Lompat ke isi

Android-x86

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 18.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Android-x86 terminal

Android-x86 adalah inisiatif tidak resmi untuk memporta sistem operasi Android ke platform perangkat keras Intel dan AMD x86 daripada ponsel berbasis ARM.[1][2][3] Insiatif ini berawal dari proyek koleksi tambalan untuk arus utama Android agar Android dapat berjalan di berbagai netbook seperti ASUS Eee PC.[4]

Chih-Wei Huang dan Yi-Sun adalah pengembang pertama proyek ini. Hingga sekarang, Chih-Wei Huang yang mengelola proyek ini. Berbagai individual dan satu kelompok hobi komputer ikut mengembangkan Android-x86. Pengembang individual aktif saat ini meliputi Mauro Rossi, Michael Goffioul, Paulo Sergio dan Jaap Jan Meijer.[5]

AMD dilaporkan menyumbangkan dukungan untuk beberapa platform. Begitu juga dengan orang-orang dari Intel dan perusahaan lain yang dilaporkan ikut menyumbangkan proyek ini.[6]

Kompatibilitas

Hampir semua aplikasi Android tidak bisa dijalankan di Android-x86. Hal ini dikarenakan aplikasi-aplikasi ini dikompilasi untuk arsitektur khusus, umumnya arsitektur ARM. Untuk ponsel berbasis x86 (seperti Asus ZenFone) memiliki lapisan penerjemah (termasuk dari layar abstraksi) sehingga mereka bisa menjalankan aplikasi berbasis ARM.[7]

Pada tahun 2013, Android-x86 mendapatkan kontribusi pustaka yang bernama libhoudini. Pustaka yang dikontribusikan oleh kontributor dari Intel ini memungkinan Android-x86 bisa menjalankan aplikasi berbasis ARM. Android-x86 ICS adalah rilis Android pertama yang mulai mendukung libhoudini meskipun harus mengkompilasi sendiri.[8][9]

Masalah lain pada Android-x86 adalah VirtualBox. Banyak orang yang melaporkan masalah ketika menjalankan Android-x86 di VirtualBox, biasanya mengenai pengebutan dan VGA.[10][11][12][13] Android-x86 menyediakan instruksi[14] memasang Android-x86 di VirtualBox.

Turunan

Android-IA

Android-IA (disegarkan menjadi Project Celadon)[15] dikembangkan oleh Intel untuk mengoptimalkan dukungan aplikasi Android dengan platform berarsitektur Intel. Tujuannya adalah agar aplikasi Android dapat dijalankan di virtualisasi maupun kontainer sehingga bisa menyediakan platform kolaborasi awan.[16] Awalnya, Android-IA memasukkan arsitektur grafik drm_gralloc dari Android-x86 untuk mendukung Intel HD Graphics. Kini mereka beralih ke program sumber-tertutup.[17]

Remix OS

Jide Technologies bermitra dengan Android-x86, khususnya Chih-Wei Huang, untuk mengembangkan Remix OS. Pada awal tahun 2016, Jide mengumumkan rilis beta dari Remix OS yang bisa diunduh secara gratis.[18] Remix OS mencoba menggabungkan ekosistem aplikasi Android dengan produktivitas kantor untuk memelopori Android PC. Chih-Wei Huang mengundurkan diri dari kemitraannya pada akhir 2016.[19] Remix OS dihentikan pada tahun 2017.[20]

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23817880 (2023-07-08T16:31:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.