Kriptonomika
Kriptonomika adalah pemikiran dari sudut pandang ilmu ekonomi yang berkembang sebagai pendekatan lintas disiplin untuk mempelajari ekonomi digital dan aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi). Kriptonomika mengintegrasikan konsep dan prinsip dari ekonomi tradisional, kriptografi, ilmu komputer, serta teori permainan. Economics of bitcoin adalah salah satu bahaan dalam kriptonomika. Seperti halnya ekonomi tradisional memberikan dasar teoretis bagi layanan keuangan tradisional (atau yang dikenal sebagai Keuangan Terpusat/CeFi), kriptonomika menyediakan dasar teoretis bagi layanan DeFi yang diperjualbelikan menggunakan mata uang kripto fiat dan dijalankan melalui kontrak pintar (smart contracts).
Sejarah
Istilah kriptonomika pertama kali diperkenalkan oleh komunitas Ethereum pada masa awalnya (2014–2015), namun konsepnya awalnya terinspirasi dari penerapan insentif ekonomi dalam protokol Bitcoin asli pada tahun 2008. Meskipun istilah ini umumnya dikaitkan dengan Vitalik Buterin, penggunaan terdokumentasi paling awal secara publik berasal dari presentasi Vlad Zamfir pada tahun 2015 yang berjudul “What is Cryptoeconomics?”. Zamfir menjelaskan bidang ini sebagai “… disiplin formal yang mempelajari protokol yang mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa dalam ekonomi digital terdesentralisasi. Kriptonomika adalah ilmu praktis yang berfokus pada perancangan dan karakterisasi protokol-protokol tersebut.”Dalam sebuah presentasi pada tahun 2017, Buterin menyebut kriptonomika sebagai “… metodologi untuk membangun sistem yang berupaya menjamin sifat-sifat keamanan informasi tertentu.”
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28897557 (2026-01-27T14:08:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.