Create, read, update and delete
Dalam pemrograman komputer, fungsi create, read, update, delete (CRUD; buat, baca, perbarui, hapus) adalah empat operasi dasar (tindakan) penyimpanan persisten.[1] Istilah CRUD juga terkadang digunakan untuk menggambarkanantarmuka pengguna yang memfasilitasi pengguna untuk melihat, mencari, dan mengubah informasi menggunakan fiturformulir dan laporan berbasis komputer.
Sejarah
Terminologi CRUD kemungkinan pertama kali dipopulerkan pada tahun 1983 [2] oleh James Martin dalam bukunya Managing the data-base environment.
Konsep
Data ditempatkan di suatu lokasi/area pada suatu mekanisme penyimpanan.
- Fitur mendasar dari suatu lokasi penyimpanan adalah bahwa konten seharusnya dapat dibaca dan diperbarui.
- Sebelum lokasi penyimpanan dapat dibaca atau diperbarui oleh sistem, ia perlu dibuat; yaitu dialokasikan dan diinisialisasi dengan konten.
- Di kemudian hari, lokasi penyimpanan mungkin perlu dimusnahkan; yaitu diselesaikan dan dihapus alokasinya.
Bersama-sama keempat operasi ini membentuk operasi dasar manajemen penyimpanan yang dikenal sebagai CRUD: create, read, update, delete.
Penggunaan
Basis Data
Akronim CRUD merujuk pada operasi utama yang diimplementasikan dalam basis data. Setiap operasi dalam akronim dipetakan ke pernyataan Bahasa Kueri Terstruktur (SQL) standar.[3]
| Operasi CRUD | Sintaks SQL |
|---|---|
| Create | INSERT |
| Read | SELECT |
| Update | UPDATE |
| Delete | DELETE |
Meskipun basis data relasional merupakan bagian dari lapisan persisten umum dalam aplikasi perangkat lunak, terdapat banyak lapisan persisten lainnya. Fungsionalitas CRUD diimplementasikan sebagai contoh dengan basis data dokumen, basis data objek, basis data XML, berkas teks, atau berkas biner.
Beberapa sistem mahadata tidak mengimplementasikan UPDATE, tetapi hanya memiliki INSERT (penjurnalan) yang diberi tanda waktu, yang menyimpan versi objek yang selalu terbaru pada setiap saat.
API RESTful
Akronim CRUD juga muncul dalam diskusi RESTful API . Setiap operasi dapat dipetakan ke metode Hypertext Transfer Protocol (HTTP):
| Operasi CRUD | Metode HTTP |
|---|---|
| Create | POST, PUT jika kita tidak memiliki `id` atau `uuid` |
| Read | GET |
| Update | PUT untuk mengganti, PATCH untuk memodifikasi |
| Delete | DELETE |
Dalam HTTP, metode GET (baca), PUT (buat dan perbarui), POST (buat - jika kita tidak memiliki `id` atau `uuid`), dan DELETE (hapus) termasuk operasi CRUD karena metode-metode tersebut memiliki semantik manajemen penyimpanan, dalam artian, metode-metode tersebut memungkinkan agen pengguna (user agent) untuk secara langsung menyuntingsumber daya target.[4] Metode POST, di sisi lain, adalah operasi proses yang memiliki semantik spesifik target-sumber daya yang biasanya melampaui cakupan operasi CRUD.[5]
Antarmuka pengguna
Operasi CRUD juga relevan pada tingkat antarmuka pengguna di sebagian besar aplikasi. Misalnya, dalam perangkat lunak buku alamat, unit penyimpanan dasar adalah entri kontak individual. Minimalnya, perangkat lunak harus memungkinkan pengguna untuk:[6]
- Create atau tambahkan entri baru
- Read, mengambil, mencari, atau melihat entri yang ada
- Update, atau edit entri yang ada
- Delete, nonaktifkan, atau hapus entri yang ada
Karena operasi ini sangat mendasar, operasi tersebut sering didokumentasikan dan dijelaskan di bawah satu judul komprehensif seperti "manajemen kontak" atau "manajemen dokumen" secara umum.
Variasi lainnya
Variasi lain dari operasi CRUD meliputi:
- ABCD (add, browse, change, delete)
- CRUDL (create, read, update, delete, list)
- BREAD (browse, read, edit, add, delete)[7]
- DAVE (delete, add, view, edit)[8]
- CRAP (create, replicate, append, process)[9]
Lihat juga
- Transfer status representasional (REST)
- Pola rekaman aktif
- Bahasa manipulasi data
- Masukan/Keluaran
- ACID
- Kueri dengan Contoh
- Pemisahan perintah–kueri
- Perancah (pemrograman)
Referensi
- ↑ James Martin. Managing the Data-base Environment. Prentice-Hall. 1983. hlm. 381. ISBN 0-135-50582-8.
- ↑ James Martin. Managing the data-base environment. Prentice-Hall. 1983. hlm. 381. ISBN 0135505828.
- ↑ Maryam Sulemani. CRUD operations explained: Create, read, update, delete. 7 April 2021.
- ↑ Roy Fielding. Hypertext Transfer Protocol (HTTP/1.1): Semantics and Content, Section 4. IETF. Internet Engineering Task Force (IETF). June 2014.
- ↑ Roy T. Fielding. It is okay to use POST. roy.gbiv.com. 2009-03-20.
- ↑ Charles Kann. Programming for the Web - From Soup to Nuts - Implementing a Complete GIS Web Page. Gettysburg College. hlm. 6.1 CRUD Interface.
- ↑ Paul M. Jones. BREAD, not CRUD. 2008.
- ↑ James McGaw. Beginning Django E-Commerce. Apress. 21 June 2010. hlm. 41. ISBN 9781430225362.
- ↑ CRAP and CRUD: From Database to Datacloud - Direct2DellEMC. Direct2DellEMC. 2012-11-13.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27370425 (2025-06-07T02:44:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.