Lompat ke isi

Krisis Ukraina

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 23.10 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Russo-Ukrainian War Flag

Krisis berkepanjangan di Ukraina dimulai pada tanggal 21 November 2013, ketika presiden saat itu, Viktor Yanukovych menangguhkan persiapan untuk pelaksanaan perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa. Keputusan ini mengakibatkan protes massal oleh para pendukungnya, yang dikenal dengan nama "Euromaidan". Setelah berbulan-bulan protes tersebut, Yanukovych digulingkan oleh pengunjuk rasa pada tanggal 22 Februari 2014, ketika ia melarikan diri dari ibu kota Ukraina, Kiev. Setelah penggulingannya, kerusuhan menyelimuti sebagian besar timur Russophone dan selatan wilayah Ukraina, yang merupakan basis sebagian besar dukungannya.

Euromaidan dan revolusi

Ukraina dicekam kerusuhan ketika Presiden Viktor Yanukovych menolak menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa pada tanggal 21 November 2013.[1] Gerakan politik terorganisir yang dikenal sebagai "Euromaidan" menuntut hubungan yang lebih erat dengan Uni Eropa dan lengsernya Yanukovych.[2] Gerakan ini akhirnya berhasil, mencapai puncaknya dalam revolusi Februari 2014, yang menyingkirkan Yanukovych dan pemerintahnya.[3]

Kerusuhan pascarevolusi

Dimulai tanggal 26 Februari 2014, orang-orang bersenjata pro-Rusia secara bertahap mulai mengambil alih semenanjung, memprovokasi protes.[4] Rusia awalnya mengatakan bahwa militan berseragam, disebut "pria hijau kecil" di Ukraina, merupakan "pasukan bela diri lokal".[5]

Referensi

  1. A Ukraine City Spins Beyond the Government's Reach. The New York Times. 15 February 2014.
  2. Balmforth, Richard. Kiev protesters gather, EU dangles aid promise. 12 December 2013.
  3. Ukraine Opposition Vows To Continue Struggle After Yanukovych Offer. Radio Free Europe/Radio Liberty. 25 January 2014.
  4. Gunmen Seize Government Buildings in Crimea. The New York Times. 27 February 2014.
  5. A Look Back At How The Ukraine Crisis Erupted And What To Expect In 2015. Forbes. 13 December 2014.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28034874 (2025-10-16T21:12:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.