Bilangan Erdős: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28474099; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Erdosnumber.png|thumb|right|280px|Diagram sederhana untuk menjelaskan bilangan Erdős]] | |||
'''Bilangan Erdős''' adalah suatu satuan yang menunjukkan "jarak kolaborasi" seorang [[matematikawan]] terhadap [[Paul Erdős]], diukur dari jarak penulisan [[publikasi ilmiah]] bersama. Semakin kecil bilangan Erdős seseorang, semakin dekat rekam jejak [[kolaborasi]] penelitiannya terhadap Paul Erdős. Namun demikian, pada perkembangannya [[fenomena]] ini juga diperumum dalam konteks yang lebih luas, tidak hanya dalam disiplin [[ilmu]] [[matematika]] saja tetapi juga pada disiplin ilmu apapun. | '''Bilangan Erdős''' adalah suatu satuan yang menunjukkan "jarak kolaborasi" seorang [[matematikawan]] terhadap [[Paul Erdős]], diukur dari jarak penulisan [[publikasi ilmiah]] bersama. Semakin kecil bilangan Erdős seseorang, semakin dekat rekam jejak [[kolaborasi]] penelitiannya terhadap Paul Erdős. Namun demikian, pada perkembangannya [[fenomena]] ini juga diperumum dalam konteks yang lebih luas, tidak hanya dalam disiplin [[ilmu]] [[matematika]] saja tetapi juga pada disiplin ilmu apapun. | ||
| Baris 9: | Baris 11: | ||
== Orang Indonesia dengan Bilangan Erdős Rendah == | == Orang Indonesia dengan Bilangan Erdős Rendah == | ||
Setidaknya, [[Indonesia]] mempunyai tiga orang [[matematikawan]] dengan bilangan Erdős 2, yaitu Prof. Edy Tri Baskoro (Guru Besar [[ITB]] dalam Matematika Kombinatorika), Dr. [[Hilda Assiyatun]] (Dosen senior ITB), dan Prof. Slamin (Guru Besar Sistem Informasi [[Universitas Jember]]). Sampai saat ini, ketiga [[matematikawan]] tersebut termasuk 10 besar [[matematikawan]] yang berafiliasi di [[Indonesia]] dengan jumlah [[publikasi ilmiah]] terbanyak. | Setidaknya, [[Indonesia]] mempunyai tiga orang [[matematikawan]] dengan bilangan Erdős 2, yaitu Prof. Edy Tri Baskoro (Guru Besar [[ITB]] dalam Matematika Kombinatorika), Dr. [[Hilda Assiyatun]] (Dosen senior ITB), dan Prof. Slamin (Guru Besar Sistem Informasi [[Universitas Jember]]). Sampai saat ini, ketiga [[matematikawan]] tersebut termasuk 10 besar [[matematikawan]] yang berafiliasi di [[Indonesia]] dengan jumlah [[publikasi ilmiah]] terbanyak.<ref>http://personal.fmipa.itb.ac.id/hgunawan/2014/05/30/26-matematikawan-indonesia-dengan-publikasi-terbanyak/ Diakses 16 September 2015</ref> | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [Http://www.ams.org/mathscinet/freeTools.html?version=2 Mesin Pencari Jarak Kolaborasi yang disediakan secara gratis oleh Komunitas Matematika Amerika (American Mathematical Society)] | * [Http://www.ams.org/mathscinet/freeTools.html?version=2 Mesin Pencari Jarak Kolaborasi yang disediakan secara gratis oleh Komunitas Matematika Amerika (American Mathematical Society)] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bilangan+Erd%C5%91s&oldid=28474099 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28474099 (2025-11-14T04:06:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.02

Bilangan Erdős adalah suatu satuan yang menunjukkan "jarak kolaborasi" seorang matematikawan terhadap Paul Erdős, diukur dari jarak penulisan publikasi ilmiah bersama. Semakin kecil bilangan Erdős seseorang, semakin dekat rekam jejak kolaborasi penelitiannya terhadap Paul Erdős. Namun demikian, pada perkembangannya fenomena ini juga diperumum dalam konteks yang lebih luas, tidak hanya dalam disiplin ilmu matematika saja tetapi juga pada disiplin ilmu apapun.
Konsep ini dinamai atas nama matematikawan terkemuka berkebangsaan Hungaria, Paul Erdős. Sepanjang sejarah perkembangan penelitian, Paul Erdős merupakan matematikawan yang menghasilkan publikasi ilmiah terbanyak, yakni sekitar 1525 publikasi. Selain itu, Paul Erdős dikenal sebagai salah satu matematikawan yang sangat berpengaruh pada abad ke-20 dengan melakukan banyak sekali kolaborasi dengan ratusan matematikawan terkemuka di dunia. Alhasil, banyak para kolaborator Erdős yang kemudian menjadi orang-orang kunci dalam penelitian berbagai disiplin ilmu matematika.
Dalam perkembangannya, hal ini dianggap mampu menunjukkan fenomena jaringan dunia yang kecil. Ini berarti bahwa setiap orang di dunia ini dapat terhubung satu dengan yang lain hanya dalam 'jarak' yang sangat dekat. Dalam hal ini, jarak yang dimaksud merupakan jarak kolaborasi antar matematikawan. Ini terbukti melalui fakta bahwa ada banyak sekali matematikawan di dunia ini yang memiliki bilangan Erdős yang relatif rendah.
Deskripsi
Bilangan Erdős diberikan kepada setiap penulis publikasi ilmiah. Paul Erdős sendiri memiliki bilangan Erdős nol. Seseorang memiliki bilangan Erdős jika bilangan Erdős terkecil yang dimiliki semua kolaboratornya adalah . Ini berarti bahwa setiap kolaborator langsung dari Erdős memiliki bilangan Erdős 1 dan setiap kolaborator dari para kolaborator langsung ini (yang tidak pernah membuat publikasi bersama langsung dengan Erdős) memiliki bilangan Erdős 2. Sementara itu, setiap periset yang tidak pernah melakukan kolaborasi dengan seseorang lain yang memiliki bilangan Erdős berhingga, akan memiliki bilangan Erdős tak berhingga.
Orang Indonesia dengan Bilangan Erdős Rendah
Setidaknya, Indonesia mempunyai tiga orang matematikawan dengan bilangan Erdős 2, yaitu Prof. Edy Tri Baskoro (Guru Besar ITB dalam Matematika Kombinatorika), Dr. Hilda Assiyatun (Dosen senior ITB), dan Prof. Slamin (Guru Besar Sistem Informasi Universitas Jember). Sampai saat ini, ketiga matematikawan tersebut termasuk 10 besar matematikawan yang berafiliasi di Indonesia dengan jumlah publikasi ilmiah terbanyak.[1]
Pranala luar
Referensi
- ↑ http://personal.fmipa.itb.ac.id/hgunawan/2014/05/30/26-matematikawan-indonesia-dengan-publikasi-terbanyak/ Diakses 16 September 2015
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28474099 (2025-11-14T04:06:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.