Lompat ke isi

Asam sikimat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 23.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Asam sikimat adalah senyawa dengan rumus kimia 3,4,5-trihidroksi-1-sikloheksen-1-karboksilat merupakan senyawa organik yang ditemukan secara alami dan berperan penting dalam lintasan biosintesis untuk menghasilkan lignin dan beragam alkaloid di tanaman dan mikroorganisme.[1] Senyawa ini juga merupakan intermediat metabolisme utama dalam lintasan sikimat, yang merupakan jalur umum untuk biosintesis berbagai senyawa aromatik.[2] Pada penerapannya, senyawa ini menjadi senyawa kiral yang vital dalam industri karena digunakan sebagai bahan utama dalam formulasi obat Oseltamivir fosfat atau lebih dikenal dengan merek Tamiflu yang digunakan dalam pengobatan penyakit flu babi atau flu burung.[3]

Referensi

  1. Priyanka Singh. Shikimic acid as intermediary model for the production of drugs effective against influenza virus. Elsevier. 2020. hlm. 245–256. doi:10.1016/b978-0-12-817890-4.00016-0. ISBN 978-0-12-817890-4.
  2. Naoki Sato. Metabolic Engineering of Shikimic Acid-Producing Corynebacterium glutamicum From Glucose and Cellobiose Retaining Its Phosphotransferase System Function and Pyruvate Kinase Activities. Frontiers in Bioengineering and Biotechnology. 2020-09-10. Vol. 8. doi:10.3389/fbioe.2020.569406.
  3. Garima Rawat. Expanding horizons of shikimic acid. Applied Microbiology and Biotechnology. 2013-05-01. Vol. 97 (10). hlm. 4277–4287. doi:10.1007/s00253-013-4840-y.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27980507 (2025-10-15T18:17:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.