Lompat ke isi

Sistem koordinat silinder: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27891204; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sistem koordinat silinder''' adalah suatu [[sistem koordinat]] [[3 dimensi|3-dimensi]] di mana posisi suatu titik dapat ditentukan dengan parameter-parameter [[radius]](<math>r</math>), [[azimut]](<math>\theta</math>), dan jarak vertikal(<math>z</math>). Parameter radius adalah jarak titik terhadap suatu titik yang telah ditetapkan. Parameter azimut adalah arah relatif radius terhadap sumbu yang telah ditetapkan. Parameter jarak vertikal adalah jarak titik terhadap suatu bidang yang telah ditetapkan, sejajar dengan sumbu z sebagaimana pada [[Sistem koordinat Kartesius|sistem koordinat cartesius]]. Sistem koordinat silinder adalah perluasan dari [[sistem koordinat polar]]. Sistem koordinat ini berguna saat melakukan perhitungan pada benda padat yang simetris terhadap sumbunya/porosnya.
[[File:Cylindrical_coordinate.gif|thumb|right|280px|Cylindrical coordinate]]
 
'''Sistem koordinat silinder''' adalah suatu [[sistem koordinat]] [[3 dimensi|3-dimensi]] di mana posisi suatu titik dapat ditentukan dengan parameter-parameter [[radius]](<math>r</math>), [[azimut]](<math>\theta</math>), dan jarak vertikal(<math>z</math>). Parameter radius adalah jarak titik terhadap suatu titik yang telah ditetapkan. Parameter azimut adalah arah relatif radius terhadap sumbu yang telah ditetapkan. Parameter jarak vertikal adalah jarak titik terhadap suatu bidang yang telah ditetapkan, sejajar dengan sumbu z sebagaimana pada [[Sistem koordinat Kartesius|sistem koordinat cartesius]]. Sistem koordinat silinder adalah perluasan dari [[sistem koordinat polar]].<ref>Gilbert Strang. [https://opentextbc.ca/calculusv3openstax/chapter/cylindrical-and-spherical-coordinates/ Cylindrical and Spherical Coordinates]. 2016-03-30.</ref> Sistem koordinat ini berguna saat melakukan perhitungan pada benda padat yang simetris terhadap sumbunya/porosnya.<ref>Gilbert Strang. [https://ocw.mit.edu/resources/res-18-001-calculus-online-textbook-spring-2005/textbook/MITRES_18_001_strang143144.pdf Calculus]. Wellesley-Cambridge Press. 1991. hlm. 541. ISBN 9780961408824.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Sistem koordinat]]
* [[Sistem koordinat]]
* [[Sistem koordinat bola|Sistem koordinat Bola]]
* [[Sistem koordinat bola|Sistem koordinat Bola]]
Baris 12: Baris 13:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+koordinat+silinder&oldid=27891204 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27891204 (2025-09-27T05:04:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+koordinat+silinder&oldid=27891204 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27891204 (2025-09-27T05:04:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 08.56

Cylindrical coordinate

Sistem koordinat silinder adalah suatu sistem koordinat 3-dimensi di mana posisi suatu titik dapat ditentukan dengan parameter-parameter radius(r), azimut(θ), dan jarak vertikal(z). Parameter radius adalah jarak titik terhadap suatu titik yang telah ditetapkan. Parameter azimut adalah arah relatif radius terhadap sumbu yang telah ditetapkan. Parameter jarak vertikal adalah jarak titik terhadap suatu bidang yang telah ditetapkan, sejajar dengan sumbu z sebagaimana pada sistem koordinat cartesius. Sistem koordinat silinder adalah perluasan dari sistem koordinat polar.[1] Sistem koordinat ini berguna saat melakukan perhitungan pada benda padat yang simetris terhadap sumbunya/porosnya.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. Gilbert Strang. Cylindrical and Spherical Coordinates. 2016-03-30.
  2. Gilbert Strang. Calculus. Wellesley-Cambridge Press. 1991. hlm. 541. ISBN 9780961408824.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27891204 (2025-09-27T05:04:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.