Wasium
Wasium adalah nama yang disarankan untuk sebuah unsur kimia yang ditemukan oleh J. F. Bahr.[1][2] Nama ini diambil dari Wangsa Vasa, Wangsa Kerajaan Swedia.
Pada tahun 1862, Bahr menganalisis mineral ortit—alanit-(Y)—dari pulau Rönsholm di Norwegia dan menemukan sebuah oksida yang dia simpulkan mengandung sebuah unsur baru. Pada tahun-tahun berikutnya, diterbitkan beberapa artikel yang menjelaskan bahwa wasium oksida adalah campuran dari beberapa unsur lain.[3][4][5]
Menurut M. Bahr, wasium ada dalam ortit dari Norwegia dan Ytterby. Bahr juga mengatakan bahwa wasium ada di pulau Raenshohm.[6] Wasium diduga ditemukan dalam mineral wasit, yang merupakan salah satu bentuk alanit.[7]
Referensi
- ↑ Bahr, J. F. Ueber ein neues Metalloxyd. Annalen der Physik und Chemie. 1863. Vol. 195 (8). hlm. 572. doi:10.1002/andp.18631950804.
- ↑ Bahr, J. F. Ueber Wasiumoxyd, ein neues Metalloxyd. Journal für Praktische Chemie. 1864. Vol. 91 (1). hlm. 179. doi:10.1002/prac.18640910130.
- ↑ Delafontaine, M. Ueber das Wasium. Annalen der Chemie und Pharmacie. 1864. Vol. 131 (3). hlm. 368–372. doi:10.1002/jlac.18641310316.
- ↑ Notizen. Journal für Praktische Chemie. 1864. Vol. 91 (1). hlm. 316–320. doi:10.1002/prac.18640910151.
- ↑ Wasium. Archiv der Pharmazie. 1864. Vol. 170 (3). hlm. 254. doi:10.1002/ardp.18641700345.
- ↑ Samuel Joseph Mackie. The Geologist, Volume 7. 1864.
- ↑ Wasium. 1913.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26420703 (2024-10-14T13:56:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.