Lompat ke isi

Riprap

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.00 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Yahair yang digunakan untuk melindungi bantaran sungai dari erosi

Yahair[1] atau riprap adalah perlindungan berupa batu atau material lain yang ditempatkan oleh manusia untuk melindungi struktur di garis pantai dari ancaman gerusan dan kikisan akibat aliran air, gelombang, atau es.[2][3][4] Yahair digunakan untuk melindungi garis pantai, bantaran sungai, abutmen jembatan, pendukung pondasi infrastruktur, dan struktur lainnya.[5][6][7] Jenis batu yang digunakan umumnya berupa granit atau beton.[8][9] Puing-puing bekas pembongkaran gedung dan jalan terkadang juga dapat digunakan untuk pelindung.[10][11]

Dampak lingkungan

Dampak sedimen

Yahair menyebabkan terjadinya perubahan morfologis pada bantaran sungai di sekitarnya. Salah satu perubahan yang terjadi ialah berkurangnya pengendapan sedimen di jalur aliran sungai. Hal ini dapat menyebabkan penggerusan dan pengendapan partikel sedimen yang lebih besar di dasar sungai. Masalah ini dapat diatasi dengan memberi jarak antarperlindungan atau menggunakan batuan dengan berbagai ukuran.[12]

Penggunaan yahair bisa jadi tidak mencegah kikisan dan hanya memindahkan terjadinya kikisan ke hilir.[13] Selain itu, tanah di bawah yahair dapat terkikis bila batu di atasnya hanya diletakkan tanpa lapisan pembatas seperti geotekstil atau yahair berukuran lebih kecil.[14]

Perubahan pada material organik dan ekosistem

Yahair berdampak pada jumlah material organik di perairan karena dapat bertindak sebagai penyaring. Yahair menangkap kayu, daun, atau material organik lain sebelum jatuh ke perairan.[15] Yahair juga melindungi permukaan tanah dan mencegah pertumbuhan vegetasi.

Peletakan yahair menyebabkan lingkungan menjadi berbatu dan berdampak pada ekologi perairan yang semakin heterogen.[16] Meskipun dapat berdampak buruk, seperti mengurangi vegetasi di tepi perairan, bebatuan yahair dapat digunakan sebagai tempat tinggal oleh invertebrata dan ikan kecil.[17][18] Perlindungan terhadap tanaman berkayu yang menghalangi air juga dapat meningkatkan jumlah alga dan tumbuhan air.[19]

Galeri

Pranala luar

Referensi

  1. Yahair - KBBI VI.
  2. Céline Trmal. USING ROCK IN HYDRAULIC ENGINEERING – NEW GUIDANCE AN UPDATED VERSION OF THE MANUAL ON THE USE OF ROCK IN HYDRAULIC ENGINEERING. Coastal Structures 2007. World Scientific Publishing Company. 2009. hlm. 220–224. doi:10.1142/9789814282024_0020. ISBN 978-981-4280-99-0.
  3. Breakwaters, coastal structures and coastlines : proceedings of the international conference organized by the Institution of Civil Engineers and held in London, UK on 26-28 September 2001. T. Telford. 2002. ISBN 0-7277-3042-8.
  4. What is Riprap Muse Hauling & Grading. www.musehg.com.
  5. Céline Trmal. USING ROCK IN HYDRAULIC ENGINEERING – NEW GUIDANCE AN UPDATED VERSION OF THE MANUAL ON THE USE OF ROCK IN HYDRAULIC ENGINEERING. Coastal Structures 2007. World Scientific Publishing Company. 2009. hlm. 220–224. doi:10.1142/9789814282024_0020. ISBN 978-981-4280-99-0.
  6. Breakwaters, coastal structures and coastlines : proceedings of the international conference organized by the Institution of Civil Engineers and held in London, UK on 26-28 September 2001. T. Telford. 2002. ISBN 0-7277-3042-8.
  7. What is Riprap Muse Hauling & Grading. www.musehg.com.
  8. Moisés A. Aguilera. Mapping microhabitat thermal patterns in artificial breakwaters: Alteration of intertidal biodiversity by higher rock temperature. Ecology and Evolution. 2019. Vol. 9 (22). hlm. 12915–12927. doi:10.1002/ece3.5776.
  9. Erosion Control Blankets vs. Rip Rap East Coast Erosion. East Coast Erosion Control. 2020-05-22.
  10. What is Riprap Muse Hauling & Grading. www.musehg.com.
  11. Scott A. Brown. Welcome to ROSA P. rosap.ntl.bts.gov. January 1989.
  12. Qi. Scour at pile groups and effects of riprap gradation and thickness on the scour reduction. Journal of Hydraulic Engineering. June 2021. Vol. 52 (6).
  13. David Reid. Geomorphic and Ecological Consequences of Riprap Placement in River Systems. JAWRA Journal of the American Water Resources Association. 2015. Vol. 51 (4). hlm. 1043–1059. doi:10.1111/jawr.12279.
  14. Sfeir. RIPRAP FILTERS AND STABILITY OF RIPRAP COVERED SLOPES. Riprap for Scour Countermeasures. August 2021.
  15. David Reid. Geomorphic and Ecological Consequences of Riprap Placement in River Systems. JAWRA Journal of the American Water Resources Association. 2015. Vol. 51 (4). hlm. 1043–1059. doi:10.1111/jawr.12279.
  16. Shields. Experiment in Stream Restoration. Journal of Hydraulic Engineering. June 1995. Vol. 121 (6). hlm. 494–502. doi:10.1061/(ASCE)0733-9429(1995)121:6(494).
  17. David Reid. Geomorphic and Ecological Consequences of Riprap Placement in River Systems. JAWRA Journal of the American Water Resources Association. 2015. Vol. 51 (4). hlm. 1043–1059. doi:10.1111/jawr.12279.
  18. Auston D. Chhor. Ecological consequences of shoreline armoring on littoral fish and benthic macroinvertebrate communities in an Eastern Ontario lake. Aquatic Sciences. 2020. Vol. 82 (4). hlm. 73. doi:10.1007/s00027-020-00740-0.
  19. J. Craig Fischenich. Effects of Riprap on Riverine and Riparian Ecosystems. Wetlands Regulatory Assistance Program. April 2003.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28663334 (2025-12-05T03:09:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.