Lompat ke isi

Bumi melebar

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 04.07 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Vom wachsenden Erdball

Bumi melebar atau Bumi bertumbuh adalah sebuah hipotesis yang menyatakan bahwa posisi dan pergerakan relatif benua setidaknya sebagian karena volume Bumi yang meningkat. Selain itu, pendinginan global geosifika menjadi hipotesis yang dapat menjelaskan pengerutan Bumi.

Meskipun hipotesis tersebut telah ada sejak lama, semenjak pengakuan tektonik lempeng pada 1970an, konsensus saintifik telah menolak teori pelebaran atau pengerutan Bumi.[1][2][3][4][5]

Catatan

Daftar pustaka

  • ; 1976: "The Expanding Earth", Developments in Geotectonics (10), Elsevier, ; digital edition 2013: ASIN B01E3II6VY.
  • ;1988: "Theories of the Earth and Universe: A History of Dogma in the Earth Sciences", Stanford University Press, .
  • ; 1993: Holmes' principles of physical geology, Chapman & Hall (4th ed.), .
  • ; 1990: The Solid Earth, an introduction to Global Geophysics, Cambridge University Press, .
  • ; 1999: Earth System History, W.H. Freeman & Co, .

Pranala luar

Sejarah

Kontemporer

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. Buis A. NASA Research Confirms it's a Small World, After All. 2011-08-16.
  5. Schmidt, P. W. and Clark, D. A. (1980), The response of palaeomagnetic data to Earth expansion, Geophysical Journal of the Royal Astronomical Society, 61: 95–100, 1980,

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23176119 (2023-03-27T00:24:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.