Industri energi
Tampilan
Industri energi mencakup semua industri yang memproduksi dan menjual energi, termasuk proses ekstraksi, manufaktur, pemurnian, dan distribusi. Masyarakat modern mengonsumsi bahan bakar dalam jumlah yang sangat besar, dan industri energi merupakan bagian penting dalam infrastruktur hampir semua negara .
Industri energi terdiri dari:
- industri perminyakan, termasuk perusahaan minyak, penyulingan minyak, pengangkutan bahan bakar, dan penjualan di pompa bensin
- industri gas, termasuk ekstraksi gas alam, dan pembuatan gas batubara, serta distribusi dan penjualannya
- industri tenaga listrik, termasuk pembangkit listrik, distribusi dan penjualan tenaga listrik
- industri batubara
- industri tenaga nuklir
- industri energi terbarukan, yang terdiri dari perusahaan energi alternatif dan energi berkelanjutan, termasuk pembangkit listrik tenaga air, tenaga angin, dan tenaga surya, serta pembuatan, distribusi dan penjualan bahan bakar alternatif
- industri energi tradisional yang berbasis pengumpulan dan distribusi kayu bakar, yang digunakan untuk memasak dan memanaskan, sangat umum di negara-negara miskin
Referensi
- Armstrong, Robert C., Catherine Wolfram, Robert Gross, Nathan S. Lewis, and M.V. Ramana et al. The Frontiers of Energy, Nature Energy, Vol 1, 11 January 2016.
- Fouquet, Roger, and Peter J.G. Pearson. "Seven Centuries of Energy Services: The Price and Use of Light in the United Kingdom (1300-2000)." Energy Journal 27.1 (2006).
- Gales, Ben, et al. "North versus South: Energy transition and energy intensity in Europe over 200 years." European Review of Economic History 11.2 (2007): 219-253.
- Nye, David E. Consuming power: A social history of American energies (MIT Press, 1999)
- Pratt, Joseph A. Exxon: Transforming Energy, 1973-2005 (2013) 600pp
- Stern, David I. "The role of energy in economic growth." Annals of the New York Academy of Sciences 1219.1 (2011): 26-51. online
- Warr, Benjamin, et al. "Energy use and economic development: A comparative analysis of useful work supply in Austria, Japan, the United Kingdom and the US during 100 years of economic growth." Ecological Economics 69.10 (2010): 1904-1917. online
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29438763 (2026-07-10T07:03:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.