Lompat ke isi

Danau hipersalin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 18.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
ET Afar asv2018-01 img58 Dallol

Danau hipersalin adalah sebuah perairan yang terkurung oleh daratan dan memiliki konsentrasi sodium klorida atau garam yang signifikan. Tingkat salinitas di danau-danau hipersalin dapat melampaui air samudera yang memiliki salinitas 3.5%.[1] Akibat kandungan garam yang tinggi, air di danau-danau hipersalin mampu memberikan gaya apung yang besar.[2]

Danau hipersalin dapat ditemui di semua benua, terutama pada daerah-daerah yang kering.[3] Terdapat dua danau subglasial di Tudung Es Devon, Arktik yang tergolong sebagai danau hipersalin.[4] Sementara itu di Antarktika, terdapat beberapa perairan hipersalin besar, salah satunya Danau Vanda di Lembah Kering McMurdo yang memiliki salinitas hingga 35% (10 kali lebih asin daripada air laut pada umumnya).[5]

Perairan paling asin di dunia adalah Kolam Gaet'ale di Depresi Danakil, Afar, Etiopia. Air di Kolam Gaet'ae dapat memiliki salinitas hingga 43%, atau sekitar 12 kali lebih asin daripada air laut.[6] Perairan-perairan lain yang memiliki salinitas tinggi adalah Danau Assal di Djibouti yang memiliki salinitas hingga 34,8%,[7] Laut Mati dengan salinitas 34.2% pada tahun 2010, dan Danau Garam Besar di negara bagian Utah, AS dengan salinitas 5–27%. Laut Mati yang terletak di perbatasan antara Israel, Palestina, dan Yordania merupakan danau hipersalin yang paling terkenal sekaligus terdalam di dunia.[8] Danau Garam Besar di Utah memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar daripada Laut Mati, tetapi memiliki dasar yang lebih dangkal dan mengalami fluktuasi salinitas yang lebih besar. Salinitas paling tinggi yang pernah tercatat adalah 29% atau sekitar 8,28 kali salinitas air laut pada tahun 1963, ketika ketinggian muka air di danau ini mencapai titik terendahnya. Ketika tinggi muka air di Danau Garam Besar berada pada titik tertingginya, salinitas air danau akan menurun drastis hingga mencapai 6% atau hanya 1,7 kali lebih asin daripada air laut.[9]

Referensi

  1. Virginia I. Rich. Environmental Microbiology (Third Edition). Academic Press. 2015-01-01. hlm. 134. doi:10.1016/b978-0-12-394626-3.00006-5. ISBN 978-0-12-394626-3. Hypersaline environments have higher salinities than seawater (≈35‰) and may even be salt saturated.
  2. Chris Klein. Why you float better in salt water than in fresh water waves. Wave Pool Magazine - For your curiosity and stoke. 2019-12-23.
  3. Ulrich T. Hammer. Saline lake ecosystems of the world. Springer. 1986. ISBN 90-6193-535-0.
  4. Kyle Muzyka. Super salty lakes discovered in Canadian Arctic could provide window into life beyond Earth. CBC News. 11 April 2018.
  5. John C. Priscu. Photosynthate distribution by microplankton in permanently ice-covered Antarctic desert lakes1. Limnology and Oceanography. 1987. Vol. 32 (1). hlm. 260–270. doi:10.4319/lo.1987.32.1.0260. Anoxia, relatively warm water, and high salinity (> 10 times that of seawater in Lake Vanda)
  6. Eduardo Perez. Chemical Analysis of Gaet’ale, a Hypersaline Pond in Danakil Depression (Ethiopia): New Record for the Most Saline Water Body on Earth. Aquatic Geochemistry. April 2017. Vol. 23 (2). hlm. 109–117. doi:10.1007/s10498-017-9312-z.
  7. Earth's Landscape: An Encyclopedia of the World's Geographic Features [2 volumes]. ABC-CLIO. 2015. hlm. 9. ISBN 978-1-61069-446-9.
  8. Thorsten Stiehl. Molecular and isotopic characterization of lipids in cultured halophilic microorganisms from the Dead Sea and comparison with the sediment record of this hypersaline lake. Organic Geochemistry. 2005-09-01. Vol. 36 (9). hlm. 1242–1251. doi:10.1016/j.orggeochem.2005.05.002.
  9. Doyle W. Stephens. Changes in lake levels, salinity and the biological community of Great Salt Lake (Utah, USA), 1847–1987. Saline Lakes. Springer Netherlands. 1990. hlm. 140. doi:10.1007/978-94-009-0603-7_13. ISBN 978-94-009-0603-7. The brine has contained as much as 29 percent salt when the lake was at its historic low in 1963, but when the lake peaked in 1986, the salinity of the main southern part of the lake was about 6 percent.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22407456 (2022-12-21T13:28:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.