Lompat ke isi

Google Map Maker

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 18.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Google Map Maker merupakan layanan penyuntingan peta berbasis web yang diluncurkan oleh Google pada Juni 2008.[1] Layanan ini dirancang untuk memperluas cakupan data yang tersedia pada Google melalui pendekatan urun daya (crowdsourcing). Melalui Google Map Maker, pengguna dapat menambahkan, menyunting, dan memperbarui berbagai elemen geografis seperti jalan, bangunan, penanda lokasi, serta titik-titik penting lain untuk meningkatkan akurasi dan kelengkapan data peta.[2]

Layanan ini mendukung berbagai bahasa dan memungkinkan kontribusi berbasis pengetahuan lokal dari masyarakat di berbagai negara.[3] Pada November 2016, Google mengumumkan penghentian Google Map Maker dan menggambungkan fungsinya dengan Google Maps.[4] Secara resmi, Google Map Maker ditutup pada 31 Maret 2017. Fitur-fitur utama dari layanan ini kemudian diintegrasikan ke dalam Google Maps, sehingga pengguna tetap dapat memberikan pembaruan dan penyuntingan informasi peta secara langsung melalui platform tersebut.[5]

Ketersediaan

Hingga 6 Maret 2016, layanan Google Map Maker tersedia di beberapa negara. Negara-negara tersebut antara lain Bangladesh, Belarus, Bosnia dan Herzegovina, Brasil, Kamboja, Kanada, Kosta Rika, Kroasia, Republik Ceko, Republik Demokratik Kongo, Denmark (tidak termasuk Greenland dan Kepulauan Faroe), Mesir, El Salvador, Estonia, Prancis, Georgia, Jerman, Hungaria, India, Iran, Irak, Italia, Kazakhstan, Kuwait, Makedonia, Malaysia, Meksiko, Moldova, Maroko, Nepal, Belanda, Selandia Baru, Nigeria, Pakistan, Panama, Peru, Filipina, Polandia, Puerto Riko, Rumania, Rusia, Serbia, Slowakia, Arab Saudi, Sri Lanka, Swedia, Taiwan, Ukraina, Britania Raya, Amerika Serikat, Venezuela, dan Vietnam.[6]

Insiden

Pada April 2015, Google menghapus konten buatan pengguna di Google Map Maker yang menampilkan gambar “robot Android sedang buang air kecil di logo Apple” serta tulisan “Google review policy is crap”. Setelah kejadian tersebut ditemukan di Google Maps,[7][8] Google menonaktifkan sistem persetujuan otomatis dan moderasi pengguna untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Pada 8 Mei 2015, tim Map Maker mengumumkan bahwa fitur penyuntingan akan dinonaktifkan sementara secara global mulai 12 Mei 2015.[9] Layanan penyuntingan kemudian diaktifkan kembali pada Agustus 2015 di enam negara, yaitu Bangladesh, Brasil, Kanada, India, Filipina, dan Ukraina. Dalam tahap ini, Google menerapkan sistem moderasi tambahan dengan melibatkan moderator regional, selain moderasi otomatis dan manual oleh tim internal.[10] Pada 26 Agustus 2015, akses penyuntingan diperluas ke 45 negara lainnya.[11]

Kritik

Kebijakan Google Map Maker menetapkan bahwa setiap kontributor memberikan kepada Google lisensi yang bersifat permanen, tidak dapat dibatalkan, berlaku secara global, bebas royalti, dan non-eksklusif. Lisensi tersebut memberikan hak kepada Google untuk mereproduksi, mengadaptasi, memodifikasi, menerjemahkan, memublikasikan, menampilkan, mendistribusikan, serta membuat karya turunan dari kontribusi pengguna.[12][13]

Meskipun Google menyediakan formulir untuk mengajukan permintaan unduhan data dari Map Maker, akses melalui antarmuka pemrograman terhadap data tersebut tidak tersedia. Beberapa pengamat menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan ini berpotensi menguntungkan pihak Google secara sepihak karena bergantung pada kontribusi komunitas terbuka tanpa mekanisme timbal balik yang jelas.[14] Selain itu, sejumlah proyek besar yang bekerja sama dengan Google melalui Map Maker, termasuk proyek bersama Bank Dunia, juga mendapat perhatian dan kritik terkait pola kemitraan yang dijalankan.[15][16][17]

Referensi

  1. Making your mark on the world. Google Lat Long.
  2. content. What Is Google MapMaker – Definition, Examples. 2025-01-30.
  3. Fernando Bacao. AGILE 2015: Geographic Information Science as an Enabler of Smarter Cities and Communities. Springer. 2015-04-23. hlm. 77. ISBN 978-3-319-16787-9.
  4. Google will retire Map Maker, the tool that let anyone update Maps. Engadget. 2016-11-09.
  5. Google Map Maker has closed - Map Maker Help. support.google.com.
  6. Countries being mapped - Map Maker Help. support.google.com.
  7. Alex Hern. Google Maps hides an image of the Android robot urinating on Apple. The Guardian. 2015-04-24.
  8. Google urinates on Apple. Overclockers UK Forums. 2015-04-24.
  9. Google suspends Map Maker because of vandalism. BBC News. 2015-05-12.
  10. Greg Sterling. Google Map Maker Back Up In Six Countries With More To Follow Soon. Search Engine Land. 2015-08-10.
  11. Google Map Maker Back in Action in U.S. PCMAG. 2015-08-26.
  12. Meghan McDonough. Google Map Maker vs. OpenStreetMap: Which mapping service rules them all?. Digital Trends. 2013-07-28.
  13. Scott McQuire. One map to rule them all? Google Maps as digital technical object. Communication and the Public. 2019-06-01. Vol. 4 (2). hlm. 150–165. doi:10.1177/2057047319850192.
  14. Brain Off » We Need to Stop Google’s Exploitation of Open Communities :: Mikel Maron :: Building Digital Technology for Our Planet. brainoff.com.
  15. World Bank and Google Announce Map Maker Collaboration. World Bank.
  16. Alex Fitzpatrick. Google Maps & World Bank Join Forces, So Why Isn't Everyone Smiling?. Mashable. 2012-01-20.
  17. World Bank’s Google deal threatens to “lock up data”. Bretton Woods Project. 2012-04-04.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29523106 (2026-08-04T07:06:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.