Titik lebur
Titik lebur adalah suhu di mana zat tersebut berubah wujud dari padat menjadi cair. Pada titik lebur, fase padat dan cair berada dalam kesetimbangan. Titik lebur suatu zat bergantung pada tekanan dan biasanya ditentukan pada tekanan standar seperti 1 atmosfer atau 100 kPa.
Jika perubahan sebaliknya dari cair menjadi padat, ini disebut sebagai titik beku atau titik kristalisasi. Karena kemampuan zat untuk mendingin sangat lambat, titik beku dapat dengan mudah tampak lebih rendah dari nilai sebenarnya. Penentuan titik beku pada suatu zat dilakukan dengan mengamati proses peleburan bukan pembekuan, sehingga yang diukur adalah pengukuran titik lebur."
Contoh
Untuk sebagian besar zat, titik lebur dan beku kira-kira sama. Misalnya, titik lebur dan titik beku merkuri adalah . Akan tetapi, zat tertentu memiliki suhu transisi padat-cair yang berbeda. Contohnya, agar melebur pada dan memadat pada ; ketergantungan arah ini dikenal sebagai histeresis. Titik lebur es pada tekanan 1 atmosfer sangat mendekati ; ini juga dikenal sebagai titik es. Dengan adanya zat penginiti, titik beku air tidak selalu sama dengan titik leburnya. Tanpa penginiti, air dapat berada sebagai cairan [[ Temperatur dan tekanan standar|superdingin]] hingga sebelum membeku.
Logam dengan titik lebur tertinggi adalah tungsten, yaitu ; sifat ini membuat tungsten sangat baik digunakan sebagai filamen pada lampu pijar. Karbon yang sering disebut tidak melebur pada tekanan ambien tetapi menyublim pada sekitar ; fase cair hanya ada di atas tekanan dan perkiraan suhu (lihat diagram fase karbon). Hafnium karbonitrida (HfCN) adalah senyawa refraktori dengan titik lebur tertinggi yang diketahui dari semua zat hingga saat ini dan satu-satunya yang dikonfirmasi memiliki titik lebur di atas pada tekanan ambien. Simulasi komputer mekanika kuantum memprediksi bahwa paduan ini (HfN0,38C0,51) memiliki titik lebur sekitar 4.400 K. Prediksi ini kemudian dikonfirmasi oleh eksperimen, meskipun pengukuran pasti titik leburnya masih belum dikonfirmasi. Di sisi lain skala, helium tidak membeku sama sekali pada tekanan normal bahkan pada suhu yang mendekati nol mutlak; diperlukan tekanan lebih dari dua puluh kali tekanan atmosfer normal.
Catatan:
- TTS adalah singkatan dari Temperatur dan tekanan standar
- Tanda koma (,) digunakan sebagai pemisah desimal, sesuai konvensi dalam bahasa Indonesia. Tanda titik (.) digunakan sebagai pemisah ribuan.
Titik lebur elemen
Referensi
Pranala luar
- Melting and boiling point tables vol. 1 by Thomas Carnelley (Harrison, London, 1885–1887)
- Melting and boiling point tables vol. 2 by Thomas Carnelley (Harrison, London, 1885–1887)
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29012391 (2026-03-05T21:57:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.