Lompat ke isi

Sistem kendali penerbangan pesawat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 09.02 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Kontrol penerbangan utama pesawat pada umumnya sedang bergerak

Sistem kendali penerbangan pesawat (AFCS) sayap tetap konvensional terdiri dari bidang kendali penerbangan, kendali kokpit masing-masing, hubungan penghubung, dan mekanisme operasi yang diperlukan untuk mengendalikan arah pesawat dalam penerbangan. Kontrol mesin pesawat juga dianggap sebagai kontrol penerbangan karena mengubah kecepatan..[1][2][3]

Dasar-dasar pengendalian pesawat dijelaskan dalam dinamika penerbangan.

Prinsip umum

Untuk penerbangan stabil, pesawat harus berada dalam keadaan seimbang (momen nol di sekitar sumbu) dan kontrol memungkinkan hal ini dicapai untuk semua kemungkinan konfigurasi dan posisi CG (Pusat Gravitasi).

Berikut adalah kontrol rotasi dasar di sekitar 3 sumbu:

  • Sumbu Longitudinal. Rotasi di sekitar sumbu longitudinal bersifat bergulir dan dikendalikan oleh aileron, atau untuk beberapa pesawat, spoiler, atau kombinasi keduanya.
  • Sumbu lateral. Rotasi di sekitar sumbu lateral bersifat pitching dan dikendalikan oleh elevator atau bidang ekor yang bergerak.
  • Sumbu biasa. Rotasi pada sumbu normal adalah menganga dan dikendalikan oleh kemudi.

Kontrol utama

Kontrol penerbangan utama diperlukan untuk mengendalikan pesawat dengan aman selama penerbangan. Ini terdiri dari:

Kontrol sekunder

Pengendalian penerbangan sekunder dimaksudkan untuk meningkatkan karakteristik kinerja pesawat atau untuk menghilangkan beban kendali yang berlebihan. Ini terdiri dari:

Penghubung

Pergerakan permukaan kendali terbang sebagai respons terhadap pergerakan kendali kokpit dapat dicapai:

  • Secara mekanis. Permukaan kendali dihubungkan langsung ke kendali kokpit melalui sistem kabel, batang, tuas, dan rantai.
  • Secara hidrolik. Permukaan kontrol digerakkan oleh tenaga hidrolik. Katup kontrol masih dapat dioperasikan secara mekanis.
  • Secara elektrik. Pergerakan kendali kokpit mengirimkan sinyal listrik ke permukaan kendali. Pergerakan kontrol dapat dicapai secara hidrolik.

Perusahaan Teratas yang Tercakup dalam Industri Sistem Kontrol Penerbangan Pesawat adalah:

dan lainnya.

Lihat pula

Referensi

  1. Tom Crouch. Blériot XI, The Story of a Classic Aircraft. Smithsonian Institution Press. 1982. hlm. 21 & 22. ISBN 978-0-87474-345-6.
  2. Langewiesche, Wolfgang. Stick and Rudder: An Explanation of the Art of Flying, McGraw-Hill Professional, 1990, , .
  3. Control surfaces directly controlled using cables.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078857 (2025-10-17T18:37:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.