Nilai p: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29160051; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[Uji hipotesis|pengujian hipotesis statistik]], '''nilai ''' atau '''nilai probabilitas''' atau '''signifikansi asimtotik''' adalah probabilitas untuk suatu model statistik di mana, apabila hipotesis nol benar, maka parameter (misalnya, perbedaan rata-rata sampel antara dua kelompok) akan sama dengan atau lebih besar daripada nilai yang sebenarnya. Penggunaan nilai p dalam pengujian hipotesis statistik sering kali digunakan dalam berbagai bidang penelitian seperti [[fisika]], [[Ilmu ekonomi|ekonomi]], [[keuangan]], [[ilmu politik]], [[psikologi]], [[biologi]], [[kriminologi]], dan [[sosiologi]]. | Dalam [[Uji hipotesis|pengujian hipotesis statistik]], '''nilai ''' atau '''nilai probabilitas''' atau '''signifikansi asimtotik''' adalah probabilitas untuk suatu model statistik di mana, apabila hipotesis nol benar, maka parameter (misalnya, perbedaan rata-rata sampel antara dua kelompok) akan sama dengan atau lebih besar daripada nilai yang sebenarnya.<ref>Ronald L. Wasserstein. [http://amstat.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00031305.2016.1154108?scroll=top&needAccess=true The ASA's Statement on p-Values: Context, Process, and Purpose]. ''The American Statistician''. 7 March 2016. Vol. 70 (2). hlm. 129–133. doi:10.1080/00031305.2016.1154108.</ref> Penggunaan nilai p dalam pengujian hipotesis statistik sering kali digunakan dalam berbagai bidang penelitian<ref>Bhaskar Bhattacharya. [http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1198/000313002146 Median of the p value under the alternative hypothesis]. ''The American Statistician''. American Statistical Association. 2002. Vol. 56 (3). hlm. 202–6. doi:10.1198/000313002146.</ref> seperti [[fisika]], [[Ilmu ekonomi|ekonomi]], [[keuangan]], [[ilmu politik]], [[psikologi]],<ref>R. Wetzels. ''Statistical Evidence in Experimental Psychology: An Empirical Comparison Using 855 t Tests''. ''Perspectives on Psychological Science''. 2011. Vol. 6 (3). hlm. 291–298. doi:10.1177/1745691611406923.</ref> [[biologi]], [[kriminologi]], dan [[sosiologi]].<ref>Babbie, E. (2007). The practice of social research 11th ed. Thomson Wadsworth: Belmont, California.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nilai+p&oldid=29160051 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29160051 (2026-04-24T12:09:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nilai+p&oldid=29160051 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29160051 (2026-04-24T12:09:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 08.58
Dalam pengujian hipotesis statistik, nilai atau nilai probabilitas atau signifikansi asimtotik adalah probabilitas untuk suatu model statistik di mana, apabila hipotesis nol benar, maka parameter (misalnya, perbedaan rata-rata sampel antara dua kelompok) akan sama dengan atau lebih besar daripada nilai yang sebenarnya.[1] Penggunaan nilai p dalam pengujian hipotesis statistik sering kali digunakan dalam berbagai bidang penelitian[2] seperti fisika, ekonomi, keuangan, ilmu politik, psikologi,[3] biologi, kriminologi, dan sosiologi.[4]
Referensi
- ↑ Ronald L. Wasserstein. The ASA's Statement on p-Values: Context, Process, and Purpose. The American Statistician. 7 March 2016. Vol. 70 (2). hlm. 129–133. doi:10.1080/00031305.2016.1154108.
- ↑ Bhaskar Bhattacharya. Median of the p value under the alternative hypothesis. The American Statistician. American Statistical Association. 2002. Vol. 56 (3). hlm. 202–6. doi:10.1198/000313002146.
- ↑ R. Wetzels. Statistical Evidence in Experimental Psychology: An Empirical Comparison Using 855 t Tests. Perspectives on Psychological Science. 2011. Vol. 6 (3). hlm. 291–298. doi:10.1177/1745691611406923.
- ↑ Babbie, E. (2007). The practice of social research 11th ed. Thomson Wadsworth: Belmont, California.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29160051 (2026-04-24T12:09:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.