Lompat ke isi

Generator magnetohidrodinamika

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 13.59 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Generator magnetohidrodinamika merupakan generator yang bekerja akibat adanya penggerak magnetohidrodinamika. Prinsip kerjanya didasarkan pada efek Faraday. Konduktor listriknya berupa plasma atau gas yang mengalami ionisasi. Bahan tersebut digerakkan dengan kecepatan tinggi melewati medan magnet yang kuat. Proses tersebut menimbulkan gaya gerak listrik di dalam generator magnetohidrodinamika. Ketika rangkaian listrik dalam keadaan tertutup maka akan terjadi pengaliran arus listrik. Tegangan listrik yang dihasilkan menggunakan rumus Efek Faraday yang memperhitungkan kecepatan plasma dan kuat medan magnet. Generator magnetohidrodinamika akan menghasilkan tegangan listrik jika posisi pergerakan plasma dan fluks magnetik tegak lurus. Pada posisi yang sejajar, tegangan listrik sama dengan nol. Kondisi ini menyebabkan generator magnetohidrodinamika hanya menghasilkan arus searah. Bagian dalamnya tidak memiliki rotor. Energi listrik langsung diperoleh dari pengubahan energi kinetik yang dihasilkan oleh plasma. Generator magnetohidrodinamika dapat diterapkan pada siklus tertutup maupun terbuka.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. Abdul Kadir. Pembangkit Tenaga Listrik Edisi Revisi. UI Press. 2010. hlm. 65-66. ISBN 979-456-168-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28009667 (2025-10-16T08:44:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.