Lompat ke isi

Fotokonduktivitas

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 17.53 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23679456; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Fotokonduktivitas adalah fenomena sebuah bahan yang mengalami perubahan sifat penghantar listrik (konduktivitas) menjadi lebih baik akibat menyerap gelombang elektromagnetik seperti sinar tampak, ultraviolet, inframerah atau gelombang gamma. Hal ini terjadi karena gelombang tersebut menyebabkan eksitasi elektron sehingga meningkatkan jumlah elektron bebas dan lubang elektron pada bahan tersebut, yang berakibat meningkatnya konduktivitas. Hanya sebagian kecil bahan memiliki sifat ini, contohnya adalah polimer polivinil karbazol, senyawa timbal sulfida, dan unsur selenium.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23679456 (2023-06-13T05:46:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.