Lompat ke isi

Metomil

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 04.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
(Z)-Methomyl formula structural

Metomil adalah insektisida karbamat yang digunakan untuk membunuh serangga dan hama. Metomil sangat beracun bagi manusia, hewan, dan satwa liar. Sifat-sifat Metomil Berbentuk kristal putih, Berbau belerang, Larut dalam air, Sangat beracun bagi mamalia, Penghambat kolinesterase.[1][2][3][4][5][6][7]

Penggunaan Metomil

  • Mengendalikan hama serangga pada tanaman sayur, buah, dan ladang
  • Mengendalikan hama serangga pada tembakau, kapas, dan tanaman hias komersial
  • Mengendalikan hama serangga di dalam dan di sekitar kandang unggas dan peternakan sapi perah
  • Sebagai umpan lalat
  • Sebagai akarisida untuk mengendalikan kutu dan laba-laba

Methomyl adalah insektisida berspektrum luas yang digunakan untuk membunuh hama serangga. Methomyl terdaftar untuk penggunaan komersial/profesional dalam kondisi tertentu di lokasi termasuk ladang, sayuran, dan tanaman kebun; lahan gambut (hanya lahan berumput); tempat tinggal ternak ; tempat usaha; dan tempat pembuangan sampah. Produk yang mengandung 1% Methomyl tersedia untuk masyarakat umum untuk dijual eceran, tetapi formulasi yang lebih kuat diklasifikasikan sebagai pestisida dengan penggunaan terbatas: tidak terdaftar untuk penggunaan rumah tangga atau nonprofesional. Namun, Heliothis virescens mengembangkan resistensi terhadap methomyl dalam waktu 5 tahun. Spesies lain seperti Helicoverpa assulta juga mengembangkan resistensi setelah terpapar.

Lihat pula

Referensi

  1. Methomyl at Extension Toxicology Network
  2. EU pesticides database.
  3. Conservation Warden Warns: Fly bait to control wild animals – illegal and a bad idea (Wisconsin Department of Natural Resources)
  4. Farm stores promoted poisoning raccoons, state chemist says.
  5. EPA R.E.D. FACTS - Methomyl. December 1998.
  6. Carlos Blanco. Heliothis virescens and Bt cotton in the United States. GM Crops & Food: Biotechnology in Agriculture and the Food Chain. 2012. Vol. 3 (3). hlm. 201–212. doi:10.4161/gmcr.21439.
  7. Kai-Yun Wang. Influence of three diets on susceptibility of selected insecticides and activities of detoxification esterases of Helicoverpa assulta (Lepidoptera: Noctuidae). Pesticide Biochemistry and Physiology. 2010-01-01. Vol. 96 (1). hlm. 51–55. doi:10.1016/j.pestbp.2009.09.003.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29011893 (2026-03-05T15:04:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.