Marina Mahathir

Marina binti Mahathir (kelahiran sekitar 1957)[1] adalah putri dan anak sulung dari mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Siti Hasmah Mohamad Ali. Ia lulus dari Universitas Sussex.
Kritiknya terhadap Islam
Pada tahun 2016 Marina mengecam penghancuran budaya dan tradisi Malaysia dengan apa yang dia pandang sebagai 'kolonialisme Arab'.[2] Pada Januari 2018, menyusul insiden viral tentang seorang pria Muslim yang menampar seorang wanita Muslim karena tidak mengenakan jilbab, Marina memperingatkan bahwa islamisasi Malaysia akan menghancurkan negara itu. Dia menyebut Islamisasi sebagai "bentuk penjajahan lain, sebuah konsep yang tidak pernah dikenal tanpa kekerasan".[3]
Kehidupan pribadi
Pada 7 Juni 1998, Marina menikahi Tara Sosrowardoyo, seorang fotografer Indonesia. Mereka memiliki dua putri dan satu putra.[4][5]
Pranala luar
- Rantings by MM - Personal Blog
- The Star Online: Columnists
- [1]"Mahathir's daughter makes her own mark
Referensi
- ↑ PASSAGE . Asiaweek (16 July 1999)
- ↑ AsiaOne News - Mahathir's daughter speaks out against 'Arab colonialism'.
- ↑ Islamisation will tear Malaysia apart, says Marina Mahathir. Today. 18 January 2018.
- ↑ PASSAGE . Asiaweek (16 July 1999)
- ↑ Tara Sosrowardoyo (b. 1953, New York City). artsasia.com.my
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28463206 (2025-11-13T14:05:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.