Lompat ke isi

Konsep: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27941804; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 58: Baris 58:


Referensi:
Referensi:
 
<ref>Jacobsen, D.A., Eggen, P., dan Kauchak, D. (2009). Methods for Teaching (Metode-Metode Pengajaran Meningkatkan belajar siswa TK-SMA) (Eds. 8). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsep&oldid=27941804 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27941804 (2025-10-09T00:04:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsep&oldid=27941804 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27941804 (2025-10-09T00:04:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi per 25 Agustus 2026 04.08

Konsep (serapan dari ) adalah abstrak, entitas mental yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas, kejadian atau hubungan. Istilah konsep berasal dari bahasa latin: conceptum, artinya: sesuatu yang dipahami. Aristoteles dalam "The classical theory of concepts" menyatakan bahwa konsep merupakan: penyusun utama dalam pembentukan pengetahuan ilmiah dan filsafat pemikiran manusia. Konsep merupakan abstraksi suatu ide, gagasan, imajinasi atau gambaran mental, yang dinyatakan dalam suatu kata atau simbol. Konsep dinyatakan juga sebagai unit pecahan dari pengetahuan yang dibangun dari banyak contoh klasifikasi karakter.

Banyak contoh pengertian konsep dikemukan oleh beberapa ahli. Konsep didefinisikan sebagai suatu arti yang memenuhi syarat sejumlah objek yang mempunyai ciri-ciri yang sama. Konsep diartikan juga sebagai suatu abstraksi dari ciri-ciri sesuatu yang mempermudah komunikasi antar manusia dan memungkinkan manusia untuk berpikir atau menghasilkan gagasan. Pengertian konsep yang lain adalah: sesuatu yang umum atau representasi intelektual yang abstrak dari situasi, objek atau peristiwa, suatu bentuk pikiran, suatu ide atau gambaran mental. Suatu konsep adalah elemen dari proposisi seperti kata adalah elemen dari kalimat. Konsep adalah abstrak di mana mereka menghilangkan perbedaan dari segala sesuatu dalam ekstensi, memperlakukan seolah-olah mereka identik. Konsep adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap ekstensinya.

Konsep adalah pembawa arti. Suatu konsep tunggal bisa dinyatakan dengan bahasa apa pun. Konsep bisa dinyatakan dengan 'Hund' dalam bahasa Jerman, 'chien' dalam bahasa Prancis, 'perro' dalam bahasa Spanyol.

Sayangnya,masih banyak manusia yang tidak mengetahui arti konsep sehingga sampai sekarang masih dipertanyakan.

Konsep adalah sesuatu yang memilki komponen, unsur, ciri-ciri yang dapat diberi nama.

Unsur-unsur

Konsep memiliki lima unsur, yaitu:

1. Nama

Konsep diwakili suatu kata tunggal yang merepresentasikan ide atau gagasan-gagasan.

Contoh: "rumah" mewakili bangunan untuk tempat tinggal.

2. Contoh-contoh Positif dan Negatif

Menganalisis dan membandingkan contoh-contoh positif dan contoh-contoh negatif beserta karakteristiknya.

Rumah Ibadat

Contoh positif: masjid, gereja, dan kuil. Contoh negatif: Gadang, Joglo.

3. Karakteristik Pokok

Karakteristik menciptakan aturan dan menentukan suatu contoh termasuk dalam kategori konsep atau bukan konsep.

Karakteristik pokok rumah yaitu mempunyai atap, dinding, dan lantai.

4. Rentangan Karakteristik

Suatu konsep berhubungan dengan konsep-konsep lainnya dan mempunyai rentangan karakteristik yang membatasi konsep tersebut, yaitu:

a. Superordinat

Yaitu konsep yang dihubungkan dengan konsep yang lebih luas. Contoh: konsep "tempat tinggal" adalah konsep Superordinat dari "rumah".

b. Koordinat

Yaitu konsep-konsep yang setara dan saling berkaitan satu dengan lainnya. Contoh: konsep "rumah kontrakan" setara dengan konsep "rumah dinas".

c. Subordinat

Kebalikan konsep Superordinat yaitu subkategori atau bagian kecil dari suatu konsep. Contoh: konsep "rumah" adalah bagian dari konsep "tempat tinggal".

5. Kaidah

Referensi: [1]

Referensi

  1. Jacobsen, D.A., Eggen, P., dan Kauchak, D. (2009). Methods for Teaching (Metode-Metode Pengajaran Meningkatkan belajar siswa TK-SMA) (Eds. 8). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27941804 (2025-10-09T00:04:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.