Lompat ke isi

Vanadium(III) oksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 14.05 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Kristallstruktur Aluminiumoxid

Vanadium(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia V2O3. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna hitam yang dibuat dengan mereduksi V2O5 dengan hidrogen atau karbon monoksida.[1][2] Senyawa ini merupakan oksida basa yang larut dalam asam menghasilkan larutan kompleks vanadium(III).[3] V2O3 memiliki struktur korundum.[4] Senyawa ini bersifat antiferomagnetik dengan suhu kritis 160 K. Di bawah suhu tersebut, terjadi perubahan konduktivitas secara tiba-tiba dari logam menjadi insulasi.[5] Hal ini juga mengubah struktur kristalnya menjadi grup ruang monoklinik: C2/c.[6]

Setelah terpapar udara, senyawa ini secara bertahap akan berubah menjadi V2O4 yang berwarna nila kebiruan.[7]

Di alam, senyawa ini ditemukan sebagai mineral langka karelianit.[8]

Referensi

  1. Handbook of Preparative Inorganic Chemistry, 2nd Ed. Disunting oleh G. Brauer, Academic Press, 1963, NY. Vol. 1. hlm. 1267.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  5. E.M. Page, S.A.Wass (1994), Vanadium: Inorganic and Coordination chemistry, Encyclopedia of Inorganic Chemistry, John Wiley & Sons,
  6. Petr Shvets. A review of Raman spectroscopy of vanadium oxides. Journal of Raman Spectroscopy. Wiley. 15 Mei 2019. Vol. 50 (8). hlm. 1226–1244. doi:10.1002/jrs.5616.
  7. E.M. Page, S.A.Wass (1994), Vanadium: Inorganic and Coordination chemistry, Encyclopedia of Inorganic Chemistry, John Wiley & Sons,
  8. Karelianite. www.mindat.org.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514933 (2025-07-09T01:00:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.