Lompat ke isi

Kling AI (perusahaan)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 04.06 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kling AI adalah model generatif berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menghasilkan video melalui teknik pembelajaran mendalam. Kemunculan sistem ini dianggap sebagai bagian dari percepatan perkembangan teknologi kecerdasan buatan di Tiongkok, terutama dalam konteks kompetisi global antara perusahaan teknologi besar. Sejumlah laporan internasional menilai bahwa kemajuan teknologi seperti Kling AI menggambarkan upaya Tiongkok dalam memperkecil jarak perkembangan AI dengan Amerika Serikat.[1]

Sejarah

Kling AI diperkenalkan oleh Kuaishou sebagai bagian dari pengembangan teknologi video berbasis AI di perusahaan tersebut. Peluncurannya terjadi di tengah meningkatnya persaingan antara perusahaan teknologi yang berlomba menghadirkan generator video generatif kelas atas.[2] Media Tiongkok menyebut bahwa Kuaishou menggambarkan Kling AI sebagai salah satu generator video yang paling kuat pada masanya, dirancang untuk menandingi model video generatif internasional yang lebih dikenal.[3]

Perkembangan Kling AI berlangsung pada periode ketika industri kecerdasan buatan di Tiongkok mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam sektor aplikasi video. Fenomena tersebut dipandang sebagai bagian dari gelombang percepatan inovasi yang mempertegas posisi negara itu dalam perlombaan teknologi AI global.[4] Selain itu, aktivitas pasar dan inovasi perusahaan seperti Kuaishou juga dicatat dalam laporan yang memantau dinamika perkembangan teknologi digital di wilayah tersebut.[5]

Teknologi

Kling AI dibangun menggunakan pendekatan model difusi untuk menghasilkan video dengan detail visual yang tinggi. Teknologi ini ditempatkan sejajar dengan generator video generatif internasional yang telah lebih dahulu dikembangkan, dan dilihat sebagai alternatif lokal yang menawarkan kemampuan kompetitif.[6]

Penggunaan nama Kling AI juga dikaitkan dengan masalah keamanan siber. Sejumlah laporan keamanan mencatat bahwa nama sistem ini telah disalahgunakan dalam iklan palsu di platform media sosial yang mengarahkan pengguna ke perangkat lunak berbahaya. Kasus tersebut melibatkan distribusi remote access trojan (RAT) kepada puluhan juta calon korban melalui iklan yang mengatasnamakan generator video AI.[7] Temuan serupa juga dipublikasikan dalam laporan lain yang memperingatkan bahwa iklan palsu generator video berbasis AI kerap dipakai untuk menyebarkan malware.[8]

Versi model

Kling AI telah dirilis dalam beberapa versi, masing-masing dengan kemampuan dan fitur yang berbeda. Model-model ini tersedia dalam berbagai mode, termasuk Standar, Pro, dan Master, yang menawarkan berbagai tingkat resolusi, durasi video, dan kendali kreatif.[9]

Perbandingan versi model Kling AI
Versi Resolusi Durasi Maksimal Kecepatan bingkai Fitur utama
Kling 1.6 Standard 720p 5 detik 24/30fps Kontrol bingkai pertama teks-ke-video dan gambar-ke-video dasar
Kling 1.6 Pro 1080p 10 detik 30fps Hanya gambar ke video, kontrol bingkai pertama dan terakhir (untuk klip 5 detik)
Kling 2.0 Master 720p 5 detik 24fps Peningkatan realisme, pergerakan kamera, dan kepatuhan yang cepat
Kling 2.1 720p/1080p 5 detik+ 30fps Mode Standar (720p) dan Profesional (1080p), kontrol bingkai awal dan akhir

Referensi

  1. Tobin, Meaghan (25 July 2025). "China Is Closing the A.I. Gap With the United States". The New York Times. Diakses 22 November 2025.
  2. "ByteDance joins OpenAI's Sora rivals with AI video app launch". Reuters. 6 August 2024. Diakses 22 November 2025.
  3. Jiang, Ben (15 April 2025). "China's Kuaishou unveils 'world's most powerful' AI video generator to rival OpenAI's Sora". South China Morning Post. Diakses 22 November 2025.
  4. Thorbecke, Catherine (14 August 2024). "China's AI Video Rush Is a Wake-Up Call for the World". Bloomberg. Diakses 22 November 2025.
  5. Ahern, Brendan (21 August 2025). "China Market Update: Kuaishou, Bilibili & Full Truck Beat, Tencent Releases Valorant". Forbes. Diakses 22 November 2025.
  6. Jiang, Ben (15 April 2025). "China's Kuaishou unveils 'world's most powerful' AI video generator to rival OpenAI's Sora". South China Morning Post. Diakses 22 November 2025.
  7. Lakshmanan, Ravie (21 May 2025). "Fake Kling AI Facebook Ads Deliver RAT Malware to Over 22 Million Potential Victims". The Hacker News. Diakses 22 November 2025.
  8. Joseph, Jibin (3 June 2025). "Warning: Facebook Ads for AI Video Generators Might Be Malware". PC Mag. Diakses 22 November 2025.
  9. "Kling Video Models: The Essentials". Scenario. 19 September 2025. Diakses 22 September 2025.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29202405 (2026-05-08T02:08:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.