Lompat ke isi

Kesebandingan (matematika): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27845067; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam matematika, dua variabel dikatakan '''sebanding''' atau berada dalam hubungan '''proporsionalitas'''/'''kesebandingan''', jika keduanya saling terkait melalui perkalian dengan sebuah konstanta atau tetapan. Misalnya, jika kedua variabel tersebut memiliki rasio yang tetap atau konstan, maka kedua variabel tersebut disebut sebanding atau berbanding lurus. Jika kedua variabel tersebut memiliki hasil kali yang tetap, maka disebut "berbanding terbalik". Nilai dari konstanta (rasio atau hasil kali) tersebut disebut '''koefisien proporsionalitas''' atau '''tetapan proporsionalitas'''.
[[File:Proportional_variables.svg|thumb|right|280px|Proportional variables]]
 
Dalam matematika, dua variabel dikatakan '''sebanding'''<ref>Meilantifa,Herfa M.D. Sewardini,Mega Teguh Budiarto,Janet T. Many. [https://books.google.com/books?id=DuRwDwAAQBAJ&pg=PA166 Geometri Datar]. Bahasa dan Sastra Arab, UIN Sunan Gunung Djati. ISBN 978-602-521-057-0.</ref> atau berada dalam hubungan '''proporsionalitas'''/'''kesebandingan''', jika keduanya saling terkait melalui perkalian dengan sebuah konstanta atau tetapan. Misalnya, jika kedua variabel tersebut memiliki rasio yang tetap atau konstan, maka kedua variabel tersebut disebut sebanding atau berbanding lurus. Jika kedua variabel tersebut memiliki hasil kali yang tetap, maka disebut "berbanding terbalik". Nilai dari konstanta (rasio atau hasil kali) tersebut disebut '''koefisien proporsionalitas''' atau '''tetapan proporsionalitas'''.


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


* Ya.B. Zeldovich, [[Isaak Yaglom|I.M. Yaglom]]: ''Higher math for Beginners''. pp. [https://books.google.de/books?id=dUB8BwAAQBAJ&pg=PA35 34-35]
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kesebandingan+%28matematika%29&oldid=27845067 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27845067 (2025-09-18T10:06:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
* Brian Burell: ''Merriam-Webster's Guide to Everyday Math: A Home and Business Reference''. Merriam-Webster, 1998, , pp. [https://books.google.de/books?id=XeaorGgYAXsC&pg=PA85 85-101]
* Lanius, Cynthia S.; Williams Susan E.: ''PROPORTIONALITY: A Unifying Theme for the Middle Grades.'' Mathematics Teaching in the Middle School 8.8 (2003), pp.&nbsp;392–96 ([https://www.jstor.org/stable/41181344 JSTOR])
* Seeley, Cathy; Schielack Jane F.: ''A Look at the Development of Ratios, Rates, and Proportionality.'' Mathematics Teaching in the Middle School, 13.3, 2007, pp.&nbsp;140–42 ([https://www.jstor.org/stable/41182513 JSTOR])
* Van Dooren, Wim; De Bock Dirk; Evers Marleen; Verschaffel Lieven: ''Students' Overuse of Proportionality on Missing-Value Problems: How Numbers May Change Solutions.'' Journal for Research in Mathematics Education, 40.2, 2009, pp.&nbsp;187–211 ([https://www.jstor.org/stable/40539331 JSTOR])
 
 
 
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kesebandingan+%28matematika%29&oldid=27845067 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27845067 (2025-09-18T10:06:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.03

Proportional variables

Dalam matematika, dua variabel dikatakan sebanding[1] atau berada dalam hubungan proporsionalitas/kesebandingan, jika keduanya saling terkait melalui perkalian dengan sebuah konstanta atau tetapan. Misalnya, jika kedua variabel tersebut memiliki rasio yang tetap atau konstan, maka kedua variabel tersebut disebut sebanding atau berbanding lurus. Jika kedua variabel tersebut memiliki hasil kali yang tetap, maka disebut "berbanding terbalik". Nilai dari konstanta (rasio atau hasil kali) tersebut disebut koefisien proporsionalitas atau tetapan proporsionalitas.

Referensi

  1. Meilantifa,Herfa M.D. Sewardini,Mega Teguh Budiarto,Janet T. Many. Geometri Datar. Bahasa dan Sastra Arab, UIN Sunan Gunung Djati. ISBN 978-602-521-057-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27845067 (2025-09-18T10:06:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.