Tritanopi
Tritanopi atau tritanopia adalah kelainan pada mata di mana penderita secara spesifik tidak dapat membedakan warna biru dan kuning. Hal tersebut dikarenakan penderita tritanopi memiliki sel kerucut tipe S yang kurang sensitif dan mengalami dikromasi. Tritanopi termasuk jenis kelainan mata yang jarang terjadi dengan beberapa kemungkinan yang dimulai dari 1: 60.000 sampai 1: 500 orang.
Etimologi
Istilah tritanopi berasal dari bahasa Yunani treis yang berarti ‘tiga’, an yang berarti ‘tidak’, dan opsis yang berarti ‘melihat’. Dari terjemahan tersebut, tritanopi kemudian diartikan secara harfiah sebagai ‘tidak dapat melihat warna primer ketiga’.
Sebab
Tritanopi disebabkan reseptor warna pada retina tidak sensitif dan biasanya bersamaan dengan kondisi dikromasi, yaitu kemampuan mata untuk hanya mampu menggabungkan dua spektrum warna. Reseptor warna yang mengalami penurunan kinerja adalah sel kerucut tipe S yang memapukan mata membedakan warna biru dan hijau serta kuning dan ungu. Di samping itu, beberapa penelitian terhadap penderita tritanopi menunjukkan bahwa tritanopi berhubungan dengan kelainan pada kromosom 7. Dengan demikian, wanita dan pria memiliki peluang yang sama untuk mengalami tritanopi.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28764752 (2026-01-01T01:28:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.