Lompat ke isi

Hacking Team

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 18.10 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Hacking Team adalah perusahaan penyedia perangkat pengintai asal Italia.[1] Selain di kota asalnya, Milan, kantor Hacking Team juga berlokasi di Washington D.C. dan Singapura.[2] Hacking Team mulai ada sejak 2003.[3] Hacking Team menyediakan perangkat pengintaian pada pemerintah dan klien mereka di berbagai negara.[4] Perangkat pengintai ini menggunakan perangkat perusak untuk menyerang jaringan, mengekstraksi dokumen, menyusup pada surat elektronik/surel dan pesan singkat bahkan menyalakan kamera dan mikrofon target .[5][6] Hacking Team juga mumpuni dalam menyalin berkas, merekam panggilan dan pesan bahkan menyerobot sandi.[7] Lembaga keamanan dan penegakan hukum nasional, badan intelejen, dan pemerintah termasuk klien atau pengguna perangkat pengintai ini.[8][9][10] Selain komputer, perangkat pengintai ini bahkan mampu menjangkiti gawai.[11] Hacking Team menyediakan sistem kendali jauh yang membuat sulit dilihat target dan dideteksi antivirus.[12] Aplikasi dari Hacking Team ditawarkan dengan harga lebih dari 100 ribu dolar dengan fitur penyelarasan berdasarkan kebutuhan klien.[13] Lisensi Hacking Team senilai 200 ribu.[14] Pada Juli 2015, sekitar 500 GB data perusahaan Italia ini diretas meliputi alamat surel, sumber kode, dan daftar klien.[15][16] Hacking Team serupa perangkat pengintai FinFisher.

Sejarah

Hacking Team merupakan besutan Vincenzetti and Valeriano Bedeschi.[17] Vincenzetti berpengalaman sebagai pakar keamanan komputer selama lebih dari 20 tahun.[18] Hacking Team mempekerjakan sekitar 40 karyawan pada kantor pusatnya di Milan, Italia.[19] Vincenzetti memulai perusahaannya dengan memberikan layanan pertahanan siber dan menguji keamanan pada sistem perusahaan dari peretasan.[20] Beberapa klien Vincenzetti merupakan perusahaan ternama seperti Barclays, Gucci, dan Deutsche Bank.[21] Vincenzetti dan Valeriano Bedeschi mempekerjakan orang-orang yang dikenal dan teman mereka.[22] Hacking Team menjamin rahasia klien dan melarang pengguna mewariskan perangkat pengintai ini kepada pihak ketiga.[23] Perangkat perusak sistem kendali jauh ini telah dimiliki negara-negara di luar Uni Eropa seperti Malaysia, Thailand, Lebanon, Brazil hingga Kazakhstan.[24] Pada 2003, Hacking Team meluncurkan RCS versi pertamanya.[25] Hacking Team melayani lebih dari 30 klien di 20 negara.[26] Pada 2015, Pemerintah Italia menyudahi lisensi Hacking Team sebab menyalahi hak asasi manusia.[27] Hacking Team mengelak dari tuduhan atas penyediaan perangkat pengintai untuk rezim represif dan pemerintahan dalam daftar hitam.[28] Di pertengahan 2016, Tablem Limited dari Cyrus membeli 20% saham Hacking Team.[29]

Pranala luar

Referensi

  1. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.
  2. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  3. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.
  4. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.
  5. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.
  6. Hacking Team hacked: firm sold spying tools to repressive regimes, documents claim. the Guardian. 2015-07-06.
  7. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  8. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.
  9. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  10. Hacking Team hacked: firm sold spying tools to repressive regimes, documents claim. the Guardian. 2015-07-06.
  11. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  12. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  13. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  14. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  15. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.
  16. Hacking Team Is Still Alive Thanks to a Mysterious Investor From Saudi Arabia. www.vice.com.
  17. Noi, i padri del cyber-007. L'Espresso. 2011-12-02.
  18. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  19. “They Know Everything We Do”. Human Rights Watch. 2014-03-25.
  20. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  21. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  22. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  23. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  24. Mahhn says. Hacking Team loses global license to sell spyware. Naked Security. 2016-04-08.
  25. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  26. The spies behind your screen. www.telegraph.co.uk.
  27. Mahhn says. Hacking Team loses global license to sell spyware. Naked Security. 2016-04-08.
  28. Hacking Team hacked: firm sold spying tools to repressive regimes, documents claim. the Guardian. 2015-07-06.
  29. New traces of Hacking Team in the wild. WeLiveSecurity. 2018-03-09.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27932413 (2025-10-07T04:56:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.