Lompat ke isi

Dekontaminasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dekontaminasi ialah proses pembersihan suatu benda atau zat untuk menghilangkan zat pencemar seperti mikroorganisme atau bahan berbahaya, termasuk bahan kimia, zat radioaktif, dan penyakit berjangkit.

Tujuan dekontaminasi adalah untuk mencegah penyebaran mikroorganisme dan zat pencemar berbahaya lainnya[1] yang dapat mengancam kesehatan manusia atau hewan, atau merusak lingkungan.

Dekontaminasi paling sering digunakan dalam lingkungan pengobatan, termasuk kedokteran gigi, pembedahan, dan ilmu kedokteran hewan, dalam proses penyediaan makanan, ilmu lingkungan,[2] dan ilmu forensik.[3]

Metode

Metode dekontaminasi meliputi:[4]

Berbagai metode dekontaminasi dapat digunakan, termasuk proses fisik seperti penyulingan, dan pencucian kimiawi seperti alkohol dan detergen.

Lihat pula

Referensi

  1. Royal Cornwall Hospitals NHS Trust: Decontamination Policy April 2012 . Diaksea 16 Agustus 2013
  2. "Water Decontamination", in McGraw Hill Yearbook of Science and Technology 2004, p 372.
  3. Els Jehaes. Evaluation of a decontamination protocol for hair shafts before mtDNA sequencing. Forensic Science International. 1998. Vol. 94 (1–2). hlm. 65–71. doi:10.1016/S0379-0738(98)00052-8.
  4. Health & Safety Executive: Methods of decontamination. Diakses 16 Agustus 2013

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27997867 (2025-10-16T03:28:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.