Lapangan terurut: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29425849; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 17: | Baris 17: | ||
=== Kerucut positif === | === Kerucut positif === | ||
''Kerucut prepositif'' atau ''pra-pengurutan'' dari sebarang lapangan <math display="inline">F</math> adalah suatu [[subset]] <math display="inline">P \subseteq F</math> yang memenuhi sifat-sifat berikut: | ''Kerucut prepositif'' atau ''pra-pengurutan'' dari sebarang lapangan <math display="inline">F</math> adalah suatu [[subset]] <math display="inline">P \subseteq F</math> yang memenuhi sifat-sifat berikut:<ref>Lam (2005) p. 289</ref> | ||
* Untuk <math>x</math> dan <math>y</math> di <math>P,</math> elemen <math>x + y</math> dan <math>x \cdot y</math> berada di <math>P.</math> | * Untuk <math>x</math> dan <math>y</math> di <math>P,</math> elemen <math>x + y</math> dan <math>x \cdot y</math> berada di <math>P.</math> | ||
| Baris 25: | Baris 25: | ||
Suatu ''lapangan pra-terurut'' adalah lapangan yang dilengkapi dengan suatu pra-pengurutan <math>P.</math> Elemen-elemen tak-nol <math>P^*</math> membentuk suatu [[subgrup]] dari grup multiplikatif dari <math>F.</math> Jika, sebagai tambahan, himpunan <math display="inline">F</math> adalah gabungan dari <math>P</math> dan <math>- P,</math> subset <math>P</math> disebut sebagai suatu ''kerucut positif'' dari <math>F.</math> Elemen-elemen tak-nol di <math>P</math> disebut elemen ''positif'' dari <math>F.</math> Lapangan terurut adalah lapangan <math display="inline">F</math> yang dilengkapi kerucut positif <math>P.</math> | Suatu ''lapangan pra-terurut'' adalah lapangan yang dilengkapi dengan suatu pra-pengurutan <math>P.</math> Elemen-elemen tak-nol <math>P^*</math> membentuk suatu [[subgrup]] dari grup multiplikatif dari <math>F.</math> Jika, sebagai tambahan, himpunan <math display="inline">F</math> adalah gabungan dari <math>P</math> dan <math>- P,</math> subset <math>P</math> disebut sebagai suatu ''kerucut positif'' dari <math>F.</math> Elemen-elemen tak-nol di <math>P</math> disebut elemen ''positif'' dari <math>F.</math> Lapangan terurut adalah lapangan <math display="inline">F</math> yang dilengkapi kerucut positif <math>P.</math> | ||
Pra-pengurutan pada <math>F</math> adalah irisan dari kerucut-kerucut positif pada <math>F.</math> Kerucut positif adalah maksimal dari pra-pengurutan. | Pra-pengurutan pada <math>F</math> adalah irisan dari kerucut-kerucut positif pada <math>F.</math> Kerucut positif adalah maksimal dari pra-pengurutan.<ref>Lam (2005) p. 289</ref> | ||
=== Kesetaraan kedua definisi === | === Kesetaraan kedua definisi === | ||
| Baris 43: | Baris 43: | ||
== Sifat == | == Sifat == | ||
Untuk sebarang lapangan terurut <math display="inline">F</math> dan sebarang <math>a,b,c,d</math> di <math>F</math>, sifat-sifat ini berlaku untuk <math display="inline">F</math>: | Untuk sebarang lapangan terurut <math display="inline">F</math> dan sebarang <math>a,b,c,d</math> di <math>F</math>, sifat-sifat ini berlaku untuk <math display="inline">F</math>: | ||
| Baris 55: | Baris 53: | ||
* Penguadratan selalu non-negatif: <math>0\le a^2 </math>. Secara khusus, karena <math>1=1^2,</math> kita dapatkan <math>0\le 1.</math> Tapi <math>0\ne1,</math> sehingga kita simpulkan <math>0\le1.</math> | * Penguadratan selalu non-negatif: <math>0\le a^2 </math>. Secara khusus, karena <math>1=1^2,</math> kita dapatkan <math>0\le 1.</math> Tapi <math>0\ne1,</math> sehingga kita simpulkan <math>0\le1.</math> | ||
* Medan terurut memiliki [[Karakteristik (aljabar)|karakteristik]] 0. (Karena <math>1>0,</math>, maka <math>1 + 1 > 0,</math> dan <math>1 + 1 + 1 > 0,</math> dst., sehingga tidak ada jumlah terhingga dari <math>1</math> yang dapat bernilai <math>0</math>). Secara khusus, ini mengartikan [[lapangan hingga]] tidak dapat diurutkan. | * Medan terurut memiliki [[Karakteristik (aljabar)|karakteristik]] 0. (Karena <math>1>0,</math>, maka <math>1 + 1 > 0,</math> dan <math>1 + 1 + 1 > 0,</math> dst., sehingga tidak ada jumlah terhingga dari <math>1</math> yang dapat bernilai <math>0</math>). Secara khusus, ini mengartikan [[lapangan hingga]] tidak dapat diurutkan. | ||
* Setiap jumlah tak-trivial dari penguadratan bernilai tak-nol. Secara matematis, <math display="inline">\sum_{k=1}^n a_k^2 = 0 \; \Longrightarrow \; \forall k \; \colon a_k = 0 .</math> | * Setiap jumlah tak-trivial dari penguadratan bernilai tak-nol. Secara matematis, <math display="inline">\sum_{k=1}^n a_k^2 = 0 \; \Longrightarrow \; \forall k \; \colon a_k = 0 .</math><ref>Lam (2005) hlm. 41</ref><ref>Lam (2005) hlm. 232</ref> | ||
Semua sublapangan dari sebarang lapangan terurut <math>F</math> juga merupakan lapangan terurut (mewarisi pengurutan yang digunakan <math>F</math>). Sublapangan terkecil dari <math>F</math> [[Isomorfisme|isomorfik]] ke [[Bilangan rasional|rasional]] (sama seperti semua lapangan dengan karakteristik 0 lainnya), dan urutan pada sublapangan rasional ini akan sama dengan urutan pada bilangan rasional. Lapangan terurut <math>F</math> isomorfik ke lapangan bilangan real <math display="inline">\R</math> [[jika dan hanya jika]], setiap subset tak-kosong dari <math>F</math> dengan batas atas di <math>F</math> memiliki [[Infimum dan supremum|batas atas terkecil]] di <math>F</math>. | Semua sublapangan dari sebarang lapangan terurut <math>F</math> juga merupakan lapangan terurut (mewarisi pengurutan yang digunakan <math>F</math>). Sublapangan terkecil dari <math>F</math> [[Isomorfisme|isomorfik]] ke [[Bilangan rasional|rasional]] (sama seperti semua lapangan dengan karakteristik 0 lainnya), dan urutan pada sublapangan rasional ini akan sama dengan urutan pada bilangan rasional. Lapangan terurut <math>F</math> isomorfik ke lapangan bilangan real <math display="inline">\R</math> [[jika dan hanya jika]], setiap subset tak-kosong dari <math>F</math> dengan batas atas di <math>F</math> memiliki [[Infimum dan supremum|batas atas terkecil]] di <math>F</math>. | ||
Jika setiap elemen dari suatu lapangan terurut selalu terletak di antara dua elemen dari sublapangan rasionalnya, maka lapangan tersebut dikatakan bersifat [[Sifat Archimedes|Archimedes]]. Tapi jika tidak, lapangan bersifat non-Archimedes dan mengandung [[infinitesimal]]. Sebagai contoh, [[Bilangan riil|bilangan real]] membentuk suatu lapangan Archimedes, tetapi bilangan hiperreal tidak, karena sistem bilangan ini [[Perluasan lapangan|memperluas]] bilangan real dengan elemen-elemen yang lebih besar daripada semua [[bilangan asli]] standar. | Jika setiap elemen dari suatu lapangan terurut selalu terletak di antara dua elemen dari sublapangan rasionalnya, maka lapangan tersebut dikatakan bersifat [[Sifat Archimedes|Archimedes]]. Tapi jika tidak, lapangan bersifat non-Archimedes dan mengandung [[infinitesimal]]. Sebagai contoh, [[Bilangan riil|bilangan real]] membentuk suatu lapangan Archimedes, tetapi bilangan hiperreal tidak, karena sistem bilangan ini [[Perluasan lapangan|memperluas]] bilangan real dengan elemen-elemen yang lebih besar daripada semua [[bilangan asli]] standar.<ref>Bair, Jaques. [http://orbi.ulg.ac.be/bitstream/2268/13591/1/ImplicitDiff.pdf Implicit differentiation with microscopes]. University of Liège.</ref> | ||
=== Ruang vektor atas lapangan terurut === | === Ruang vektor atas lapangan terurut === | ||
[[Ruang vektor]] (khususnya ruang koordinat) atas suatu lapangan terurut memiliki beberapa sifat penting dan memiliki struktur yang khusus, yakni: [[Orientasi (ruang vektor)|orientasi]], [[Analisis konveks|kecembungan]], dan [[Ruang hasil-kali dalam|hasil-kali dalam]] yang definit-positif. | [[Ruang vektor]] (khususnya ruang koordinat) atas suatu lapangan terurut memiliki beberapa sifat penting dan memiliki struktur yang khusus, yakni: [[Orientasi (ruang vektor)|orientasi]], [[Analisis konveks|kecembungan]], dan [[Ruang hasil-kali dalam|hasil-kali dalam]] yang definit-positif. | ||
== Keterurutan lapangan == | == Keterurutan lapangan == | ||
Semua lapangan terurut merupakan lapangan real yang formal (''formally real field''), artinya, elemen 0 tidak dapat dituliskan sebagai jumlah dari kuadrat-kuadrat elemen tak-nol. Kebalikannya, semua lapangan real yang formal dapat dilengkapi dengan suatu urutan total (yang sesuai), yang mengubahnya menjadi lapangan terurut. Bukti hubungan ini memerlukan [[Lemma Zorn|lema Zorn]]. | Semua lapangan terurut merupakan lapangan real yang formal (''formally real field''), artinya, elemen 0 tidak dapat dituliskan sebagai jumlah dari kuadrat-kuadrat elemen tak-nol.<ref>Lam (2005) hlm. 41</ref><ref>Lam (2005) hlm. 232</ref> Kebalikannya, semua lapangan real yang formal dapat dilengkapi dengan suatu urutan total (yang sesuai), yang mengubahnya menjadi lapangan terurut. Bukti hubungan ini memerlukan [[Lemma Zorn|lema Zorn]].<ref>Lam (2005) p. 236</ref> | ||
[[Lapangan terhingga|Lapangan hingga]] dan secara umum lapangan dengan karakteristik positif, tidak dapat diubah menjadi lapangan terurut. Bilangan kompleks juga tidak dapat diubah menjadi lapangan terurut, karena <math display="inline">-1</math> adalah kuadrat dari unit imajiner <math>i</math>. Selain itu, [[bilangan p-adik]] tidak dapat diurutkan karena berdasarkan [[Lemma Hensel|lema Hensel]], <math>\Q_2</math> mengandung [[akar kuadrat]] dari <math display="inline">-7</math> sehingga <math display="inline">1^2+1^2+1^2+2^2+(\sqrt{-7})^2=0, </math> dan <math>\Q_p</math> dengan <math>p>2</math> mengandung akar kuadrat dari <math display="inline">1-p</math> sehingga <math display="inline">(p-1)\cdot1^2 + (\sqrt{1-p})^2 = 0.</math> | [[Lapangan terhingga|Lapangan hingga]] dan secara umum lapangan dengan karakteristik positif, tidak dapat diubah menjadi lapangan terurut. Bilangan kompleks juga tidak dapat diubah menjadi lapangan terurut, karena <math display="inline">-1</math> adalah kuadrat dari unit imajiner <math>i</math>. Selain itu, [[bilangan p-adik]] tidak dapat diurutkan karena berdasarkan [[Lemma Hensel|lema Hensel]], <math>\Q_2</math> mengandung [[akar kuadrat]] dari <math display="inline">-7</math> sehingga <math display="inline">1^2+1^2+1^2+2^2+(\sqrt{-7})^2=0, </math> dan <math>\Q_p</math> dengan <math>p>2</math> mengandung akar kuadrat dari <math display="inline">1-p</math> sehingga <math display="inline">(p-1)\cdot1^2 + (\sqrt{1-p})^2 = 0.</math> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Gelanggang terurut]] | * [[Gelanggang terurut]] | ||
* [[Ruang vektor terurut]] | * [[Ruang vektor terurut]] | ||
== Pustaka == | == Pustaka == | ||
* | |||
* | |||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lapangan+terurut&oldid=29425849 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29425849 (2026-07-06T13:59:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lapangan+terurut&oldid=29425849 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29425849 (2026-07-06T13:59:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.09
Dalam matematika, lapangan terurut atau medan terurut, adalah lapangan dengan urutan total pada elemen-elemennya dan sesuai dengan operasi-operasi pada lapangan tersebut. Contoh sederhana dari lapangan terurut adalah lapangan bilangan rasional dan bilangan real, masin-masing dengan pengurutan standar mereka.
Setiap sublapangan dari sebarang lapangan terurut juga merupakan suatu lapangan terurut dengan urutan yang sama. Setiap lapangan terurut mengandung suatu sublapangan terurut yang isomorfik ke (sistem) bilangan rasional. Setiap lapangan terurut lengkap-Dedekind isomorfik ke bilangan real. Kuadrat harus bernilai non-negatif dalam sebarang lapangan terurut. Hal ini mengartikan bilangan kompleks tidak dapat diurutkan, karena kuadrat dari unit imajiner adalah (yang bersifat negatif dalam sebarang lapangan terurut). Lapangan hingga tidak dapat diurutkan.
Dari aspek sejarah, aksiomatisasi lapangan terurut adalah proses abstraksi yang perlahan dari sistem bilangan real, oleh para matematikawan yang meliputi David Hilbert, Otto Hölder, dan Hans Hahn. Upaya ini akhirnya berkembang menjadi teorema Artin–Schreier untuk lapangan terurut dan lapangan real yang formal (formally real field).
Definisi
Ada dua definisi umum yang saling setara untuk lapangan terurut. Definisi menggunakan urutan total muncul pertama kali dalam sejarah, dan merupakan aksiomatisasi tingkat-pertama dari urutan sebagai predikat biner. Artin dan Schereier memberikan definisi menggunakan kerucut positif di tahun 1926, yang mengaksiomatisasi subkoleksi dari elemen-elemen non-negatif.
Urutan total
Sebarang lapangan dengan suatu urutan total pada disebut sebagai lapangan terurut jika pengurutan yang digunakan memenuhi sifat-sifat berikut untuk sebarang
- Jika maka dan
- Jika dan maka
Seperti biasa, notasi digunakan untuk merujuk dan . Notasi dan masing-masing mengartikan dan . Elemen-elemen dengan disebut positif.
Kerucut positif
Kerucut prepositif atau pra-pengurutan dari sebarang lapangan adalah suatu subset yang memenuhi sifat-sifat berikut:[1]
- Untuk dan di elemen dan berada di
- Jika maka Secara khusus, dan
- Elemen tidak ada di
Suatu lapangan pra-terurut adalah lapangan yang dilengkapi dengan suatu pra-pengurutan Elemen-elemen tak-nol membentuk suatu subgrup dari grup multiplikatif dari Jika, sebagai tambahan, himpunan adalah gabungan dari dan subset disebut sebagai suatu kerucut positif dari Elemen-elemen tak-nol di disebut elemen positif dari Lapangan terurut adalah lapangan yang dilengkapi kerucut positif
Pra-pengurutan pada adalah irisan dari kerucut-kerucut positif pada Kerucut positif adalah maksimal dari pra-pengurutan.[2]
Kesetaraan kedua definisi
Misalkan merupakan lapangan. Terdapat suatu bijeksi antara pengurutan lapangan dari dengan kerucut-kerucut positif dari
Dari definisi pertama, memiliki pengurutan , dan himpunan semua elemen membentuk suatu kerucut positif dari Kebalikannya, dari definisi kedua, memiliki kerucut positif , dan suatu pengurutan total pada dapat disusun dengan menetapkan untuk mengartikan Hal ini mengartikan memenuhi sifat-sifat dari definisi pertama.
Contoh
Beberapa contoh lapangan terurut antara lain:
- Lapangan bilangan rasional dengan pengurutan standarnya (yang juga merupakan satu-satunya pengurutan yang dimilikinya).
- Lapangan bilangan real dengan pengurutan standarnya (yang juga merupakan satu-satunya pengurutan yang dimilikinya).
- Sebarang sublapangan dari lapangan terurut; seperti bilangan aljabar dan bilangan terhitung real, merupakan lapangan terurut dengan membatasi pengurutan ke sublapangan tersebut.
- Lapangan fungsi rasional real dengan dan berupa polinomial dengan koefisien rasional dan , dapat dibuat menjadi lapangan terurut dengan menetapkan suatu bilangan transenden dan mendefinisikan jika dan hanya jika Cara tersebut setara dengan menyisipkan ke lewat dan membatasi pengurutan dari ke suatu pengurutan dari bayangan dari . Dalam gaya ini, kita dapat mendapatkan banyak pengurutan dari .
- Lapangan dari fungsi rasional , dengan dan berupa polinomal dengan koefisien real dan , dapat dibuat menjadi lapangan terurut dengan mendefinisikan untuk mengartikan , dengan dan masing-masing adalah koefisien terdepan dari polinomial dan . Cara lain yang setara: untuk setiap fungsi rasional kita memiliki jika dan hanya jika untuk semua yang cukup besar. Dalam lapangan terurut ini, polinomial lebih besar dari sebarang polinomial konstan, mengakibatkan lapangan terurut tidak bersifat Archimedes.
- Lapangan dari deret Laurent formal dengan koefisien real dan dianggap infitesimal dan positif.
Sifat
Untuk sebarang lapangan terurut dan sebarang di , sifat-sifat ini berlaku untuk :
- Antara atau
- Pertidaksamaan dapat "dijumlahkan": jika dan , maka .
- Pertidaksamaan dapat "dikalikan dengan elemen positif": jika dan , maka .
- "Mengalikan dengan elemen negatif akan membalik pertidaksamaan": jika dan , maka .
- Transitivitas dari pertidaksamaan: jika dan , maka .
- Jika dan , maka .
- Penguadratan selalu non-negatif: . Secara khusus, karena kita dapatkan Tapi sehingga kita simpulkan
- Medan terurut memiliki karakteristik 0. (Karena , maka dan dst., sehingga tidak ada jumlah terhingga dari yang dapat bernilai ). Secara khusus, ini mengartikan lapangan hingga tidak dapat diurutkan.
- Setiap jumlah tak-trivial dari penguadratan bernilai tak-nol. Secara matematis, [3][4]
Semua sublapangan dari sebarang lapangan terurut juga merupakan lapangan terurut (mewarisi pengurutan yang digunakan ). Sublapangan terkecil dari isomorfik ke rasional (sama seperti semua lapangan dengan karakteristik 0 lainnya), dan urutan pada sublapangan rasional ini akan sama dengan urutan pada bilangan rasional. Lapangan terurut isomorfik ke lapangan bilangan real jika dan hanya jika, setiap subset tak-kosong dari dengan batas atas di memiliki batas atas terkecil di .
Jika setiap elemen dari suatu lapangan terurut selalu terletak di antara dua elemen dari sublapangan rasionalnya, maka lapangan tersebut dikatakan bersifat Archimedes. Tapi jika tidak, lapangan bersifat non-Archimedes dan mengandung infinitesimal. Sebagai contoh, bilangan real membentuk suatu lapangan Archimedes, tetapi bilangan hiperreal tidak, karena sistem bilangan ini memperluas bilangan real dengan elemen-elemen yang lebih besar daripada semua bilangan asli standar.[5]
Ruang vektor atas lapangan terurut
Ruang vektor (khususnya ruang koordinat) atas suatu lapangan terurut memiliki beberapa sifat penting dan memiliki struktur yang khusus, yakni: orientasi, kecembungan, dan hasil-kali dalam yang definit-positif.
Keterurutan lapangan
Semua lapangan terurut merupakan lapangan real yang formal (formally real field), artinya, elemen 0 tidak dapat dituliskan sebagai jumlah dari kuadrat-kuadrat elemen tak-nol.[6][7] Kebalikannya, semua lapangan real yang formal dapat dilengkapi dengan suatu urutan total (yang sesuai), yang mengubahnya menjadi lapangan terurut. Bukti hubungan ini memerlukan lema Zorn.[8]
Lapangan hingga dan secara umum lapangan dengan karakteristik positif, tidak dapat diubah menjadi lapangan terurut. Bilangan kompleks juga tidak dapat diubah menjadi lapangan terurut, karena adalah kuadrat dari unit imajiner . Selain itu, bilangan p-adik tidak dapat diurutkan karena berdasarkan lema Hensel, mengandung akar kuadrat dari sehingga dan dengan mengandung akar kuadrat dari sehingga
Lihat pula
Pustaka
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29425849 (2026-07-06T13:59:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.