Lompat ke isi

Pentium III

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 17.57 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pentium III adalah mikroprosesor generasi keenam buatan Intel yang diluncurkan secara resmi pada tanggal 28 Februari 1999 sebagai penerus prosesor Intel Pentium II. Prosesor berarsitektur 32-bit ini menggunakan mikroarsitektur Intel x86 yang diperluas dengan instruksi RISC seperti Pentium Pro. Adapun sebenarnya prosesor x86 adalah prosesor berinstruksi CISC.

Pada masanya, prosesor ini sempat menempatkan diri sebagai prosesor tercepat sebelum AMD meluncurkan Athlon. Jangkauan kecepatan prosesor ini mulai 400 MHz (empat kali 100 MHz) hingga 1,4 GHz (10,5 kali 133 MHz). Prosesor Pentium III dengan kecepatan 1.400 MHz diluncurkan hampir bersamaan dengan peluncuran prosesor Pentium 4 generasi pertama yang menimbulkan ketimpangan pasar sehingga sempat kalah pamor.

Namaprosesor Intel Pentium III
Nama perkenalan KatmaiCoppermineTualatin
Peluncuran Katmai: Februari 1999Coppermine: November 1999Tualatin: Desember 2000
Prosesproduksi Katmai: 250 nmCoppermine: 180 nmTualatin: 130 nm
Floating-point Termasuk (sama dengan Pentium II)
Transistor Katmai: 40.500.000 (cache L2 512 KB dalam kartrid)Coppermine: 28.100.000 (cache L2 256 KB dalam tubuh prosesor)Tualatin: 44.000.000 (cache L2 512 KB dalam tubuh prosesor)
Instruksi tambahan 57 instruksi MMX (Multimedia Extension)70 instruksi SSE (Streaming SIMD Extension)Nomor seri prosesor (PSN)
Dukunganmultiprosesor Tidak (lihat juga Intel Pentium III Xeon)
Manajemendaya APM (Advanced Power Management)ACPI (Advanced Configuration and Power Interface)Intel SpeedStep (khusus Intel Pentium III Mobile)
Pangsa pasar Komputer desktop dan mobile
Multiplier Dinonaktifkan pada prosesor desktop, berubah secara dinamis pada seri prosesor mobile
Jangkauankecepatan Katmai (Slot 1): 450 MHz, 500 MHz, 533B MHz, 550 MHz, 600 MHz, 600B MHz Coppermine (Slot 1): 500E MHz, 533EB MHz, 550E MHz, 600E, 600EB MHz, 650 MHz, 700 MHz, 750 MHz, 800 MHz, 800EB MHz, 850 MHz, 900 MHz, 1000 MHz, 1100 MHzCoppermine (Soket PGA 370): 600 MHz, 677 MHz, 733 MHz, 866 MHz, 933 MHz;Tualatin (Soket PGA 370): 1.133 MHz, 1.133S MHz, 1.200 MHz, 1.266 MHz, 1.266S MHz, 1.333 MHz, 1.400S MHz
Bus sisidepan (FSB) Katmai: 100 MHz Katmai B: 133 MHzCoppermine: 133 MHzCoppermine E: 100 MHzCoppermine EB: 133 MHzTualatin: 133 MHzTualatin S: 133 MHz
Cache L1 32 KB (16 KB cache instruksi, 16 KB cache data)
Jenis cache L1 Inklusif
Cache L2 Katmai: 512 KB, pada kartrid, kecepatan terbatasCoppermine: 256 KB, dalam tubuh, kecepatan penuhTualatin: 512 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh
Jenis cache L2 Asosiatif
Cache L3 Tidak ada
Cache memori 4 GB
Rumpun Intel x86
Registerinternal 32-bit
Data buseksternal Sistem bus ECC 64-bitCache L2 64-bit dengan bus ECC opsional
Bus memori 36-bit
Dudukanprosesor PGA (Pin-Grid Array)FC-PGA (Flip-Chip Pin-Grid Array)FC-PGA 2 (revisi kedua)
Sambungan kepapan induk SECC 2 (Single-Edge Contact Cartridge revisi kedua) 242 pin, dikenal dengan sebutan Slot 1Soket PGA 370 untuk dudukan prosesor PGA, FC-PGA, dan FC-PGA 2

Pentium III menggunakan slot (dikenal sebagai Slot 1) sebagai sarana penyambung dengan papan induk, sama dengan Pentium II sebelum akhirnya berubah menggunakan soket dengan 370 pin (dikenal sebagai soket PGA 370). Prosesor ini awalnya berjalan pada bus berkecepatan 100 MHz sebelum ditingkatkan menjadi 133 MHz.

Prosesor ini sempat berevolusi beberapa kali sebelum akhirnya digantikan oleh Pentium 4. Evolusinya dapat dijabarkan sebagai berikut.

  • Katmai (generasi awal). Prosesor ini masih menggunakan bus berkecepatan 100 MHz yang dibangun menggunakan teknik pabrikasi 250 nm. Adapun kecepatan cache prosesor setengah kali lipat dari kecepatan prosesor, misalnya apabila prosesor berjalan pada kecepatan 500 MHz, maka kecepatan cache prosesor tersebut adalah 250 MHz. Cache yang digunakan adalah SRAM berkapasitas 512 KB.
  • Coppermine (generasi kedua). Prosesor ini mulai menggunakan bus berkecepatan 133 MHz walaupun masih ada yang masih berkecepatan 100 MHz. Peningkatan yang paling menonjol pada generasi ini adalah pada kecepatan cache yang setara dengan kecepatan prosesor, meski ukurannya dipotong menjadi setengahnya. Prosesor ini tersedia dalam desain Slot 1 maupun soket PGA 370.
  • Tualatin (generasi ketiga). Prosesor ini dibangun memakai teknologi pabrikasi 180 nm dan sudah menggunakan kecepatan bus 133 MHz.

Pentium III memang hanya diluncurkan untuk komputer desktop dan mobile. Untuk mengatasi kebutuhan komputer server maupun workstation, Intel menyiasatinya dengan meluncurkan Pentium III Xeon. Semua prosesor tersebut mempunyai fitur-fitur antara lain:

  • Dukungan terhadap instruksi MMX (Multimedia Extension) dan SSE (Streaming SIMD Extension). Dengan menggunakan dua instruksi tersebut, Pentium III dapat menjalankan aplikasi multimedia dan penyuntingan video lebih gegas daripada prosesor yang tidak dilengkapi dengan SSE.
  • Seperti Pentium II, generasi pertama dari prosesor ini menggunakan antarmuka Dual Independent Bus (DIB) yang memisahkan antara bus prosesor dengan cache serta bus prosesor dengan bus memori. Inilah sebab mengapa kecepatan cache memorinya setengah dari kecepatan prosesor. Generasi kedua dan ketiga dari prosesor ini telah meningkatkan performa DIB yang digunakannya sehingga cache prosesornya menjadi setara dengan kecepatan prosesor.
  • Meski kontroversial karena masalah privasi, prosesor ini memiliki fitur nomor seri prosesor yang mampu mengidentifikasi nomor seri dari prosesor yang digunakan. Sebenarnya, fitur ini lebih ditujukan bagi mereka yang berada dalam lingkungan korporat dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam proses audit aset perusahaan.

Karena menggunakan kecepatan bus yang lebih tinggi, maka Pentium III tidaklah serta-merta dapat langsung didukung oleh papan induk yang mendukung Pentium II. Papan induk dengan chipset Intel 430 untuk Pentium II tidak dapat bekerja dengan Pentium III secara langsung, kecuali dengan melakukan proses pembaruan BIOS. Adapun papan induk dengan chipset Intel 440BX, 440ZX, 440LX, dan Intel 820 sudah mendukung prosesor ini sepenuhnya.

Prosesor ini dapat bekerja berdampingan dengan memori SDRAM PC-100, SDRAM PC-133, RDRAM PC-600, RDRAM PC-700, RDRAM PC-800, DDR-SDRAM PC-1600, DDR-SDRAM PC-2100 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya), dan Virtual Channel SDRAM (VC-SDRAM) PC-133 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29200424 (2026-05-07T07:57:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.