Lompat ke isi

Kalender Kosmik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 22.29 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28478826; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kalender Kosmik adalah cara membayangkan luasnya sejarah alam semesta dengan merangkum usianya selama 13,8 miliar tahun menjadi satu tahun saja. Dalam gambaran ini, Ledakan Besar terjadi pada awal 1 Januari dini hari, dan masa kini terangkum pada akhir 31 Desember dini hari. Dalam skala ini, setiap detiknya berarti 438 tahun, setiap jamnya berarti 1,58 juta tahun, dan setiap harinya berarti 37,8 juta tahun. Konsep ini dipopulerkan oleh Carl Sagan dalam bukunya, The Dragons of Eden, dan seri televisinya, Cosmos. Di sekuelnya tahun 2014, Cosmos: A Spacetime Odyssey, pembawa acara Neil deGrasse Tyson menggunakan konsep Kalender Kosmik yang sama tetapi usia alam semestanya direvisi menjadi 13,8 miliar tahun, memperbaiki angka 15 miliar tahun yang dipaparkan Sagan tahun 1980. Sagan juga membuat perbandingan dengan luas permukaan. Ia menjelaskan bahwa seandainya Kalender Kosmik dibentang seukuran lapangan sepak bola, maka "seluruh sejarah manusia hanya seluas telapak tangan".

Tahun Kosmik

Ledakan Besar

Evolusi kehidupan di Bumi

Evolusi manusia

Awal sejarah

Detik terakhir

Masa depan Bumi dan Tata Surya ("Tahun 2")

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28478826 (2025-11-14T06:21:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.