Lompat ke isi

Asam lemak omega−6

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Asam lemak omega−6 adalah keluarga asam lemak tak jenuh ganda yang memiliki kesamaan ikatan rangkap karbon-karbon akhir pada posisi n-6, yaitu ikatan keenam, dihitung dari ujung metil.[1]

Asam linoleat (18:2, n−6), asam lemak omega-6 berantai terpendek dikategorikan sebagai asam lemak esensial karena tubuh manusia tidak dapat mensintesisnya. Sel mamalia kekurangan enzim omega-3 desaturase dan karenanya tidak dapat mengubah asam lemak omega-6 menjadi asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 dan omega-6 yang terkait erat bertindak sebagai substrat yang bersaing untuk enzim yang sama. Ini menguraikan pentingnya proporsi asam lemak omega-3 sampai omega-6 dalam makanan.[2]

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Ching Kuang Chow. Fatty Acids in Foods and Their Health Implications. Routledge Publishing. 2001.
  2. Doug Bibus. Balancing proportions of competing omega-3 and omega-6 highly unsaturated fatty acids (HUFA) in tissue lipids. Prostaglandins Leukot. Essent. Fatty Acids. April 18, 2015. Vol. 99. hlm. 19–23. doi:10.1016/j.plefa.2015.04.005.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29595882 (2026-08-18T12:01:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.