Lompat ke isi

Bekisting

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 23.13 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Bekisting kolom yang digunakan sebagai cetakan sementara untuk membentuk dan menahan beton saat proses pengecoran kolom struktur bangunan

Bekisting atau kotak cetak adalah bahan yang digunakan sebagai cetakan pada struktur bangunan. Bahan baku pembuatan bekisting utamanya kayu, aluminium, dan baja. Masing-masing jenis bahan bekisting memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri.

Jenis

Bekisting kayu

Bekisting yang terbuat dari kayu umumnya digunakan pada pencetakan beton. Kayu yang digunakan berbentuk papan. Setelah beton tercetak pada bekisting yang dibangun, bekisting dibongkar. Pemakaian bekisting dari bahan kayu bersifat sekali pakai.[1] Sebelum pencetakan beton di dalam bekisting kayu, bekisting harus dicat menggunakan oli khusus. Penggunaan oli membuat bekisting dengan isi beton yang telah mengeras dan kuat dapat dibongkar dengan mudah.[2]

Bekisting aluminium

Pengerjaan bekisting berbahan aluminium secara garis besar terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama ialah pembuatan bekisting kolom. Kemudian tahap kedua ialah membuat bekisting dinding geser. Lalu tahap ketiga ialah membuat bekisting pelat dan balok.[3]

Bekisting baja

Keunggulan dari bekisting berbahan baja adalah dapat digunakan berulang kali. Perawatannya juga mudah dengan hasil cetakan yang baik. Pada pembuatan elemen struktur, bekisting baja bersifat lebih ekonomis. Kekurangan dari penggunaan bekisting baja ialah memerlukan biaya investasi awal yang mahal.[4]

Referensi

  1. Jack C. McCormac. Desain Beton Bertulang Jilid 2. Penerbit Erlangga. 2000. hlm. 265.
  2. Salmani. Metodologi Bekisting dan Perancah pada Pekerjaan Konstruksi Bangunan dan Sipil. Penerbit Deepublish. April 2019. hlm. 2. ISBN 978-623-209-328-7.
  3. Widiasanti, I., dkk. Metode Pelaksanaan Pekerjaan Bekisting Aluminium. Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Oktober 2020. hlm. 10. ISBN 978-602-1619-11-7.
  4. Putra, F. E., dan Megantara, Y. Teknologi Pracetak Sistem CL-CON: Upaya Mengejar Backlog Perumahan di Indonesia. Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. hlm. 20. ISBN 978-602-5489-37-2.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29332558 (2026-06-10T07:27:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.