Lompat ke isi

Mayoritas bisu

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 14.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
This majority will not be silent (33259924943)

Mayoritas bisu atau mayoritas senyap () adalah sekelompok besar orang yang tak spesifik di sebuah negara atau kelompok yang tak mengekspresikan opini mereka secara terbuka.[1] Istilah tersebut dipopulerisasikan oleh Presiden Amerika Serikat Richard Nixon dalam sebuah pidato televisi pada 3 November 1969, dimana ia berkata, "Dan sehingga malam ini—untukmu, mayoritas bisu besar dari rekan-rekan Amerika saya—Aku mendorong dukunganmu."[2][3] Dalam pemakaian ini, istilah tersebut merujuk kepada orang-orang Amerika yang tak ikut serta dalam unjuk rasa menentang Perang Vietnam pada masa itu, yang tak ikut serta dalam kontra-budaya, dan yang tak ikut serta dalam pertemuan publik. Nixon, bersama dengan beberapa orang lainnya, memandang kelompok Amerika Tengah sebagai orang-orang yang dibayangi dalam media oleh minoritas yang lebih vokal.

Istilah ini telah digunakan setengah abad sebelum masa Nixon, tepatnya dalam kampanye Calvin Coolidge untuk pencalonan presiden tahun 1920. Sebelumnya, pada abad ke-19, frasa tersebut digunakan sebagai eufemisme untuk merujuk pada semua orang yang telah meninggal dunia; selain itu, istilah ini juga digunakan—baik sebelum maupun sesudah era Nixon—untuk menyebut kelompok pemilih di berbagai negara di dunia.

Makna awal

Eufemisme untuk orang yang telah meninggal

Istilah "mayoritas" atau "mayoritas yang diam" (*silent majority*) dapat ditelusuri kembali ke penulis Romawi, Petronius, yang menulis *abiit ad plures* (ia telah pergi bergabung dengan mayoritas) untuk menggambarkan orang yang telah meninggal, karena jumlah orang mati lebih banyak daripada orang yang masih hidup. (Pada tahun 2023, terdapat sekitar 14,6 orang mati untuk setiap orang yang masih hidup.) Frasa tersebut digunakan sepanjang sebagian besar abad ke-19 untuk merujuk pada orang yang telah meninggal. Ungkapan-ungkapan seperti "pergi ke dunia yang lebih baik", "pergi mendahului", dan "bergabung dengan mayoritas yang diam" berfungsi sebagai eufemisme untuk "meninggal dunia". Pada tahun 1902, Hakim Mahkamah Agung John Marshall Harlan menggunakan frasa dalam pengertian ini; dalam sebuah pidato, ia menyatakan bahwa "para panglima besar dari kedua belah pihak dalam Perang Saudara kita telah lama berpulang bergabung dengan mayoritas yang diam, meninggalkan kenangan akan keberanian mereka yang luar biasa."

Lihat pula

Bacaan tambahan

  • Browne, Junius Henri (1874). "The Silent Majority". Harper's Magazine, June to November
  • Campbell, Karlyn Kohrs. The Great Silent Majority: Nixon's 1969 Speech on Vietnamization (Texas A&M University Press; 2014) focus on the speech of November 3, 1969

Referensi

  1. "Silent majority" Cambridge Advanced Learner's Dictionary (1995), accessed 22/2/2011.
  2. Nixon's "Silent Majority" speech.
  3. Address to the Nation on the War in Vietnam. Miller Center of Public Affairs. November 3, 1969.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29644756 (2026-08-27T02:35:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.