Lompat ke isi

Teorema Apollonius

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 17.24 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29518751; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam geometri, teorema Apollonius adalah suatu teorema yang mengaitkan panjang garis berat pada segitiga dengan panjang sisi-sisinya. Teorema ini menyatakan bahwa "jumlah kuadrat dari dua sisi segitiga sama dengan dua kali dari kuadrat setengah sisi ketiga, digabung dengan dua kali dari kuadrat garis berat yang membagi sisi ketiga". Secara lebih formal, untuk suatu segitiga ABC, jika AD merupakan sebuah garis berat, maka|AB|2+|AC|2=2(|AD|2+|BD|2)

Teorema ini adalah sebuah kasus khusus dari teorema Stewart. Untuk segitiga sama kaki dengan |AB|=|AC|, garis berat AD akan tegak lurus dengan BC, sehingga teorema tereduksi menjadi teorema Pythagoras untuk segitiga ADB (atau segitiga ADC). Dari fakta bahwa diagonal-diagonal jajar genjang membagi satu sama lain, teorema Apollonius setara dengan hukum jajar genjang.

Teorema ini dinamai dari nama seorang matematikawan Yunani, Apollonius dari Perga.

Bukti

Teorema Apollonius dapat dibuktikan sebagai sebuah kasus khusus dari teorema Stewart, atau dapat dibuktikan menggunakan vektor (lihat hukum jajaran genjang). Berikut ini adalah bukti dengan menggunakan hukum kosinus.

Misalkan segitiga memiliki sisi a,b,c, dengan sebuah garis berat d digambar ke sisi a. Misalkan m menjadi panjang dari segmen a yang dibentuk oleh garis berat, jadi besar m adalah setengah dari a. Misalkan pula sudut dibentuk di antara a dan d adalah θ dan θ, dengan θ menghadap ke sisi b dan θ menghadap ke sisi c. Sudut θ adalah sudut penggenap dari θ, (yakni, θ+θ=180) sehingga cosθ=cosθ. Hukum kosinus untuk θ dan θ menyatakan bahwa

b2=m2+d22dmcosθc2=m2+d22dmcosθ=m2+d2+2dmcosθ

Menggabungkan persamaan yang ke pertama dan yang ketiga akan menghasilkan

b2+c2=2(m2+d2)

yakni teorema Apollonius itu sendiri.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29518751 (2026-08-03T09:19:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.