Lompat ke isi

Pewarnaan struktural

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 17.48 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28456518; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pewarnaan struktural dalam hewan, dan beberapa tumbuhan, adalah penghasilan warna melalui permukaan-permukaan yang berstruktur mikroskopis, yang cukup halus untuk berinterferensi dengan cahaya tampak, alih-alih menggunakan pigmen. Meski demikian, beberapa contoh pewarnaan struktural hadir bersamaan dengan pigmen. Contohnay adalah bulu ekor burung merak yang berpigmen cokelat, tetapi struktur mikroskopisnya memungkinkan bulu-bulu tersebut memantulkan cahaya biru, pirus dan hijau, serta mereka umumnya memiliki ciri iridesensi.

Bibliografi

Buku perintis

--- 2nd Edition, 1895.

Penelitian

  • Fox, D.L. (1992). Animal Biochromes and Animal Structural Colours. University of California Press.
  • Johnsen, S. (2011). The Optics of Life: A Biologist's Guide to Light in Nature. Princeton University Press.
  • Kolle, M. (2011). Photonic Structures Inspired by Nature . Springer.

Buku-buku umum

  • Brebbia, C.A. (2011). Colour in Art, Design and Nature. WIT Press.
  • Lee, D.W. (2008). Nature's Palette: The Science of Plant Color. University of Chicago Press.
  • Kinoshita, S. (2008). "Structural Color in the Realm of Nature". World Scientific Publishing
  • Mouchet, S. R., Deparis, O. (2021). "Natural Photonics and Bioinspiration". Artech House


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28456518 (2025-11-13T09:31:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.