Lompat ke isi

Aliran superkritis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 18.03 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Hydraulic jump in sink

Aliran superkritis adalah salah satu klasifikasi aliran pada saluran terbuka yang kedalamannya kurang dari kedalaman kritis.[1] Hal ini disebabkan oleh kemiringan saluran yang lebih tinggi daripada kemiringan kritisnya.[2] Aliran superkritis juga dapat didefinisikan sebagai aliran yang kecepatan alirannya lebih dari kecepatan gelombang permukaan elementernya. Gelombang permukaan elementer adalah gelombang yang muncul akibat sebutir batu yang dijatuhkan ke air yang dangkal.[3]

Aliran superkritis cenderung didominasi oleh gaya inersia dibandingkan gaya gravitasi. Karakteristik aliran ini dapat dilihat dari alirannya yang cepat dan tidak stabil. Aliran superkritis dapat bertransisi ke aliran subkritis melalui fenomena lompatan hidraulik. Lompatan hidraulik ini menyebabkan banyak energi yang hilang serta dapat bersifat erosif bagi permukaan tanah di bawahnya.[4]

Aliran superkritis, bersama dengan aliran kritis dan aliran subkritis, bermanfaat untuk mendeskripsikan profil suatu aliran pada saluran terbuka untuk keperluan perencanaan irigasi dan drainase.

Representasi dalam persamaan

Suatu aliran dapat dikatakan sebagai aliran superkritis ketika bilangan Froude aliran tersebut lebih dari satu. Persamaan bilangan Froude merupakan penurunan dari persamaan energi spesifik. Energi spesifik dalam suatu penampang saluran adalah tinggi energi (energi per berat satuan air) pada sembarang penampang saluran yang diukur dari dasar saluran tersebut. Untuk saluran dengan kemiringan kecil dan koefisien koriolis (α) = 1, energi spesifiknya adalah:[5]

E=y+V22g dengan,

y = kedalaman saluran (m);

V = kecepatan aliran (m/s);

g = percepatan gravitasi bumi (m2/s).

Karena V=Q/A (persamaan debit aliran), persamaan di atas menjadi

E=y+Q22gA2

Aliran kritis adalah kondisi aliran saat energi spesifiknya dalam kondisi minimum untuk suatu debit tertentu.[6] Hal ini dapat dicapai dengan mendiferensiasikan persamaan di atas terhadap kedalaman, yakni yang bisa dirumuskan dengan rumusan sebagai berikut.

dEdy=1Q2gA2dAdy=1V2gAdAdy

Kondisi energi spesifik minimum terjadi ketika gradien pada kurva energi spesifik sama dengan nol (dE/dy=0):

dEdy=1V2gAdAdy=0

V2gAdAdy=1

Karena penurunan luas basah terhadap kedalaman adalah lebar puncak (dA/dy=T) dan kedalaman hidraulik didefinisikan sebagai rasio luas basah dengan lebar puncak (D=A/T), persamaan di atas menjadi:

V2TgA=1

V2gD=1

Persamaan di atas dikenal dengan sebutan bilangan Froude untuk aliran kritis.[7] Untuk aliran lainnya, bilangan Froude dirumuskan sebagai:

Fr=V2gD

Artinya,

  • Aliran kritis terjadi ketika Fr=1;
  • Aliran superkritis terjadi ketika Fr>1;
  • Aliran subkritis terjadi ketika Fr<1.[8]

Referensi

  1. Iowa Statewide Urban Design and Specifications. Iowa State University, Institute for Transportation. Iowa State University. 2022.
  2. Ven Te Chow. Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. 1959. hlm. 63. ISBN 9780070859067.
  3. Suhendra. Konsep Dasar dan Aplikasi Mekanika Fluida Bidang Teknik Mesin. Uwais Inspirasi Indonesia. 2019. hlm. 66. ISBN 9786232270756.
  4. Flow Profiles. FishXing.
  5. Ven Te Chow. Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. 1959. hlm. 42—43. ISBN 9780070859067.
  6. Ven Te Chow. Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. 1959. hlm. 42—43. ISBN 9780070859067.
  7. Ven Te Chow. Open-Channel Hydraulics. McGraw-Hill. 1959. hlm. 42—43. ISBN 9780070859067.
  8. Flow Profiles. FishXing.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26978983 (2025-02-28T11:44:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.