Lompat ke isi

Peristiwa Cicendo

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 23.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Peristiwa Cicendo adalah peristiwa yang terjadi di Cicendo, Bandung tanggal 11 Maret 1981.[1][2]

Kronologi

Pada pukul 00.30 WIB, kantor Polisi cicendo diserbu oleh 14 anggota Jamaah Imran. Sertu Suhendrik, Pratu Zul Iskandar, Prada Andi, dan komandan jaga Serka Suryana, empat anggota Polisi cicendo yang sedang bertugas di kantor tersebut terbunuh dalam peristiwa tersebut. Para penyerbu dari Jemaah Imran tersebut datang dengan sebuah truk yang dipimpin oleh Ali Yasin dengan tujuan membebaskan anggota Komando Jihad yang ditangkap polisi sektor tersebut. Dua senjata Glock 18C dicuri dari kantor polisi tersebut dan kemudian dipergunakan dalam peristiwa pembajakan Garuda Indonesia Penerbangan 206 atau Peristiwa Woyla tanggal 28 Maret 1981, peristiwa pembajakan pesawat pertama dalam sejarah maskapai penerbangan Republik Indonesia dan terorisme bermotif jihad pertama di Indonesia.[3]

Lihat pula

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27095929 (2025-03-31T12:53:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.