Protanopi
Protanopi atau protanopia adalah kelainan pada mata di mana penderita secara spesifik tidak dapat membedakan warna merah dan hijau.[1][2] Hal tersebut dikarenakan penderita protanopi memiliki sel kerucut tipe L yang kurang sensitif dan mengalami dikromasi.[3] Protanopi merupakan kelainan yang diturunkan lewat gen resesif.[4][5]
Etimologi
Istilah protanopi berasal dari bahasa Yunani prṓtos yang berarti ‘pertama’, an yang berarti ‘tidak’, dan opsis yang berarti ‘melihat’.[6] Dari terjemahan tersebut, protanopi kemudian diartikan secara harafiah sebagai ‘tidak dapat melihat warna primer pertama’.[7]
Sebab
Protanopi disebabkan reseptor warna pada retina tidak sensitif dan biasanya bersamaan dengan kondisi dikromasi, yaitu kemampuan mata untuk hanya mampu menggabungkan dua spektrum warna.[8] Reseptor warna yang mengalami penurunan kinerja adalah sel kerucut tipe L yang memapukan mata membedakan warna merah dan hijau serta merah, jingga, kuning, cokelat dan ungu.[9] Selain itu, warna yang terlihat akan tampak kurang cerah dibandingkan dengan warna pada penglihatan normal.[10]
Protanopi dapat diturunkan lewat gen resesif X, sehingga jumlah pria yang mengidap protanopi lebih banyak daripada perempuan.[11][12] Hal tersebut dikarenakan perempuan memiliki dua kromosom X sementara pria memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y.[13][14]
Referensi
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28592844 (2025-11-21T19:42:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.