Lompat ke isi

Perangkat lunak antivirus: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28667684; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:ClamTk_6.18.1_screenshot.webp|thumb|right|280px|ClamTk 6.18.1 screenshot]]
'''Antivirus''' adalah [[program komputer]] yang digunakan untuk mencegah, mendeteksi, dan menghapus [[malware|perangkat perusak]] (''malware''). Antivirus disebut juga '''perangkat lunak perlindungan virus'''. Program ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
'''Antivirus''' adalah [[program komputer]] yang digunakan untuk mencegah, mendeteksi, dan menghapus [[malware|perangkat perusak]] (''malware''). Antivirus disebut juga '''perangkat lunak perlindungan virus'''. Program ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).


Baris 12: Baris 14:
Ada beberapa metode yang dapat digunakan mesin antivirus untuk mengidentifikasi perangkat perusak:
Ada beberapa metode yang dapat digunakan mesin antivirus untuk mengidentifikasi perangkat perusak:


* '''Deteksi sandbox''': teknik deteksi berbasis perilaku tertentu, alih-alih mendeteksi sidik jari perilaku pada waktu proses, itu mengeksekusi program dalam [[Mesin virtual|lingkungan virtual]], mencatat tindakan apa yang dilakukan program. Bergantung pada tindakan yang dicatat, mesin antivirus dapat menentukan apakah program tersebut berbahaya atau tidak. Jika tidak, maka program dijalankan di lingkungan nyata. Meskipun teknik ini terbukti cukup efektif, mengingat berat dan lambatnya, teknik ini jarang digunakan dalam solusi antivirus pengguna-akhir.
* '''Deteksi sandbox''': teknik deteksi berbasis perilaku tertentu, alih-alih mendeteksi sidik jari perilaku pada waktu proses, itu mengeksekusi program dalam [[Mesin virtual|lingkungan virtual]], mencatat tindakan apa yang dilakukan program. Bergantung pada tindakan yang dicatat, mesin antivirus dapat menentukan apakah program tersebut berbahaya atau tidak.<ref>[https://enterprise.comodo.com/security-solutions/endpoint-protection/sandboxing.php Sandboxing Protects Endpoints | Stay Ahead Of Zero Day Threats] . Enterprise.comodo.com (June 20, 2014). Retrieved on 2017-01-03.</ref> Jika tidak, maka program dijalankan di lingkungan nyata. Meskipun teknik ini terbukti cukup efektif, mengingat berat dan lambatnya, teknik ini jarang digunakan dalam solusi antivirus pengguna-akhir.
* '''Teknik [[Data mining|penggalian data]]''': salah satu pendekatan terbaru yang diterapkan dalam deteksi perangkat perusak. '''[[Data mining|Penggalian data]]''' dan algoritma [[pemelajaran mesin]] digunakan untuk mencoba mengklasifikasikan perilaku file (sebagai berbahaya atau jinak) dengan serangkaian fitur file, yang diekstraksi dari file itu sendiri.
* '''Teknik [[Data mining|penggalian data]]''': salah satu pendekatan terbaru yang diterapkan dalam deteksi perangkat perusak. '''[[Data mining|Penggalian data]]''' dan algoritma [[pemelajaran mesin]] digunakan untuk mencoba mengklasifikasikan perilaku file (sebagai berbahaya atau jinak) dengan serangkaian fitur file, yang diekstraksi dari file itu sendiri.<ref>Kiem, Hoang; Thuy, Nguyen Yhanh and Quang, Truong Minh Nhat (December 2004) "A Machine Learning Approach to Anti-virus System", ''Joint Workshop of Vietnamese Society of AI, SIGKBS-JSAI, ICS-IPSJ and IEICE-SIGAI on Active Mining ; Session 3: Artificial Intelligence'', Vol. 67, pp. 61–65</ref><ref>[https://books.google.com/books?id=lZto6RraGOwC&pg=PR15 Data Mining Methods for Malware Detection]. 2008. hlm. 15–. ISBN 978-0-549-88885-7.</ref><ref>Dua, Sumeet. [https://books.google.com/books?id=1-FY-U30lUYC&pg=PP1 Data Mining and Machine Learning in Cybersecurity]. CRC Press. April 19, 2016. hlm. 1–. ISBN 978-1-4398-3943-0.</ref><ref>Ivan Firdausi. ''2010 Second International Conference on Advances in Computing, Control, and Telecommunication Technologies''. 2010. hlm. 201. doi:10.1109/ACT.2010.33. ISBN 978-1-4244-8746-2.</ref><ref>Muazzam Siddiqui. ''Proceedings of the 46th Annual Southeast Regional Conference on XX – ACM-SE 46''. 2008. hlm. 509. doi:10.1145/1593105.1593239. ISBN 9781605581057.</ref><ref>P.S. Deng. ''IEEE 37th Annual 2003 International Carnahan Conference on ''Security'' Technology, 2003. Proceedings''. 2003. hlm. 600. doi:10.1109/CCST.2003.1297626. ISBN 978-0-7803-7882-7.</ref><ref>Dmitriy Komashinskiy. ''2010 18th Euromicro Conference on Parallel, Distributed and Network-based Processing''. 2010. hlm. 617. doi:10.1109/PDP.2010.30. ISBN 978-1-4244-5672-7.</ref><ref>M.G. Schultz. ''Proceedings 2001 IEEE Symposium on Security and Privacy. S&P 2001''. 2001. hlm. 38. doi:10.1109/SECPRI.2001.924286. ISBN 978-0-7695-1046-0.</ref><ref>Yanfang Ye. ''Proceedings of the 13th ACM SIGKDD international conference on Knowledge discovery and data mining – KDD '07''. 2007. hlm. 1043. doi:10.1145/1281192.1281308. ISBN 9781595936097.</ref><ref>J. Zico Kolter. [http://dl.acm.org/citation.cfm?id=1248547.1248646 Learning to Detect and Classify Malicious Executables in the Wild]. ''J. Mach. Learn. Res''. December 1, 2006. Vol. 7. hlm. 2721–2744.</ref><ref>S. Momina Tabish. ''Proceedings of the ACM SIGKDD Workshop on Cyber ''Security'' and Intelligence Informatics – CSI-KDD '09''. 2009. hlm. 23. doi:10.1145/1599272.1599278. ISBN 9781605586694.</ref><ref>Yanfang Ye. ''An intelligent PE-malware detection system based on association mining''. ''Journal in Computer Virology''. 2008. Vol. 4 (4). hlm. 323. doi:10.1007/s11416-008-0082-4.</ref><ref>Ashkan Sami. ''Proceedings of the 2010 ACM Symposium on Applied Computing – SAC '10''. 2010. hlm. 1020. doi:10.1145/1774088.1774303. ISBN 9781605586397.</ref><ref>Asaf Shabtai. ''"Andromaly": A behavioral malware detection framework for android devices''. ''Journal of Intelligent Information Systems''. 2011. Vol. 38. hlm. 161. doi:10.1007/s10844-010-0148-x.</ref>


=== Deteksi berbasis tanda tangan ===
=== Deteksi berbasis tanda tangan ===
Perangkat lunak antivirus tradisional sangat bergantung pada tanda tangan untuk mengidentifikasi perangkat perusak.
Perangkat lunak antivirus tradisional sangat bergantung pada tanda tangan untuk mengidentifikasi perangkat perusak.<ref>Thomas Fox-Brewster. [https://www.forbes.com/sites/thomasbrewster/2015/08/26/netflix-and-death-of-anti-virus/ Netflix Is Dumping Anti-Virus, Presages Death Of An Industry]. ''Forbes''.</ref>


Secara substansial, ketika perangkat perusak tiba di tangan perusahaan antivirus, perangkat perusak tersebut dianalisis oleh peneliti perangkat perusak atau oleh sistem analisis dinamis. Kemudian, setelah ditentukan sebagai perangkat perusak, tanda tangan yang tepat dari file tersebut diekstrak dan ditambahkan ke database tanda tangan perangkat lunak antivirus.
Secara substansial, ketika perangkat perusak tiba di tangan perusahaan antivirus, perangkat perusak tersebut dianalisis oleh peneliti perangkat perusak atau oleh sistem analisis dinamis. Kemudian, setelah ditentukan sebagai perangkat perusak, tanda tangan yang tepat dari file tersebut diekstrak dan ditambahkan ke database tanda tangan perangkat lunak antivirus.<ref>[http://www.gecode.org/~schulte/teaching/theses/ICT-ECS-2006-122.pdf Automatic Malware Signature Generation] . (PDF) . Retrieved on January 3, 2017.</ref>


Meskipun pendekatan berbasis tanda tangan dapat secara efektif menahan wabah perangkat perusak, penulis perangkat perusak telah mencoba untuk tetap selangkah lebih maju dari perangkat lunak tersebut dengan menulis "[[Kode oligomorfik|oligomorfik]]", "[[Kode polimorfik|polimorfik]]" dan, baru-baru ini, virus "[[Kode metamorf|metamorf]]", yang [[Enkripsi|mengenkripsi]] bagian dari diri mereka sendiri atau memodifikasi diri mereka sendiri sebagai metode penyamaran, agar tidak cocok dengan tanda tangan virus di kamus.
Meskipun pendekatan berbasis tanda tangan dapat secara efektif menahan wabah perangkat perusak, penulis perangkat perusak telah mencoba untuk tetap selangkah lebih maju dari perangkat lunak tersebut dengan menulis "[[Kode oligomorfik|oligomorfik]]", "[[Kode polimorfik|polimorfik]]" dan, baru-baru ini, virus "[[Kode metamorf|metamorf]]", yang [[Enkripsi|mengenkripsi]] bagian dari diri mereka sendiri atau memodifikasi diri mereka sendiri sebagai metode penyamaran, agar tidak cocok dengan tanda tangan virus di kamus.


=== Deteksi rootkit ===
=== Deteksi rootkit ===
Perangkat lunak anti-virus dapat mencoba memindai rootkit. Sebuah [[rootkit]] adalah jenis [[malware|perangkat perusak]] yang dirancang untuk mendapatkan kontrol tingkat administratif atas sistem komputer tanpa terdeteksi. Rootkit dapat mengubah cara fungsi [[sistem operasi]] dan dalam beberapa kasus dapat merusak program antivirus dan membuatnya tidak efektif. Rootkit juga sulit untuk dihapus, dalam beberapa kasus memerlukan penginstalan ulang lengkap dari sistem operasi.
Perangkat lunak anti-virus dapat mencoba memindai rootkit. Sebuah [[rootkit]] adalah jenis [[malware|perangkat perusak]] yang dirancang untuk mendapatkan kontrol tingkat administratif atas sistem komputer tanpa terdeteksi. Rootkit dapat mengubah cara fungsi [[sistem operasi]] dan dalam beberapa kasus dapat merusak program antivirus dan membuatnya tidak efektif. Rootkit juga sulit untuk dihapus, dalam beberapa kasus memerlukan penginstalan ulang lengkap dari sistem operasi.<ref>[http://www.f-secure.com/en_EMEA/security/virus-removal/virus-information/encyclopedia/encyclopedia_rootkit.html Terminology – F-Secure Labs].</ref>


=== Perlindungan waktu nyata ===
=== Perlindungan waktu nyata ===
Perlindungan waktu nyata, pemindaian saat mengakses, pelindung latar belakang, pelindung tetap, proteksi otomatis, dan sinonim lainnya mengacu pada perlindungan otomatis yang disediakan oleh sebagian besar antivirus, anti-perangkat pengintai, dan program anti-perangkat perusak lainnya. Ini memonitor sistem komputer untuk aktivitas mencurigakan seperti virus komputer, perangkat pengintai, perangkat lunak beriklan (''adware''), dan objek berbahaya lainnya secara waktu terkini (''real-time''), dengan kata lain saat data dimuat ke dalam memori aktif komputer: saat memasukkan diska kompak (CD), membuka email, atau menjelajahi laman/[[Situs web|situs]] (''web''), atau saat dokumen/fail (''file'') yang sudah ada di komputer dibuka atau dijalankan.
Perlindungan waktu nyata, pemindaian saat mengakses, pelindung latar belakang, pelindung tetap, proteksi otomatis, dan sinonim lainnya mengacu pada perlindungan otomatis yang disediakan oleh sebagian besar antivirus, anti-perangkat pengintai, dan program anti-perangkat perusak lainnya. Ini memonitor sistem komputer untuk aktivitas mencurigakan seperti virus komputer, perangkat pengintai, perangkat lunak beriklan (''adware''), dan objek berbahaya lainnya secara waktu terkini (''real-time''), dengan kata lain saat data dimuat ke dalam memori aktif komputer: saat memasukkan diska kompak (CD), membuka email, atau menjelajahi laman/[[Situs web|situs]] (''web''), atau saat dokumen/fail (''file'') yang sudah ada di komputer dibuka atau dijalankan.<ref>[http://www.kaspersky.com/faq?chapter=170710015&qid=173727547 Kaspersky Lab Technical Support Portal]</ref>


== Solusi alternatif ==
== Solusi alternatif ==
Perangkat lunak antivirus yang berjalan di komputer individual adalah metode paling umum yang digunakan untuk melindungi dari perangkat perusak, tapi ini bukan satu-satunya solusi. Solusi lain juga dapat digunakan oleh pengguna, termasuk [[Unified Threat Management]] ([[Unified Threat Management|UTM]]), [[perangkat keras]] dan tembok api jaringan, Antivirus [[Cloud computing|berbasis cloud]] dan [[pemindai]] online.
Perangkat lunak antivirus yang berjalan di komputer individual adalah metode paling umum yang digunakan untuk melindungi dari perangkat perusak, tapi ini bukan satu-satunya solusi. Solusi lain juga dapat digunakan oleh pengguna, termasuk [[Unified Threat Management]] ([[Unified Threat Management|UTM]]), [[perangkat keras]] dan tembok api jaringan, Antivirus [[Cloud computing|berbasis cloud]] dan [[pemindai]] online.


Baris 36: Baris 37:


=== Pemindaian online ===
=== Pemindaian online ===
Beberapa vendor antivirus memelihara situs/laman ([[web]]) dengan kemampuan pemindaian daring gratis untuk seluruh komputer, area kritis saja, diska, folder atau dokumen/fail lokal. Pemindaian daring (''online'') berkala adalah ide yang baik bagi mereka yang menjalankan aplikasi antivirus di komputer karena aplikasi tersebut sering lambat dalam menangkap ancaman. Salah satu hal pertama yang dilakukan perangkat lunak berbahaya dalam sebuah serangan adalah menonaktifkan perangkat lunak antivirus yang ada dan terkadang satu-satunya cara untuk mengetahui serangan adalah dengan beralih ke sumber daya daring yang tidak diinstal pada komputer yang terinfeksi.
Beberapa vendor antivirus memelihara situs/laman ([[web]]) dengan kemampuan pemindaian daring gratis untuk seluruh komputer, area kritis saja, diska, folder atau dokumen/fail lokal. Pemindaian daring (''online'') berkala adalah ide yang baik bagi mereka yang menjalankan aplikasi antivirus di komputer karena aplikasi tersebut sering lambat dalam menangkap ancaman. Salah satu hal pertama yang dilakukan perangkat lunak berbahaya dalam sebuah serangan adalah menonaktifkan perangkat lunak antivirus yang ada dan terkadang satu-satunya cara untuk mengetahui serangan adalah dengan beralih ke sumber daya daring yang tidak diinstal pada komputer yang terinfeksi.<ref>Krebs, Brian. [http://voices.washingtonpost.com/securityfix/2007/03/online_antivirus_scans_a_free.html Online Anti-Virus Scans: A Free Second Opinion]. ''The Washington Post''. March 9, 2007.</ref>


=== Perangkat Lunak Penghapus Virus ===
=== Perangkat Lunak Penghapus Virus ===
Alat penghapus virus tersedia untuk membantu menghilangkan infeksi membandel atau jenis infeksi tertentu. Contohnya termasuk
Alat penghapus virus tersedia untuk membantu menghilangkan infeksi membandel atau jenis infeksi tertentu. Contohnya termasuk
''[[Avast]] Free Antivirus'',
''[[Avast]] Free Antivirus'',<ref>Avast.com</ref>
''[[AVG Technologies|AVG]] Antivirus'', dan
''[[AVG Technologies|AVG]] Antivirus'',<ref>Avg.com</ref> dan
''[[Avira]] Antivirus''.
''[[Avira]] Antivirus''.<ref>Avira.com</ref>
''[[Smadav]] Antivirus''
''[[Smadav]] Antivirus'' <ref>smadav.net</ref>
Perlu juga dicatat bahwa terkadang perangkat lunak antivirus dapat memberikan hasil positif palsu, yang menunjukkan adanya infeksi pada suatu program atau fail (''file''), padahal sebenarnya tidak ada.
Perlu juga dicatat bahwa terkadang perangkat lunak antivirus dapat memberikan hasil positif palsu, yang menunjukkan adanya infeksi pada suatu program atau fail (''file''), padahal sebenarnya tidak ada.<ref>[https://www.howtogeek.com/180162/how-to-tell-if-a-virus-is-actually-a-false-positive/ How To Tell If a Virus Is Actually a False Positive]. ''How To Geek''.</ref>


Walaupun Anda sudah memasang antivirus yang dapat melindungi komputer Anda dari serangan virus, Anda sebagai pemilik komputer tetaplah waspada menjelajahi dunia maya. Tidak mengunduh perangkat lunak ([[Perangkat lunak]]) bajakan, Jangan Mengunjungi situs/laman ([[web]]) yang berbahaya, dsb..
Walaupun Anda sudah memasang antivirus yang dapat melindungi komputer Anda dari serangan virus, Anda sebagai pemilik komputer tetaplah waspada menjelajahi dunia maya. Tidak mengunduh perangkat lunak ([[Perangkat lunak]]) bajakan, Jangan Mengunjungi situs/laman ([[web]]) yang berbahaya, dsb..


Sebuah diska (''disk'') penyelamat yang dapat dibut (''boot''), seperti perangkat penyimpanan diska kompak (''Compact Disk''/CD) atau dsika lepas (''flashdisk''/USB), dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak antivirus di luar sistem operasi yang diinstal, untuk menghilangkan infeksi saat tidak aktif. Diska antivirus yang dapat dibut dapat berguna saat, misalnya, sistem operasi yang dipasang (''install)'' tidak lagi dapat dibut atau memiliki perangkat perusak yang menolak semua upaya untuk dihapus oleh perangkat lunak antivirus yang diinstal. Contoh dari beberapa diska yang dapat dibut ini termasuk ''Bitdefender Rescue CD'', ''Kaspersky Rescue Disk 2018'', dan ''[[Windows Defender Offline]]'' (terintegrasi ke dalam [[Windows 10]] sejak [[Riwayat versi Windows 10 (versi 1607)|Pembaruan Ulang Tahun]]). Sebagian besar perangkat lunak penyelamat diska kompak (''Compact Disk''/CD) juga dapat dipasang pada perangkat penyimpanan diska lepas (''flashdisk''/USB, yang dapat dibut pada komputer yang lebih baru.
Sebuah diska (''disk'') penyelamat yang dapat dibut (''boot''), seperti perangkat penyimpanan diska kompak (''Compact Disk''/CD) atau dsika lepas (''flashdisk''/USB), dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak antivirus di luar sistem operasi yang diinstal, untuk menghilangkan infeksi saat tidak aktif. Diska antivirus yang dapat dibut dapat berguna saat, misalnya, sistem operasi yang dipasang (''install)'' tidak lagi dapat dibut atau memiliki perangkat perusak yang menolak semua upaya untuk dihapus oleh perangkat lunak antivirus yang diinstal. Contoh dari beberapa diska yang dapat dibut ini termasuk ''Bitdefender Rescue CD'',<ref>[https://www.bitdefender.com/support/how-to-create-a-bitdefender-rescue-cd-627.html How to create a Bitdefender Rescue CD]. ''Bitdefender''.</ref> ''Kaspersky Rescue Disk 2018'',<ref>[https://support.kaspersky.com/viruses/krd2018 Disinfect the operating system]. ''Kaspersky Lab''.</ref> dan ''[[Windows Defender Offline]]''<ref>[https://support.microsoft.com/en-my/help/17466/windows-defender-offline-help-protect-my-pc Help protect my PC with Windows Defender Offline]. ''Microsoft Corporation''.</ref> (terintegrasi ke dalam [[Windows 10]] sejak [[Riwayat versi Windows 10 (versi 1607)|Pembaruan Ulang Tahun]]). Sebagian besar perangkat lunak penyelamat diska kompak (''Compact Disk''/CD) juga dapat dipasang pada perangkat penyimpanan diska lepas (''flashdisk''/USB, yang dapat dibut pada komputer yang lebih baru.


== Penggunaan dan risiko ==
== Penggunaan dan risiko ==
Menurut survei FBI, bisnis-bisnis besar kehilangan $12 juta setiap tahun karena insiden virus. Sebuah survei oleh [[Symantec]] pada tahun 2009 menemukan bahwa sepertiga dari bisnis kecil hingga menengah tidak menggunakan perlindungan antivirus pada saat itu, sedangkan lebih dari 80% pengguna rumahan memasang sejenis antivirus. Menurut survei sosiologis yang dilakukan oleh [[G Data CyberDefense|G Data Software]] pada tahun 2010, 49% wanita tidak menggunakan program antivirus sama sekali.
Menurut survei FBI, bisnis-bisnis besar kehilangan $12 juta setiap tahun karena insiden virus.<ref>[http://www.chattanoogan.com/articles/article_100752.asp FBI estimates major companies lose $12m annually from viruses]. January 30, 2007.</ref> Sebuah survei oleh [[Symantec]] pada tahun 2009 menemukan bahwa sepertiga dari bisnis kecil hingga menengah tidak menggunakan perlindungan antivirus pada saat itu, sedangkan lebih dari 80% pengguna rumahan memasang sejenis antivirus.<ref>Kaiser, Michael. [http://www.staysafeonline.org/blog/small-and-medium-size-businesses-are-vulnerable Small and Medium Size Businesses are Vulnerable]. ''National Cyber Security Alliance''. April 17, 2009.</ref> Menurut survei sosiologis yang dilakukan oleh [[G Data CyberDefense|G Data Software]] pada tahun 2010, 49% wanita tidak menggunakan program antivirus sama sekali.<ref>[http://www.spamfighter.com/News-15048-Nearly-50-Women-Dont-Use-Anti-virus-Software.htm Nearly 50% Women Don’t Use Anti-virus Software] . Spamfighter.com (September 2, 2010). Retrieved on January 3, 2017.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Blibiografi ==
== Blibiografi ==
* <cite id="CITEREFSzor2005" class="citation">Szor, Peter (2005), ''The Art of Computer Virus Research and Defense'', [[Addison-Wesley]], [[International Standard Book Number|ISBN]]&nbsp;[[Istimewa:Sumber buku/978-0-321-30454-4|978-0-321-30454-4]]</cite>&nbsp;
* <cite id="CITEREFSzor2005" class="citation">Szor, Peter (2005), ''The Art of Computer Virus Research and Defense'', [[Addison-Wesley]], [[International Standard Book Number|ISBN]]&nbsp;[[Istimewa:Sumber buku/978-0-321-30454-4|978-0-321-30454-4]]</cite>&nbsp;


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 66: Baris 61:
*  [http://www.virustotal.com/ Virus Total, website untuk mengecek apakah sebuah file bervirus atau tidak dengan mengeceknya di puluhan antivirus yang ada]
*  [http://www.virustotal.com/ Virus Total, website untuk mengecek apakah sebuah file bervirus atau tidak dengan mengeceknya di puluhan antivirus yang ada]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perangkat+lunak+antivirus&oldid=28667684 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28667684 (2025-12-06T05:33:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perangkat+lunak+antivirus&oldid=28667684 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28667684 (2025-12-06T05:33:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 17.58

ClamTk 6.18.1 screenshot

Antivirus adalah program komputer yang digunakan untuk mencegah, mendeteksi, dan menghapus perangkat perusak (malware). Antivirus disebut juga perangkat lunak perlindungan virus. Program ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat pengintai, kit-akar (rootkit) dan perangkat perusak lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi dengan firewall untuk melindungi komputer dari serangan peretas dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke kotak masuk pengguna.

Cara kerja

Pada umumnya, cara kerja antivirus adalah:

  • Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan surel (email) secara massal terhadap daftar surel yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui surel), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka sering kali antivirus membuat alarm palsu atau "false alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai pemindaian heuristik. Teknologi pemindaian heuristik ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah berkas dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka berkas tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan berkas bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.

Metode identifikasi

Salah satu dari sedikit hasil teoretis yang solid dalam studi virus komputer adalah demonstrasi Frederick B.Cohen tahun 1987 bahwa tidak ada algoritma yang dapat dengan sempurna mendeteksi semua kemungkinan virus. Namun, dengan menggunakan lapisan pertahanan yang berbeda, tingkat deteksi yang baik dapat dicapai.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan mesin antivirus untuk mengidentifikasi perangkat perusak:

  • Deteksi sandbox: teknik deteksi berbasis perilaku tertentu, alih-alih mendeteksi sidik jari perilaku pada waktu proses, itu mengeksekusi program dalam lingkungan virtual, mencatat tindakan apa yang dilakukan program. Bergantung pada tindakan yang dicatat, mesin antivirus dapat menentukan apakah program tersebut berbahaya atau tidak.[1] Jika tidak, maka program dijalankan di lingkungan nyata. Meskipun teknik ini terbukti cukup efektif, mengingat berat dan lambatnya, teknik ini jarang digunakan dalam solusi antivirus pengguna-akhir.
  • Teknik penggalian data: salah satu pendekatan terbaru yang diterapkan dalam deteksi perangkat perusak. Penggalian data dan algoritma pemelajaran mesin digunakan untuk mencoba mengklasifikasikan perilaku file (sebagai berbahaya atau jinak) dengan serangkaian fitur file, yang diekstraksi dari file itu sendiri.[2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15]

Deteksi berbasis tanda tangan

Perangkat lunak antivirus tradisional sangat bergantung pada tanda tangan untuk mengidentifikasi perangkat perusak.[16]

Secara substansial, ketika perangkat perusak tiba di tangan perusahaan antivirus, perangkat perusak tersebut dianalisis oleh peneliti perangkat perusak atau oleh sistem analisis dinamis. Kemudian, setelah ditentukan sebagai perangkat perusak, tanda tangan yang tepat dari file tersebut diekstrak dan ditambahkan ke database tanda tangan perangkat lunak antivirus.[17]

Meskipun pendekatan berbasis tanda tangan dapat secara efektif menahan wabah perangkat perusak, penulis perangkat perusak telah mencoba untuk tetap selangkah lebih maju dari perangkat lunak tersebut dengan menulis "oligomorfik", "polimorfik" dan, baru-baru ini, virus "metamorf", yang mengenkripsi bagian dari diri mereka sendiri atau memodifikasi diri mereka sendiri sebagai metode penyamaran, agar tidak cocok dengan tanda tangan virus di kamus.

Deteksi rootkit

Perangkat lunak anti-virus dapat mencoba memindai rootkit. Sebuah rootkit adalah jenis perangkat perusak yang dirancang untuk mendapatkan kontrol tingkat administratif atas sistem komputer tanpa terdeteksi. Rootkit dapat mengubah cara fungsi sistem operasi dan dalam beberapa kasus dapat merusak program antivirus dan membuatnya tidak efektif. Rootkit juga sulit untuk dihapus, dalam beberapa kasus memerlukan penginstalan ulang lengkap dari sistem operasi.[18]

Perlindungan waktu nyata

Perlindungan waktu nyata, pemindaian saat mengakses, pelindung latar belakang, pelindung tetap, proteksi otomatis, dan sinonim lainnya mengacu pada perlindungan otomatis yang disediakan oleh sebagian besar antivirus, anti-perangkat pengintai, dan program anti-perangkat perusak lainnya. Ini memonitor sistem komputer untuk aktivitas mencurigakan seperti virus komputer, perangkat pengintai, perangkat lunak beriklan (adware), dan objek berbahaya lainnya secara waktu terkini (real-time), dengan kata lain saat data dimuat ke dalam memori aktif komputer: saat memasukkan diska kompak (CD), membuka email, atau menjelajahi laman/situs (web), atau saat dokumen/fail (file) yang sudah ada di komputer dibuka atau dijalankan.[19]

Solusi alternatif

Perangkat lunak antivirus yang berjalan di komputer individual adalah metode paling umum yang digunakan untuk melindungi dari perangkat perusak, tapi ini bukan satu-satunya solusi. Solusi lain juga dapat digunakan oleh pengguna, termasuk Unified Threat Management (UTM), perangkat keras dan tembok api jaringan, Antivirus berbasis cloud dan pemindai online.

Perangkat keras dan tembok api jaringan

Tembok api jaringan (firewall) berfungsi untuk mencegah program dan proses yang tidak dikenal mengakses sistem. Namun, mereka bukan sistem antivirus dan tidak berusaha mengidentifikasi atau menghapus apa pun.Mereka dapat melindungi dari infeksi dari luar komputer atau jaringan yang dilindungi, dan membatasi aktivitas perangkat lunak berbahaya yang ada dengan memblokir permintaan masuk atau keluar pada porta (port) TCP/IP tertentu. Sebuah tembok api dirancang untuk menangani ancaman sistem yang lebih luas yang berasal dari koneksi jaringan ke dalam sistem dan bukan merupakan alternatif dari sistem perlindungan virus.

Pemindaian online

Beberapa vendor antivirus memelihara situs/laman (web) dengan kemampuan pemindaian daring gratis untuk seluruh komputer, area kritis saja, diska, folder atau dokumen/fail lokal. Pemindaian daring (online) berkala adalah ide yang baik bagi mereka yang menjalankan aplikasi antivirus di komputer karena aplikasi tersebut sering lambat dalam menangkap ancaman. Salah satu hal pertama yang dilakukan perangkat lunak berbahaya dalam sebuah serangan adalah menonaktifkan perangkat lunak antivirus yang ada dan terkadang satu-satunya cara untuk mengetahui serangan adalah dengan beralih ke sumber daya daring yang tidak diinstal pada komputer yang terinfeksi.[20]

Perangkat Lunak Penghapus Virus

Alat penghapus virus tersedia untuk membantu menghilangkan infeksi membandel atau jenis infeksi tertentu. Contohnya termasuk Avast Free Antivirus,[21] AVG Antivirus,[22] dan Avira Antivirus.[23] Smadav Antivirus [24] Perlu juga dicatat bahwa terkadang perangkat lunak antivirus dapat memberikan hasil positif palsu, yang menunjukkan adanya infeksi pada suatu program atau fail (file), padahal sebenarnya tidak ada.[25]

Walaupun Anda sudah memasang antivirus yang dapat melindungi komputer Anda dari serangan virus, Anda sebagai pemilik komputer tetaplah waspada menjelajahi dunia maya. Tidak mengunduh perangkat lunak (Perangkat lunak) bajakan, Jangan Mengunjungi situs/laman (web) yang berbahaya, dsb..

Sebuah diska (disk) penyelamat yang dapat dibut (boot), seperti perangkat penyimpanan diska kompak (Compact Disk/CD) atau dsika lepas (flashdisk/USB), dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak antivirus di luar sistem operasi yang diinstal, untuk menghilangkan infeksi saat tidak aktif. Diska antivirus yang dapat dibut dapat berguna saat, misalnya, sistem operasi yang dipasang (install) tidak lagi dapat dibut atau memiliki perangkat perusak yang menolak semua upaya untuk dihapus oleh perangkat lunak antivirus yang diinstal. Contoh dari beberapa diska yang dapat dibut ini termasuk Bitdefender Rescue CD,[26] Kaspersky Rescue Disk 2018,[27] dan Windows Defender Offline[28] (terintegrasi ke dalam Windows 10 sejak Pembaruan Ulang Tahun). Sebagian besar perangkat lunak penyelamat diska kompak (Compact Disk/CD) juga dapat dipasang pada perangkat penyimpanan diska lepas (flashdisk/USB, yang dapat dibut pada komputer yang lebih baru.

Penggunaan dan risiko

Menurut survei FBI, bisnis-bisnis besar kehilangan $12 juta setiap tahun karena insiden virus.[29] Sebuah survei oleh Symantec pada tahun 2009 menemukan bahwa sepertiga dari bisnis kecil hingga menengah tidak menggunakan perlindungan antivirus pada saat itu, sedangkan lebih dari 80% pengguna rumahan memasang sejenis antivirus.[30] Menurut survei sosiologis yang dilakukan oleh G Data Software pada tahun 2010, 49% wanita tidak menggunakan program antivirus sama sekali.[31]

Blibiografi

Pranala luar

Referensi

  1. Sandboxing Protects Endpoints | Stay Ahead Of Zero Day Threats . Enterprise.comodo.com (June 20, 2014). Retrieved on 2017-01-03.
  2. Kiem, Hoang; Thuy, Nguyen Yhanh and Quang, Truong Minh Nhat (December 2004) "A Machine Learning Approach to Anti-virus System", Joint Workshop of Vietnamese Society of AI, SIGKBS-JSAI, ICS-IPSJ and IEICE-SIGAI on Active Mining ; Session 3: Artificial Intelligence, Vol. 67, pp. 61–65
  3. Data Mining Methods for Malware Detection. 2008. hlm. 15–. ISBN 978-0-549-88885-7.
  4. Dua, Sumeet. Data Mining and Machine Learning in Cybersecurity. CRC Press. April 19, 2016. hlm. 1–. ISBN 978-1-4398-3943-0.
  5. Ivan Firdausi. 2010 Second International Conference on Advances in Computing, Control, and Telecommunication Technologies. 2010. hlm. 201. doi:10.1109/ACT.2010.33. ISBN 978-1-4244-8746-2.
  6. Muazzam Siddiqui. Proceedings of the 46th Annual Southeast Regional Conference on XX – ACM-SE 46. 2008. hlm. 509. doi:10.1145/1593105.1593239. ISBN 9781605581057.
  7. P.S. Deng. IEEE 37th Annual 2003 International Carnahan Conference on Security Technology, 2003. Proceedings. 2003. hlm. 600. doi:10.1109/CCST.2003.1297626. ISBN 978-0-7803-7882-7.
  8. Dmitriy Komashinskiy. 2010 18th Euromicro Conference on Parallel, Distributed and Network-based Processing. 2010. hlm. 617. doi:10.1109/PDP.2010.30. ISBN 978-1-4244-5672-7.
  9. M.G. Schultz. Proceedings 2001 IEEE Symposium on Security and Privacy. S&P 2001. 2001. hlm. 38. doi:10.1109/SECPRI.2001.924286. ISBN 978-0-7695-1046-0.
  10. Yanfang Ye. Proceedings of the 13th ACM SIGKDD international conference on Knowledge discovery and data mining – KDD '07. 2007. hlm. 1043. doi:10.1145/1281192.1281308. ISBN 9781595936097.
  11. J. Zico Kolter. Learning to Detect and Classify Malicious Executables in the Wild. J. Mach. Learn. Res. December 1, 2006. Vol. 7. hlm. 2721–2744.
  12. S. Momina Tabish. Proceedings of the ACM SIGKDD Workshop on Cyber Security and Intelligence Informatics – CSI-KDD '09. 2009. hlm. 23. doi:10.1145/1599272.1599278. ISBN 9781605586694.
  13. Yanfang Ye. An intelligent PE-malware detection system based on association mining. Journal in Computer Virology. 2008. Vol. 4 (4). hlm. 323. doi:10.1007/s11416-008-0082-4.
  14. Ashkan Sami. Proceedings of the 2010 ACM Symposium on Applied Computing – SAC '10. 2010. hlm. 1020. doi:10.1145/1774088.1774303. ISBN 9781605586397.
  15. Asaf Shabtai. "Andromaly": A behavioral malware detection framework for android devices. Journal of Intelligent Information Systems. 2011. Vol. 38. hlm. 161. doi:10.1007/s10844-010-0148-x.
  16. Thomas Fox-Brewster. Netflix Is Dumping Anti-Virus, Presages Death Of An Industry. Forbes.
  17. Automatic Malware Signature Generation . (PDF) . Retrieved on January 3, 2017.
  18. Terminology – F-Secure Labs.
  19. Kaspersky Lab Technical Support Portal
  20. Krebs, Brian. Online Anti-Virus Scans: A Free Second Opinion. The Washington Post. March 9, 2007.
  21. Avast.com
  22. Avg.com
  23. Avira.com
  24. smadav.net
  25. How To Tell If a Virus Is Actually a False Positive. How To Geek.
  26. How to create a Bitdefender Rescue CD. Bitdefender.
  27. Disinfect the operating system. Kaspersky Lab.
  28. Help protect my PC with Windows Defender Offline. Microsoft Corporation.
  29. FBI estimates major companies lose $12m annually from viruses. January 30, 2007.
  30. Kaiser, Michael. Small and Medium Size Businesses are Vulnerable. National Cyber Security Alliance. April 17, 2009.
  31. Nearly 50% Women Don’t Use Anti-virus Software . Spamfighter.com (September 2, 2010). Retrieved on January 3, 2017.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28667684 (2025-12-06T05:33:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.