Lompat ke isi

Kalender Holosen

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 03.16 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23701795; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kalender Holosen, juga dikenal dengan nama Era Holosen atau Era Manusia, adalah sistem kalender yang menambahkan 10.000 tahun pada sistem penomoran Masehi saat ini. Tahun pertama dalam kalender ini adalah permulaan masa Holosen dan Revolusi Neolitikum ketika manusia beralih dari gaya hidup pemburu-pengumpul menjadi petani yang bermukim di satu tempat. Berdasarkan kalender Holosen, tahun ini adalah tahun HE.

Skema kalender Holosen pertama kali diusulkan oleh ilmuwan Cesare Emiliani pada tahun 1993. Ia merasa bahwa sistem penanggalan Masehi itu bermasalah karena:

  • Era Masehi didasarkan pada perkiraan tahun kelahiran Yesus yang keliru. Menurut kalender Masehi, Yesus lahir pada tahun 1, tetapi para ahli modern memperkirakan bahwa ia lahir pada tahun 4 SM atau mungkin sebelumnya.
  • Kelahiran Yesus bukanlah peristiwa yang dianggap relevan secara universal bila dibandingkan dengan permulaan Holosen
  • Peradaban manusia diduga dimulai pada masa Holosen
  • Tahun Masehi tidak memiliki tahun nol, sehingga membingungkan perhitungan waktu

Pendukung Era Manusia mengklaim bahwa kalender ini akan mempermudah penanggalan geologis, arkeologis, dendrokronologis dan sejarah.

Konversi

Catatan kaki

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23701795 (2023-06-17T14:27:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.