Titik tetap (matematika): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28088974; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Fixed_point_example.svg|thumb|right|280px|Suatu fungsi dengan tiga titik tetap (setidaknya yang tampak dalam grafik)]] | |||
Sebagai contoh, pada bidang, transformasi [[Pantulan|pencerminan]] memiliki titik tetap yaitu titik-titik sepanjang sumbu pencerminannya; perputaran memiliki titik tetap pada sumbu perputarannnya, pergeseran tidak memiliki titik tetap. Lagi, fungsi ''kebalikan <math display="inline">\frac{1}{x}</math>'' punya dua titik tetap, yakni <math>x=-1</math> dan <math>x=1</math>. | Dalam matematika, '''titik tetap''' (juga dikenal sebagai '''titik invarian'''<ref>Fitri Merry Yuliana, S.Pd, M.Si dkk. [https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/REFLEKSI-2014/konten4.html Refleksi]. ''Sumber Belajar Kemdikbud''. 2014.</ref>) adalah nilai yang tetap sama setelah suatu transformasi diperlakukan atas titik itu. Lebih tepatnya, titik tetap dari [[Fungsi (matematika)|fungsi]] yang didefinisikan dari suatu [[Himpunan (matematika)|himpunan]] ke dirinya sendiri adalah [[Elemen (matematika)|titik]] (anggota) pada himpunan tersebut yang [[Peta (matematika)|dipetakan]] ke dirinya sendiri,<ref>Dale Vanberg. ''Kalkulus''. Erlangga. 2017.</ref>. | ||
Sebagai contoh, pada bidang, transformasi [[Pantulan|pencerminan]] memiliki titik tetap yaitu titik-titik sepanjang sumbu pencerminannya; perputaran memiliki titik tetap pada sumbu perputarannnya, pergeseran tidak memiliki titik tetap.<ref>Patrick J. Ryan. [https://www.cambridge.org/core/books/euclidean-and-noneuclidean-geometry/21865E6D4AFFCCDE36118633A7114D24 Euclidean and Non-Euclidean Geometry: An Analytic Approach]. Cambridge University Press. 1986. doi:10.1017/cbo9780511806209. ISBN 978-0-521-27635-1.</ref> Lagi, fungsi ''kebalikan <math display="inline">\frac{1}{x}</math>'' punya dua titik tetap, yakni <math>x=-1</math> dan <math>x=1</math>. | |||
== Titik tetap suatu fungsi == | == Titik tetap suatu fungsi == | ||
Secara formal, misalkan <math>f(x)</math> suatu fungsi yang [[Ranah fungsi|daerah asalnya]] adalah suatu [[Himpunan (matematika)|himpunan]] <math>X</math>, atau [[himpunan bagian]] dari <math>X</math>, dan daerah sekawannya adalah <math>X</math> juga. ''Titik tetap'' fungsi <math>f(x)</math> adalah suatu [[Elemen (matematika)|titik]] (anggota) pada himpunan <math>X</math> yang [[Peta (matematika)|dipetakan]] ke dirinya sendiri, yakni <math>a\in X</math> sedemikian sehingga <math>f(a)=a</math>.<ref>Andrzej Granas. [http://link.springer.com/10.1007/978-0-387-21593-8 Fixed Point Theory]. Springer New York. 2003. doi:10.1007/978-0-387-21593-8. ISBN 978-1-4419-1805-5.</ref> | |||
Secara formal, misalkan <math>f(x)</math> suatu fungsi yang [[Ranah fungsi|daerah asalnya]] adalah suatu [[Himpunan (matematika)|himpunan]] <math>X</math>, atau [[himpunan bagian]] dari <math>X</math>, dan daerah sekawannya adalah <math>X</math> juga. ''Titik tetap'' fungsi <math>f(x)</math> adalah suatu [[Elemen (matematika)|titik]] (anggota) pada himpunan <math>X</math> yang [[Peta (matematika)|dipetakan]] ke dirinya sendiri, yakni <math>a\in X</math> sedemikian sehingga <math>f(a)=a</math>. | |||
Sebagai contoh, jika <math>f(x)</math> terdefinisi pada [[bilangan riil]] dengan<math display="block"> f(x) = x^2 - 3 x + 4,</math> | Sebagai contoh, jika <math>f(x)</math> terdefinisi pada [[bilangan riil]] dengan<math display="block"> f(x) = x^2 - 3 x + 4,</math> | ||
| Baris 15: | Baris 16: | ||
=== Iterasi titik tetap === | === Iterasi titik tetap === | ||
''Iterasi (lelaran<ref>Rinaldi Munir. ''Metode Numerik''. Informatika. 2015.</ref>) titik tetap'' adalah salah satu [[analisis numerik|metode numerik]] untuk mencari akar-akar suatu fungsi, dengan jalan mencari titik tetap fungsi tersebut. Metode ini disandarkan pada prinsip [[pemetaan kontraksi]]. Gagasannya, diberikan suatu fungsi <math>f</math> dengan domain dan kodomain yang sama, beserta titik <math>x_0</math> pada domain <math>f</math>, maka iterasi titik tetapnya ialah | |||
''Iterasi (lelaran) titik tetap'' adalah salah satu [[analisis numerik|metode numerik]] untuk mencari akar-akar suatu fungsi, dengan jalan mencari titik tetap fungsi tersebut. Metode ini disandarkan pada prinsip [[pemetaan kontraksi]]. Gagasannya, diberikan suatu fungsi <math>f</math> dengan domain dan kodomain yang sama, beserta titik <math>x_0</math> pada domain <math>f</math>, maka iterasi titik tetapnya ialah | |||
<math display="block">x_{n+1} = f(x_n), \, n = 0, 1, 2, \dots</math> | <math display="block">x_{n+1} = f(x_n), \, n = 0, 1, 2, \dots</math> | ||
| Baris 25: | Baris 25: | ||
== Titik tetap dari suatu tindakan grup == | == Titik tetap dari suatu tindakan grup == | ||
* diberikan grup ''G'' yang bertindak himpunan ''X'' dengan [[tindakan grup (matematika)|tindakan grup]] <math>\cdot</math> dari kiri. Elemen ''x'' di ''X'' disebut sebagai titik tetap dari ''g'' jika <math>g \cdot x = x</math>. | * diberikan grup ''G'' yang bertindak himpunan ''X'' dengan [[tindakan grup (matematika)|tindakan grup]] <math>\cdot</math> dari kiri. Elemen ''x'' di ''X'' disebut sebagai titik tetap dari ''g'' jika <math>g \cdot x = x</math>. | ||
| Baris 39: | Baris 38: | ||
== Teorema titik tetap == | == Teorema titik tetap == | ||
Teorema titik tetap adalah hasil yang menyatakan bahwa setidaknya terdapat satu titik tetap, dalam suatu kondisi tertentu.<ref>''Fixed Point Theory and Its Applications''. American Mathematical Society. 1988. ISBN 0-8218-5080-6.</ref> Beberapa penulis mengklaim bahwa hasil semacam ini adalah salah satu yang secara umum paling berguna dalam matematika.<ref>Dugundji, James. ''Fixed Point Theory''. Springer-Verlag. 2003. ISBN 0-387-00173-5.</ref> | |||
Teorema titik tetap adalah hasil yang menyatakan bahwa setidaknya terdapat satu titik tetap, dalam suatu kondisi tertentu. Beberapa penulis mengklaim bahwa hasil semacam ini adalah salah satu yang secara umum paling berguna dalam matematika. | |||
== Penerapan == | == Penerapan == | ||
Dalam banyak bidang, konsep [[titik kesetimbangan|Ekuilibrium]] atau [[teori stabilitas|stabilitas]] adalah konsep dasar yang bisa dijelaskan dengan konsep titik tetap. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut. | Dalam banyak bidang, konsep [[titik kesetimbangan|Ekuilibrium]] atau [[teori stabilitas|stabilitas]] adalah konsep dasar yang bisa dijelaskan dengan konsep titik tetap. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut. | ||
* dalam [[geometri proyektif]], titik tetap suatu [[homografi]] disebut sebagai '''titik ganda''' (). | * dalam [[geometri proyektif]], titik tetap suatu [[homografi]] disebut sebagai '''titik ganda''' ().<ref>H. S. M. Coxeter. ''Non-Euclidean Geometry''. University of Toronto Press. 1942. hlm. 36.</ref><ref>George Bruce Halsted. [https://archive.org/details/in.ernet.dli.2015.204227 Synthetic Projective Geometry]. 1906. hlm. [https://archive.org/details/in.ernet.dli.2015.204227/page/n32 27].</ref> | ||
* Dalam [[ilmu ekonomi]], [[kesetimbangan Nash]] dari [[teori permainan]] adalah titik tetap dari [[tanggapan terbaik|korespondensi tanggapan terbaik]] permainan tersebut. [[John Forbes Nash Jr.|John Nash]] mengeksploitasi [[teorema titik tetap Kakutani]] dalam seminal paper miliknya, yang membuatnya memenangkan hadiah nobel di bidang ekonomi. | * Dalam [[ilmu ekonomi]], [[kesetimbangan Nash]] dari [[teori permainan]] adalah titik tetap dari [[tanggapan terbaik|korespondensi tanggapan terbaik]] permainan tersebut. [[John Forbes Nash Jr.|John Nash]] mengeksploitasi [[teorema titik tetap Kakutani]] dalam seminal paper miliknya, yang membuatnya memenangkan hadiah nobel di bidang ekonomi. | ||
* [[Kompilator]] [[bahasa pemrograman]] menggunakan perhitungan titik tetap untuk analisis program, misalnya dalam [[analisis aliran data]], yang terkadang diperlukan untuk [[Optimisasi program|optimalisasi kode]]. Titik tetap juga merupakan konsep inti yang digunakan oleh program umum dalam metode analisis [[penafsiran abstrak]]. | * [[Kompilator]] [[bahasa pemrograman]] menggunakan perhitungan titik tetap untuk analisis program, misalnya dalam [[analisis aliran data]], yang terkadang diperlukan untuk [[Optimisasi program|optimalisasi kode]]. Titik tetap juga merupakan konsep inti yang digunakan oleh program umum dalam metode analisis [[penafsiran abstrak]].<ref>[https://www.di.ens.fr/~cousot/COUSOTpapers/POPL77.shtml P. Cousot & R. Cousot, Abstract interpretation: A unified lattice model for static analysis of programs by construction or approximation of fixpoints].</ref> | ||
* Vektor dari nilai-nilai [[PageRank]] dari semua [[laman web]] adalah titik tetap dari [[peta linier|transformasi linier]] yang diperoleh dari struktur pranala [[Waring Wera Wanua]]. | * Vektor dari nilai-nilai [[PageRank]] dari semua [[laman web]] adalah titik tetap dari [[peta linier|transformasi linier]] yang diperoleh dari struktur pranala [[Waring Wera Wanua]]. | ||
* Distribusi Stasioner suatu [[rantai Markov]] adalah titik tetap dari fungsi peluang transisi satu langkah. | * Distribusi Stasioner suatu [[rantai Markov]] adalah titik tetap dari fungsi peluang transisi satu langkah. | ||
| Baris 54: | Baris 51: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
*[[Siklus dan titik tetap]] suatu permutasi | *[[Siklus dan titik tetap]] suatu permutasi | ||
*[[Nilai_dan_vektor_eigen#Definisi_formal|Vektor eigen]] | *[[Nilai_dan_vektor_eigen#Definisi_formal|Vektor eigen]] | ||
| Baris 62: | Baris 58: | ||
*[[komposisi tak hingga dari fungsi analitik]] | *[[komposisi tak hingga dari fungsi analitik]] | ||
*[[Invarian (matematika)]] | *[[Invarian (matematika)]] | ||
== Catatan == | == Catatan == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://ijpam.eu/contents/2012-78-3/7/7.pdf Solusi Elegan untuk Menggambar Titik Tetap] (dalam [[Bahasa Inggris|bahasa inggris]]) | * [http://ijpam.eu/contents/2012-78-3/7/7.pdf Solusi Elegan untuk Menggambar Titik Tetap] (dalam [[Bahasa Inggris|bahasa inggris]]) | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titik+tetap+%28matematika%29&oldid=28088974 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28088974 (2025-10-17T23:57:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 04.00
Dalam matematika, titik tetap (juga dikenal sebagai titik invarian[1]) adalah nilai yang tetap sama setelah suatu transformasi diperlakukan atas titik itu. Lebih tepatnya, titik tetap dari fungsi yang didefinisikan dari suatu himpunan ke dirinya sendiri adalah titik (anggota) pada himpunan tersebut yang dipetakan ke dirinya sendiri,[2].
Sebagai contoh, pada bidang, transformasi pencerminan memiliki titik tetap yaitu titik-titik sepanjang sumbu pencerminannya; perputaran memiliki titik tetap pada sumbu perputarannnya, pergeseran tidak memiliki titik tetap.[3] Lagi, fungsi kebalikan punya dua titik tetap, yakni dan .
Titik tetap suatu fungsi
Secara formal, misalkan suatu fungsi yang daerah asalnya adalah suatu himpunan , atau himpunan bagian dari , dan daerah sekawannya adalah juga. Titik tetap fungsi adalah suatu titik (anggota) pada himpunan yang dipetakan ke dirinya sendiri, yakni sedemikian sehingga .[4]
Sebagai contoh, jika terdefinisi pada bilangan riil dengan maka 2 adalah titik tetap dari , karena .
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua fungsi punya titik tetap: misalnya, , tidak memiliki titik tetap, sebab tidak akan pernah sama dengan untuk setiap bilangan riil.
Secara grafik, jika suatu titik tetap fungsi maka titik berada pada garis , atau dengan kata lain, grafik fungsi berpotongan dengan garis di titik .
Iterasi titik tetap
Iterasi (lelaran[5]) titik tetap adalah salah satu metode numerik untuk mencari akar-akar suatu fungsi, dengan jalan mencari titik tetap fungsi tersebut. Metode ini disandarkan pada prinsip pemetaan kontraksi. Gagasannya, diberikan suatu fungsi dengan domain dan kodomain yang sama, beserta titik pada domain , maka iterasi titik tetapnya ialah
yang menghasilkan barisan dari penerapan fungsi teriterasi yang diharapkan akan konvergen ke suatu titik . Apabila kontinu, maka dapat dibuktikan kalau nilai yang telah diperoleh adalah titik tetap dari .
Titik-titik yang kembali ke nilai yang sama setelah suatu iterasi berhingga dari suatu fungsi disebut titik periodik. Titik tetap adalah titik periodik dengan periode sama dengan satu.
Titik tetap dari suatu tindakan grup
- diberikan grup G yang bertindak himpunan X dengan tindakan grup dari kiri. Elemen x di X disebut sebagai titik tetap dari g jika .
- Misalkan f adalah suatu automorfisme dari grup G. Maka, himpunan yang didefinisikan sebagai
- merupakan subgrup dari G, yang biasa dikenal sebagai Subgrup titik tetap
- Misalkan f adalah suatu automorfisme dari gelanggang R. Maka, himpunan yang didefinisikan sebagai
- merupakan subgelanggang dari R, yang biasa dikenal sebagai Subgelanggang titik tetap
- Dalam teori Galois, himpunan titik-titik tetap dari himpunan automorfisme lapangan adalah lapangan yang disebut medan tetap dari himpunan automorfisme.
Teorema titik tetap
Teorema titik tetap adalah hasil yang menyatakan bahwa setidaknya terdapat satu titik tetap, dalam suatu kondisi tertentu.[6] Beberapa penulis mengklaim bahwa hasil semacam ini adalah salah satu yang secara umum paling berguna dalam matematika.[7]
Penerapan
Dalam banyak bidang, konsep Ekuilibrium atau stabilitas adalah konsep dasar yang bisa dijelaskan dengan konsep titik tetap. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut.
- dalam geometri proyektif, titik tetap suatu homografi disebut sebagai titik ganda ().[8][9]
- Dalam ilmu ekonomi, kesetimbangan Nash dari teori permainan adalah titik tetap dari korespondensi tanggapan terbaik permainan tersebut. John Nash mengeksploitasi teorema titik tetap Kakutani dalam seminal paper miliknya, yang membuatnya memenangkan hadiah nobel di bidang ekonomi.
- Kompilator bahasa pemrograman menggunakan perhitungan titik tetap untuk analisis program, misalnya dalam analisis aliran data, yang terkadang diperlukan untuk optimalisasi kode. Titik tetap juga merupakan konsep inti yang digunakan oleh program umum dalam metode analisis penafsiran abstrak.[10]
- Vektor dari nilai-nilai PageRank dari semua laman web adalah titik tetap dari transformasi linier yang diperoleh dari struktur pranala Waring Wera Wanua.
- Distribusi Stasioner suatu rantai Markov adalah titik tetap dari fungsi peluang transisi satu langkah.
- Logikawan Saul Kripke menggunakan titik tetap dalam teori tentang kebenaran miliknya. Dia menunjukkan bagaimana seseorang dapat membuat predikat yang hanya benar sebagian (predikat yang tidak terdefinisi nilai kebenarannya, untuk tipe kalimat yang bermasalah, seperti "Kalimat ini tidaklah benar"), dengan mendefinisikan "kebenaran" secara rekursif, starting from the segment of a language that contains no occurrences of the word, and continuing until the process ceases to yield any newly well-defined sentences (proses ini memakan terhitung tak-berhingga langkah). That is, for a language B, misalkan B′ (dibaca "B-aksen") adalah language generated by adding to L, for each sentence S in B, the sentence "S is true." Titik tetap akan tercapai apabila B′ itu B; pada titik ini, kalimat seperti "Kalimat ini tidaklah benar" tetap tidak terdefinisi, sehingga, menurut Kripke, the theory is suitable for a natural language that contains its own truth predicate.
Lihat pula
- Siklus dan titik tetap suatu permutasi
- Vektor eigen
- Ekuilibrium
- Titik tetap pada transformasi Möbius
- Idempoten
- komposisi tak hingga dari fungsi analitik
- Invarian (matematika)
Catatan
Pranala luar
Referensi
- ↑ Fitri Merry Yuliana, S.Pd, M.Si dkk. Refleksi. Sumber Belajar Kemdikbud. 2014.
- ↑ Dale Vanberg. Kalkulus. Erlangga. 2017.
- ↑ Patrick J. Ryan. Euclidean and Non-Euclidean Geometry: An Analytic Approach. Cambridge University Press. 1986. doi:10.1017/cbo9780511806209. ISBN 978-0-521-27635-1.
- ↑ Andrzej Granas. Fixed Point Theory. Springer New York. 2003. doi:10.1007/978-0-387-21593-8. ISBN 978-1-4419-1805-5.
- ↑ Rinaldi Munir. Metode Numerik. Informatika. 2015.
- ↑ Fixed Point Theory and Its Applications. American Mathematical Society. 1988. ISBN 0-8218-5080-6.
- ↑ Dugundji, James. Fixed Point Theory. Springer-Verlag. 2003. ISBN 0-387-00173-5.
- ↑ H. S. M. Coxeter. Non-Euclidean Geometry. University of Toronto Press. 1942. hlm. 36.
- ↑ George Bruce Halsted. Synthetic Projective Geometry. 1906. hlm. 27.
- ↑ P. Cousot & R. Cousot, Abstract interpretation: A unified lattice model for static analysis of programs by construction or approximation of fixpoints.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28088974 (2025-10-17T23:57:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.