Lompat ke isi

Meong

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 17.24 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28481318; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Meong adalah bentuk vokalisasi yang paling dikenal dari kucing. Meongan bisa bermakna ketegasan, sedih, bersahabat, berani, ramah, meminta perhatian, meminta sesuatu, atau mengeluh. Kucing juga bisa mengeong tanpa suara, di mana kucing hanya akan membuka mulutnya tetapi tidak bersuara. Kucing dewasa biasanya jarang mengeong satu sama lain.

Ejaan

Dalam bahasa Indonesia, vokalisasi untuk suara kucing dieja "meong", menurut KBBI berarti tiruan bunyi kucing.

Dalam bahasa Inggris, penggunaan pertama ejaan "meow" terjadi pada tahun 1842. Sebelum itu, kata tersebut dieja "miaow", "miau", atau "meaw".

Perbedaan bahasa

Berbagai bahasa yang memiliki kata yang berbeda untuk suara "meong", sebagai berikut:


Dalam beberapa bahasa, vokalisasinya juga merujuk pada nama binatang itu sendiri, seperti mië (Aceh), ngyaw (Atayal), meong (Bali), meu-é (Hakka), mew (ແມວ; Lao), māo (貓; Mandarin), niau (Min Selatan), (Min Timur), mao (Nias), maew (แมว; Thai), mèo (Vietnam), meuz (Zhuang), dsb.

Lihat pula

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28481318 (2025-11-14T07:28:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.