktober 2023, Projo secara resmi mengumumkan dukungan kepada Prabowo.[28]
Kehidupan pribadi
Budi Arie Setiadi menikah dengan Zara Murzandina. Pasangan ini memiliki dua anak.[29]
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Arie memiliki kekayaan senilai Rp101.000.000.000, terdiri dari tanah dan bangunan, tiga mobil, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta benda lainnya. Ia memiliki tanah dan bangunan di beberapa kota antara lain Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Tangerang. Ia juga memiliki tanah warisan di beberapa lokasi di Bekasi dan Padang.[30]
Kontroversi
Pengangkatan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi dalam kabinet Jokowi kontroversial karena riwayatnya sebagai mantan ketua Projo dianggap sebagai politik balas budi.[31] Selama menjabat sebagai menteri, Budi Arie Setiadi juga pernah mengeluarkan beberapa komentar yang dianggap kontroversial. Ia pernah menyarankan agar Presiden Jokowi menambah masa jabatan menjadi tiga periode. Ia juga pernah memberikan pernyataan partai politik yang kalah pemilu bisa masuk penjara. Ia juga pernah memberikan pernyataan bahwa artis yang mempromosikan judi online bisa menjadi duta judi online. Pada masa jabatnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia, sejumlah pegawai Kominfo (kini Komdigi) menjadi operator bandar judi online dan ditangkap.[32][33]
Pada tahun 2015, ia pernah kedapatan berfoto dengan tentara Israel di akun Facebook pribadinya bersama rombongan di sebuah kapal berbendara Israel. Setelah viral, foto tersebut sudah tidak tersedia lagi di akun Facebook pribadinya.[34]
Publikasi
Pranala luar
|-
|-
Referensi
- ↑ Profil dan Harta Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi di Kabinet Prabowo. dari situs kompas
- ↑ Ranto Daeng Badu. Profil Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Baru saja Dilantik Presiden Jokowi Gantikan Johnny Gerard Plate. Pikiran Rakyat. 17 Juli 2023.
- ↑ Projo Dukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. dari situs tempo
- ↑ Ranto Daeng Badu. Profil Budi Arie Setiadi, Menkominfo yang Baru saja Dilantik Presiden Jokowi Gantikan Johnny Gerard Plate. Pikiran Rakyat. 17 Juli 2023.
- ↑ Dwi Erianto. Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi. Kompas.com. 8 July 2022.
- ↑ Detail biodata: Pejabat Menteri. Kepustakaan Presiden Perpusnas RI.
- ↑ Siapa Budi Arie Setiadi? dari situs budiariesetiadi.com.
- ↑ Siapa Budi Arie Setiadi? dari situs budiariesetiadi.com.
- ↑ Profil Budi Arie Setiadi: Anak Kota yang Jadi Wakil Menteri Desa. Kompas. 13 January 2021.
- ↑ Dwi Erianto. Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi. Kompas.com. 8 July 2022.
- ↑ Profil Budi Arie Setiadi: Anak Kota yang Jadi Wakil Menteri Desa. Kompas. 13 January 2021.
- ↑ Dwi Erianto. Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi. Kompas.com. 8 July 2022.
- ↑ Siapa Budi Arie Setiadi? dari situs budiariesetiadi.com.
- ↑ Siapa Budi Arie Setiadi? dari situs budiariesetiadi.com.
- ↑ Tolak Mega-Jokowi, Kader PDIP Deklarasikan Projo. dari situs Tempo
- ↑ Angkat Isu Pembangunan Nasional, IKA UNS Gelar Dialog Kebangsaan. dari situs UNS.ac.id
- ↑ PDIP Pro-Jokowi: Kami Bukan Pengurus Partai. dari situs Republika
- ↑ Siapapun Cawapresnya, Relawan Tetap Solid Dukung Jokowi. dari situs Kompas diakses pada 15 September 2018
- ↑ ANTARA News Agency. Kabinet Indonesia Maju terbentuk, Projo bubar dengan kekecewaan terkait Menhan. ANTARA News Bengkulu.
- ↑ Kabinet Jokowi-Maruf Diumumkan, Relawan Projo Bubar. Rmol.id.
- ↑ Ketua Umum Projo Jadi Wamen, Pemilik Seword: Nggak Punya Malu, Ya. Tempo. 27 October 2019.
- ↑ Wahyudi Soeriaatmadja. Indonesia's Jokowi appoints loyalist to Cabinet in reshuffle ahead of general election. The Straits Times. 2023-07-17.
- ↑ Wahyudi Soeriaatmadja. Indonesia's Jokowi appoints loyalist to Cabinet in reshuffle ahead of general election. The Straits Times. 2023-07-17.
- ↑ Menkominfo Budi Arie Mau Bikin Tim Pengawas Medsos. kumparan.
- ↑ Adian Napitupulu Pastikan 70 Persen Hasil Musra Projo Pilih Ganjar. dari situs katalogika
- ↑ Jokowi Diklaim Dukung Ganjar, Sikap Projo Tetap Tunggu Komando. dari situs CNN Indonesia
- ↑ Relawan Prabowo Datangi Markas Projo, Ada Abu Janda Hingga Fauzi Badila. dari situs berita Kompas.
- ↑ Projo Deklarasi Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024. dari situs Kompas
- ↑ Dwi Erianto. Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi. Kompas.com. 8 July 2022.
- ↑ Moh. Khory Alfarizi. Budi Arie Setiadi Dilantik Jadi Menkominfo, Punya Harta Kekayaan Rp 101 Miliar. Tempo. 17 July 2023.
- ↑ Achmad Nasrudin Yahya. Pengangkatan Budi Arie Jadi Menmkominfo Dinilai sebagai Politik Balas Budi Jokowi. Kompas.com. 2023-07-17.
- ↑ Anwar, Sadat. 18 Juli 2023. 5 Pernyataan Kontroversi Menkominfo Budi Arie Pengganti Johnny G. Plate . Viva.co.id | Diakses pada 7 Maret 2025
- ↑ Faizi, Lutfan. 12 November 2024. 5 Pernyataan Kontroversi Budi Arie: Dari Fufufafa hingga Judi Online. Sindonews.com | Diakses pada 7 Maret 2025
- ↑ Panangian, Muhammad Reza. 5 November 2024. Jejak Kontroversi Budi Arie, Kini Diduga Bekingi Judol. Inilah.com | Diakses pada 7 Maret 2025
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29281071 (2026-05-28T00:21:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.