Lompat ke isi

Fluida superkritis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 09.10 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Fluida superkritis adalah fluida yang terbentuk pada suhu dan tekanan yang melebihi nilai titik termodinamika. Penerapan fluida superkritis yaitu pada pelarutan obat.[1] Fluida superkritis memiliki massa jenis yang tinggi, kekentalan yang rendah dan difusivitas termal menengah. Sifat ini ideal untuk dijadikan sebagai pelarut. Selain itu, hasil ekstraksi dengan fluida superkritis tidak menghasilkan sisa. Fluida superkritis dapat mengalami daur ulang dan memiliki kelarutan yang tinggi sehingga ramah lingkungan.[2]

Sifat

Bahan-bahan dari fluida superkritis mempunyai sifat di antara gas dan cairan sebagai berikut:[3]

Sifat dari berbagai pelarut fluida kritis
Pelarut Berat Molekul Suhu Kritis Tekanan Kritis Kepadatan Kritis
g/mol K MPa (atm) g/cm3
Karbon dioksida (CO2) 44.01 304.1 7.38 (72.8) 0.469
Air (H2O) 18.02 647.3 22.12 (218.3) 0.348
Metana (CH4) 16.04 190.4 4.60 (45.4) 0.162
Etana (C2H6) 30.07 305.3 4.87 (48.1) 0.203
Propana (C3H8) 44.09 369.8 4.25 (41.9) 0.217
Etilena (C2H4) 28.05 282.4 5.04 (49.7) 0.215
Propilena (C3H6) 42.08 364.9 4.60 (45.4) 0.232
Methanol (CH3OH) 32.04 512.6 8.09 (79.8) 0.272
Ethanol (C2H5OH) 46.07 513.9 6.14 (60.6) 0.276
Aseton (C3H6O) 58.08 508.1 4.70 (46.4) 0.278

Perbandingan fluida superkritis dengan gas dan cairan diketahui melalui nilai massa jenis, viskositas, dan difusivitas berikut:[4]

Perbandingan antara gas, cairan, dan fluida superkritis
Massa jenis (kg/m3) Viskositas (µPa∙s) Difusivitas (mm²/s)
Gas 1 10 1-10
Fluida superkritis 100-1000 50-100 0.01-0.1
Cairan 1000 500-1000 0.001

Daftar pustaka

Referensi

  1. Pramudhita, W.Y.P.A., dan Hendriani, R. Review: Teknik Peningkatan Kelarutan Obat. Farmaka. 2016. Vol. 14 (2). hlm. 294.
  2. Sondari, D., dan Puspitasari, E.D. Teknologi Ekstraksi Fluida Superkritis dan Maserasi pada Zingiber Officinalle Roscoe: Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Fitokimia. Jurnal Sains Materi Indonesia. Januari 2017. Vol. 18 (2). hlm. 75. doi:10.17146/jsmi.2017.18.2.4168.
  3. Reid, R.C., Prausnitz, J.M., dan Poling, B.E. The properties of gases and liquids. McGraw-Hil. 1987.
  4. Székely. Supercritical Fluid Extraction. Budapest University of Technology and Economics.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28006805 (2025-10-16T07:31:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.