Lompat ke isi

Paradoks Zeno: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26738191; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 6: Baris 6:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [[Stanford Encyclopedia of Philosophy]]: "[http://plato.stanford.edu/archives/sum2004/entries/paradox-zeno/ Zeno's Paradoxes]"—by Nick Huggett.
* [[Stanford Encyclopedia of Philosophy]]: "[http://plato.stanford.edu/archives/sum2004/entries/paradox-zeno/ Zeno's Paradoxes]"—by Nick Huggett.
* Wilkins, Geoff, "[http://www.paradoxes.co.uk/ Some paradoxes - an anthology.] "
* Wilkins, Geoff, "[http://www.paradoxes.co.uk/ Some paradoxes - an anthology.] "
Baris 17: Baris 16:
* ''[http://demonstrations.wolfram.com/ZenosParadoxAchillesAndTheTortoise/ Zeno's Paradox: Achilles and the Tortoise]'' by Jon McLoone, [[The Wolfram Demonstrations Project]].
* ''[http://demonstrations.wolfram.com/ZenosParadoxAchillesAndTheTortoise/ Zeno's Paradox: Achilles and the Tortoise]'' by Jon McLoone, [[The Wolfram Demonstrations Project]].
* ''Zeno's paradoxes-wikinfo'' [http://www.wikinfo.org/index.php/Zeno's_paradoxes]
* ''Zeno's paradoxes-wikinfo'' [http://www.wikinfo.org/index.php/Zeno's_paradoxes]


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paradoks+Zeno&oldid=26738191 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26738191 (2025-01-05T02:47:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paradoks+Zeno&oldid=26738191 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26738191 (2025-01-05T02:47:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 04.09

Paradoks Zeno adalah sebuah paradoks yang terkenal dalam sejarah Yunani dan juga matematika. Perlombaan Achilles dan kura-kura ini salah satu dari 8 paradoks Zeno yang paling terkenal. Terkenal karena orang Yunani gagal menjelaskan paradoks ini. Walau sekarang terkesan tidak terlalu sulit, tetapi butuh waktu ribuan tahun sebelum matematikawan dapat menjelaskannya. Paradoks Achilles dan kura-kura kira-kira seperti ini:

Pelari tercepat (A) tidak akan bisa mendahului pelari yang lebih lambat (B). Hal ini terjadi karena A harus berada pada titik B mula-mula, sementara B sudah meninggalkan (berada di depan) titik tersebut.

Zeno menganalogikan paradoks ini dengan membayangkan lomba lari Achilles dan seekor kura-kura. Keduanya dianggap lari dengan kecepatan konstan dan kura-kura sudah tentu jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan Achilles yang merupakan ksatria perang. Untuk itu, si kura-kura diberi keuntungan dengan start awal di depan, katakanlah 100 meter. Ketika lomba sudah dimulai, Achilles akan mencapai titik 100 m (titik di mana kura-kura mula-mula). Namun, si kura ini juga pasti sudah melangkah maju, jauh lebih lambat memang, katakanlah dia baru melangkah 10 meter. Beberapa saat kemudian Achilles berada di titik 110 m, tetapi si kura lagi-lagi udah melangkah maju. Demikian seterusnya, setiap kali Achilles berada pada titik di mana kura-kura tadinya berada, si kura-kura sudah melangkah maju. Artinya, Achilles, secepat apa pun dia berlari tidak akan bisa mendahului kura-kura (selambat apa pun dia melangkah).

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26738191 (2025-01-05T02:47:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.