Litium bromida

Litium bromida (LiBr) adalah senyawa kimia dari litium dan bromin. Karakternya yang sangat higroskopis membuat LiBr bermanfaat sebagai dalam sistem pengkondisian udara tertentu.[1]
Produksi dan sifat
LiBr dibuat melalui perlakuan litium karbonat dengan asam bromida. Garamnya membentuk beberapa kristal hidrat, tidak seperti bromida logam alkali lainnya.[2] Garam anhidratnya membentuk kristal kubik yang serupa dengan garam dapur (natrium klorida).
Litium hidroksida dan asam bromida (hidrogen bromida dalam larutan air) akan mengendapkan litium bromida dengan adanya air.
Kegunaan
Litium bromida digunakan dalam sistem pengkondisian udara sebagai . Litium bromida digunakan sebagai garam dalam penyerapan dingin dengan air (lihat ). Selain itu, garam ini berguna sebagai pereaksi dalam sintesis organik. Misalnya, ia dapat membentuk dengan beberapa obat.[3]
Aplikasi medis
Litium bromida digunakan sebagai , dimulai sejak awal 1900-an, tetapi mulai dijauhi pada tahun 1940-an ketika beberapa penderita jantung meninggal setelah menggunakannya sebagai pengganti garam.[4] Seperti litium karbonat dan litium klorida, LiBr digunakan dalam perawatan gangguan bipolar.
Dosis LiBr serendah 225 mg/day dapat memicu .
Bahaya
bersifat psikoaktif dan kadang-kadang korosif. Panas cepat dihasilkan ketika litium bromida dilarutkan dalam air karena ia memiliki negatif.
Pranala luar
Referensi
- ↑ Ulrich Wietelmann, Richard J. Bauer "Lithium and Lithium Compounds" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2005, Wiley-VCH: Weinheim.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Ulrich Wietelmann, Richard J. Bauer "Lithium and Lithium Compounds" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2005, Wiley-VCH: Weinheim.
- ↑ Bipolar disorder
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27103683 (2025-04-03T08:52:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.