Lompat ke isi

Induksi elektrostatis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 03.29 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28893031; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Induksi elektrostatis adalah redistribusi muatan listrik pada sebuah benda yang disebabkan oleh pengaruh muatan di dekatnya. Fenomena ini ditemukan oleh ilmuwan Inggris John Canton pada tahun 1753 dan ilmuwan Swedia Johan Carl Wilcke pada tahun 1762.

Prinsip Kerja

Ketika sebuah benda bermuatan (misalnya batang plastik yang digosok) didekatkan ke benda konduktor netral, muatan di dalam konduktor tersebut akan bergerak:

  • Muatan sejenis dengan benda penginduksi akan ditolak ke sisi yang jauh.
  • Muatan berlawanan jenis akan ditarik ke sisi yang dekat dengan benda penginduksi.

Hal ini menyebabkan benda netral tersebut menjadi memiliki kutub muatan (terpolarisasi), meskipun muatan total benda tersebut tetap nol.

Aplikasi

Prinsip induksi elektrostatis digunakan dalam berbagai alat dan teknologi, antara lain:

  • Elektroskop: Alat untuk mendeteksi adanya muatan listrik pada suatu benda.
  • Generator Van de Graaff: Alat untuk menghasilkan tegangan statis yang sangat tinggi.
  • Mesin fotokopi: Menggunakan prinsip tarikan elektrostatis untuk menempelkan bubuk tinta (toner) ke kertas.
  • Elecrostatic Gun: Alat untuk mengecat.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28893031 (2026-01-26T04:32:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.