Lompat ke isi

ADAM7

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADAM7 (Disintegrin and metalloproteinase domain-containing protein 7; protein yang mengandung domain disintegrin dan metaloproteinase 7) adalah suatu protein yang dihasilkan dari ekspresi gen ADAM7 pada manusia. ADAM7 merupakan enzim dengan massa molekul sekitar 85 kDa yang termasuk dalam famili protein transmembran ADAM (A Disintegrin and Metalloproteinase). Anggota famili ini merupakan protein yang tertambat pada membran dan secara struktural berkerabat dengan disintegrin pada bisa ular. Protein-protein tersebut berperan dalam berbagai proses biologis yang melibatkan interaksi antarsel maupun interaksi antara sel dan matriks ekstraseluler, termasuk pembuahan, perkembangan otot, dan neurogenesis. ADAM7 berperan penting dalam pematangan spermatozoa pada mamalia. ADAM7 juga dikenal dengan beberapa nama lain, yaitu ADAM_7, ADAM-7, EAPI, GP-83, dan GP83.

Fungsi

Fungsi ADAM7 berkaitan erat dengan pematangan spermatozoa dan proses pembuahan. Spermatozoa tidak dapat bergerak hingga melewati epididimis, tempat spermatozoa berinteraksi dengan berbagai protein yang disekresikan oleh sel-sel epitel epididimis. Karena tidak memiliki aktivitas protease, ADAM7 diduga berperan dalam interaksi antarprotein dan proses adhesi sel, termasuk fusi antara spermatozoa dan sel telur. ADAM7 disekresikan oleh sel-sel epididimis dan kemudian dipindahkan ke permukaan spermatozoa yang sedang mengalami pematangan. Berdasarkan penelitian knockout gen pada tikus, jumlah ADAM7 yang disekresikan berhubungan langsung dengan kadar protein ADAM2 dan ADAM3. Pembentukan kompleks antara ADAM7, kalneksin (Calnexin), HSPA5, dan ITM2B diketahui berfungsi sebagai pendamping molekuler (molecular chaperone) setelah ADAM7 terintegrasi ke dalam membran spermatozoa. Selain itu, pembentukan kompleks dengan ITM2B meningkat selama proses kapasitasi spermatozoa, yang mengakibatkan perubahan konformasi pada ADAM7. Dengan demikian, ADAM7 memiliki peran penting dalam proses kapasitasi spermatozoa, meskipun mekanisme fungsinya hingga kini masih belum sepenuhnya dipahami.

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29526925 (2026-08-05T02:01:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.