Lompat ke isi

Barisenter

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 17.59 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Orbit1

Barisenter atau barisentrum ()[1] adalah pusat massa dari dua atau lebih objek yang mengorbit satu sama lain. Barisenter merupakan titik nyata yang diorbit oleh objek-objek tersebut yang bersifat dinamis (berubah-ubah), sehingga bukan merupakan objek fisik. Barisenter merupakan suatu konsep yang penting dalam berbagai bidang ilmu seperti astronomi dan astrofisika. Jarak dari pusat massa suatu benda ke barisenter dapat dihitung menggunakan model masalah dua benda (two-body problem).

Jika salah satu dari dua benda langit yang ada jauh lebih masif daripada benda yang lainnya dan kedua benda tersebut relatif berdekatan satu sama lain, barisenter kedua benda biasanya akan terletak di dalam objek yang lebih masif. Dalam kasus tersebut, benda yang lebih kecil massanya akan terlihat mengorbit benda yang lebih besar, sedangkan benda yang lebih besar terlihat sedikit "bergoyang" jika diamati pada titik barisenter tersebut. Model tersebut berlaku pada sistem Bumi–Bulan, yang barisenternya terletak sekitar dari pusat Bumi, yaitu sekitar 74% panjang radius Bumi yang berjumlah . Jika dua benda memiliki massa yang kurang lebih sama, barisenter kedua benda umumnya akan terletak di suatu titik di antara keduanya dan kedua benda akan terlihat mengelilingi titik itu. Model ini berlaku pada Pluto dan Charon (salah satu satelit alami Pluto) serta pada banyak sistem asteroid biner dan bintang biner. Jika benda yang massanya lebih kecil berada jauh, barisenter dapat berlokasi di luar benda yang massanya lebih besar. Model ini berlaku untuk Jupiter dan Matahari; meskipun Matahari memiliki massa seribu kali lebih besar dari Jupiter, tetapi barisenter mereka berada sedikit di luar Matahari karena jarak keduanya yang relatif besar.[2]

Dalam ilmu astronomi, koordinat barisentris adalah koordinat nonrotatif yang titik pangkalnya berada di barisenter dua benda atau lebih. Sistem Referensi Selestial Internasional (ICRS) adalah sistem koordinat barisentris yang berpusat pada barisenter Tata Surya.

Lihat juga

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Douglas W. MacDougal. Newton's Gravity: An Introductory Guide to the Mechanics of the Universe. Springer Science & Business Media. December 2012. hlm. 199. ISBN 978-1-4614-5444-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29301513 (2026-06-01T05:48:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.